Seputar Kaltim

    DP3A Kukar Bangun MPPA, Hingga Maret 2024 Tangani 30 Kasus

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Buniyamin
    03 Juni 2024 pukul 13:21 WITA

    Kabid Perlindungan Perempuan dan Khusus Anak (P2KA) DP3A Kukar, Marhaini. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)

    Tenggarong - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) gencar melakukan sosialisasi pencegahan kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak.

    Selain sosialisasi mencegah kekerasan terhadap perempuam dan anak, DP3A Kukar juga telah membangun Mall Pelayanan Perlindungan Perempuan dan Anak (MPPA).

    Kabid Perlindungan Perempuan dan Khusus Anak (P2KA) DP3A Kukar, Marhaini menyebutkan, Mall Pelayanan Publik (MPP) yang menjadi tempat konsultasi masyarakat akan pindah ke MPPA di Jalan Imam Bonjol, Kecamatan Tenggarong.

    “Untuk masyarakat yang ingin konsultasi terkait permasalahannya bisa ke MPPA Jalan Imam Bonjol," sebutnya.

    Selama Januari hingga Maret 2024, DP3A Kukar telah menangani 30 kasus kekerasan pada Perempuan dan Anak.

    Untuk itu, DP3A Kukar terus berkomitmen mengoptimalkan pelayanan, sehingga masyarakat dengan mudah mengakses dan tidak canggung untuk berkunjung ke DP3A.

    “Kita terus optimalkan pelayanan bagi masyarakat, jadi mayarakat jangan canggung untuk datang atau konsultasi ke DP3A, kita akan bantu carikan solusi terkait permasalahannya,” ucapnya.

    DP3A telah membentuk Satgas perlindungan perempuan dan anak di setiap desa dan kelurahan se-Kabupaten Kukar.

    Marhaini menilai jika permasalahan tidak ditangani dengan cepat dan tepat, maka akan menimbulkan kekerasan terhadap lingkungan keluarga.

    “Kami harap kasus kekerasan perempuan dan pelecehan seksual terhadap anak ini tidak ada lagi. Semoga oknum-oknum itu bisa sadar dan mengendalikan nafsunya,” tutupnya.

    (Sf/By)

    Seputar Kaltim

    DP3A Kukar Bangun MPPA, Hingga Maret 2024 Tangani 30 Kasus

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Buniyamin
    03 Juni 2024 pukul 13:21 WITA

    Kabid Perlindungan Perempuan dan Khusus Anak (P2KA) DP3A Kukar, Marhaini. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)

    Tenggarong - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) gencar melakukan sosialisasi pencegahan kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak.

    Selain sosialisasi mencegah kekerasan terhadap perempuam dan anak, DP3A Kukar juga telah membangun Mall Pelayanan Perlindungan Perempuan dan Anak (MPPA).

    Kabid Perlindungan Perempuan dan Khusus Anak (P2KA) DP3A Kukar, Marhaini menyebutkan, Mall Pelayanan Publik (MPP) yang menjadi tempat konsultasi masyarakat akan pindah ke MPPA di Jalan Imam Bonjol, Kecamatan Tenggarong.

    “Untuk masyarakat yang ingin konsultasi terkait permasalahannya bisa ke MPPA Jalan Imam Bonjol," sebutnya.

    Selama Januari hingga Maret 2024, DP3A Kukar telah menangani 30 kasus kekerasan pada Perempuan dan Anak.

    Untuk itu, DP3A Kukar terus berkomitmen mengoptimalkan pelayanan, sehingga masyarakat dengan mudah mengakses dan tidak canggung untuk berkunjung ke DP3A.

    “Kita terus optimalkan pelayanan bagi masyarakat, jadi mayarakat jangan canggung untuk datang atau konsultasi ke DP3A, kita akan bantu carikan solusi terkait permasalahannya,” ucapnya.

    DP3A telah membentuk Satgas perlindungan perempuan dan anak di setiap desa dan kelurahan se-Kabupaten Kukar.

    Marhaini menilai jika permasalahan tidak ditangani dengan cepat dan tepat, maka akan menimbulkan kekerasan terhadap lingkungan keluarga.

    “Kami harap kasus kekerasan perempuan dan pelecehan seksual terhadap anak ini tidak ada lagi. Semoga oknum-oknum itu bisa sadar dan mengendalikan nafsunya,” tutupnya.

    (Sf/By)