Seputar Kaltim

    Dorong Sport Tourism, Disporapar Tegaskan Dukung Pelaksanaan Event Futsal di Paser

    Penulis:Padliannor|Redaktur:Lodya A
    10 Agustus 2026 pukul 21:46 WITA

    Kepala Disporapar Kabupaten Paser, Kurniawan. (Foto: Padliannor/seputarfakta.com)

    Tana Paser - Suksesnya penyelenggaraan Paser Futsal Open Championship (PFOC) 2026 membawa angin segar bagi masyarakat, khususnya pecinta futsal.

    Pada kejuaraan yang memperebutkan hadiah total Rp200 juta tersebut sejumlah nama besar yang bermain di liga profesional seperti Raka Febianto, Khalid hingga Al Fajri Rizki ikut ambil bagian dalam ajang bergengsi itu.

    Hadirnya pemain top liga futsal di Indonesia itu turut menambah animo masyarakat untuk hadir secara langsung menyaksikan pertandingan di Gor Sadurengas, Kabupaten Paser.

    Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Paser, Kurniawan menyampaikan pihaknya akan memberikan dukungan jika Asosiasi Futsal Indonesia (AFI) Kabupaten Paser kembali ingin menggelar event serupa.

    "Kejuaraan ini menarik minat dari luar untuk hadir ke Paser. Penyelenggaraan ini sukses dan sangat luar biasa," kata Kurniawan, Senin (10/8/2026).

    Kurniawan menilai, pelaksanaan PFOC 2026 itu sejalan dengan visi misi pemerintah daerah yang terus menggaungkan Kabupaten Paser sebagai wilayah Sport Tourism di Kaltim.

    Hal tersebut juga menegaskan kesiapan Bumi Daya Taka dalam menjadi tuan rumah dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kaltim pada November mendatang.

    "Event seperti PFOC dapat mendorong Sport Tourism dan menggerakkan Sport Industri di Paser," tambahnya.

    Selain Cabang Olahraga (Cabor) futsal, Kurniawan juga menegaskan akan terus mendukung cabor lain yang juga mampu mendongkrak sektor olahraga dan wisata di Kabupaten Paser.

    Ia berharap, kejuaraan terbuka seperti PFOC 2026 dapat digelar setiap tahun guna mewujudkan Paser sebagai daerah Sport Tourism.

    "Kejuaraan seperti ini juga menjadi ajang pembinaan bagi atlet lokal untuk mengambil ilmu sebanyak-banyaknya dari atlet nasional," tutupnya.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Dorong Sport Tourism, Disporapar Tegaskan Dukung Pelaksanaan Event Futsal di Paser

    Penulis:Padliannor|Redaktur:Lodya A
    10 Agustus 2026 pukul 21:46 WITA

    Kepala Disporapar Kabupaten Paser, Kurniawan. (Foto: Padliannor/seputarfakta.com)

    Tana Paser - Suksesnya penyelenggaraan Paser Futsal Open Championship (PFOC) 2026 membawa angin segar bagi masyarakat, khususnya pecinta futsal.

    Pada kejuaraan yang memperebutkan hadiah total Rp200 juta tersebut sejumlah nama besar yang bermain di liga profesional seperti Raka Febianto, Khalid hingga Al Fajri Rizki ikut ambil bagian dalam ajang bergengsi itu.

    Hadirnya pemain top liga futsal di Indonesia itu turut menambah animo masyarakat untuk hadir secara langsung menyaksikan pertandingan di Gor Sadurengas, Kabupaten Paser.

    Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Paser, Kurniawan menyampaikan pihaknya akan memberikan dukungan jika Asosiasi Futsal Indonesia (AFI) Kabupaten Paser kembali ingin menggelar event serupa.

    "Kejuaraan ini menarik minat dari luar untuk hadir ke Paser. Penyelenggaraan ini sukses dan sangat luar biasa," kata Kurniawan, Senin (10/8/2026).

    Kurniawan menilai, pelaksanaan PFOC 2026 itu sejalan dengan visi misi pemerintah daerah yang terus menggaungkan Kabupaten Paser sebagai wilayah Sport Tourism di Kaltim.

    Hal tersebut juga menegaskan kesiapan Bumi Daya Taka dalam menjadi tuan rumah dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kaltim pada November mendatang.

    "Event seperti PFOC dapat mendorong Sport Tourism dan menggerakkan Sport Industri di Paser," tambahnya.

    Selain Cabang Olahraga (Cabor) futsal, Kurniawan juga menegaskan akan terus mendukung cabor lain yang juga mampu mendongkrak sektor olahraga dan wisata di Kabupaten Paser.

    Ia berharap, kejuaraan terbuka seperti PFOC 2026 dapat digelar setiap tahun guna mewujudkan Paser sebagai daerah Sport Tourism.

    "Kejuaraan seperti ini juga menjadi ajang pembinaan bagi atlet lokal untuk mengambil ilmu sebanyak-banyaknya dari atlet nasional," tutupnya.

    (Sf/Lo)