Cari disini...
Seputar Kaltim
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Balikpapan, Heria Prisni. (Foto: dok/Seputarfakta.com)
Balikpapan - Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan tengah berupaya menjadikan kota ini sebagai kota ramah anak, dengan merencanakan pembangunan taman ramah anak di setiap kecamatan.
Mengingat terbatasnya anggaran yang dimiliki, Pemkot berencana menggandeng perusahaan-perusahaan melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR) guna merealisasikan program tersebut.
"Bahkan penambahan taman ramah anak juga disarankan Komisi IV DPRD Balikpapan, dengan tujuan agar taman tersebut dapat hadir di setiap kecamatan," ucap Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Balikpapan, Heria Prisni kepada media, Rabu (4/12/2024).
Heria mengatakan, mengingat keterbatasan anggaran yang dimiliki, pemerintah kota akan menggali potensi dana CSR dari pihak ketiga untuk merealisasikan rencana ini.
“Kami berharap dukungan dari sektor swasta dalam bentuk CSR untuk mewujudkan taman ramah anak ini di seluruh kecamatan dalam segera berjalan,” ujarnya.
Diterangkan, pada tahun 2024, pemerintah kota telah berhasil membangun tiga taman ramah anak yang telah memberikan dampak positif bagi anak-anak, terutama dalam membantu mereka untuk berinteraksi sosial tanpa bergantung pada gadget.
“Taman ramah anak ini memberikan ruang bagi anak-anak untuk bermain secara gratis, sekaligus mengembangkan keterampilan sosial mereka,” imbuhnya.
Heria berharap, meski anggaran terbatas, upaya bersama antara pemerintah dan sektor swasta dapat memperluas program ini di tahun-tahun mendatang.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Balikpapan, Heria Prisni. (Foto: dok/Seputarfakta.com)
Balikpapan - Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan tengah berupaya menjadikan kota ini sebagai kota ramah anak, dengan merencanakan pembangunan taman ramah anak di setiap kecamatan.
Mengingat terbatasnya anggaran yang dimiliki, Pemkot berencana menggandeng perusahaan-perusahaan melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR) guna merealisasikan program tersebut.
"Bahkan penambahan taman ramah anak juga disarankan Komisi IV DPRD Balikpapan, dengan tujuan agar taman tersebut dapat hadir di setiap kecamatan," ucap Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Balikpapan, Heria Prisni kepada media, Rabu (4/12/2024).
Heria mengatakan, mengingat keterbatasan anggaran yang dimiliki, pemerintah kota akan menggali potensi dana CSR dari pihak ketiga untuk merealisasikan rencana ini.
“Kami berharap dukungan dari sektor swasta dalam bentuk CSR untuk mewujudkan taman ramah anak ini di seluruh kecamatan dalam segera berjalan,” ujarnya.
Diterangkan, pada tahun 2024, pemerintah kota telah berhasil membangun tiga taman ramah anak yang telah memberikan dampak positif bagi anak-anak, terutama dalam membantu mereka untuk berinteraksi sosial tanpa bergantung pada gadget.
“Taman ramah anak ini memberikan ruang bagi anak-anak untuk bermain secara gratis, sekaligus mengembangkan keterampilan sosial mereka,” imbuhnya.
Heria berharap, meski anggaran terbatas, upaya bersama antara pemerintah dan sektor swasta dapat memperluas program ini di tahun-tahun mendatang.
(Sf/Rs)