Seputar Kaltim

    Dorong Penjualan, UMKM Paser Diajak Bergabung ke Layanan Ojek Daring

    Penulis:Padliannor|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Salah Satu Driver Ojek Daring Mengantarkan Pesanan UMKM di Paser (Foto: Padliannor/Seputarfakta.com)

    Tana Paser - Lima bulan beroperasi di Kabupaten Paser, layanan ojek daring asal Singapura kini mulai fokus menggandeng Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) lokal.

    Upaya ini dilakukan untuk memperluas kemitraan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. 

    Ojek daring dengan logo khas berwarna hijau ini telah melakukan kerja sama dengan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi (Disperindagkop) dan Usaha Kecil Menengah (UKM). Kendati demikian, perusahaan ini masih harus melakukan pengembangan dengan UMKM yang menjalin kerja sama dengan mereka. 

    Ini diketahui melalui Koordinator Grab Paser, Sandi yang menyebut bahwa kini pengguna aplikasi layanan di bidang jasa tersebut masih akan melakukan kerja sama dengan UMKM yang belum terdaftar. 

    "Masih diupayakan untuk pengembangan kepada pelaku UMKM yang belum bekerja sama dengan pihak kami, guna memudahkan pengguna dan membantu UMKM," kata Sandi, Jumat (22/8/2025). 

    Ia menambahkan, pihaknya telah melakukan sosialisasi secara door to door kepada pelaku UMKM. Kini ojek daring ini telah menjalin kerja sama dengan puluhan UMKM yang terdaftar di aplikasi tersebut. 

    "Saat ini ada sekitar 20 UMKM yang telah terdaftar diaplikasi," tambahnya. 

    Ia menjelaskan dalam kurun waktu sepekan ini telah menemui sekitar 10 UMKM yang diajak kerja sama untuk mendaftarkan usahanya di aplikasi tersebut sebagai merchant. 

    "Alhamdulillah dalam sepekan ini ada sekitar 10 UMKM yang kami lakukan sosialisasi secara door to door dan mau bekerja sama," ucapnya. 

    Selanjutnya UMKM yang telah bergabung nantinya diarahkan untuk mendaftarkan usaha mereka di aplikasi. Caranya dengan mendownload aplikasi Grab Merchant dan mengisi administrasi usaha secara online. 

    "UMKM yang mau bekerja sama kami arahkan untuk mendaftar di aplikasi Grab Merchant dan mengisi administrasi usaha dan menerakan menu makanan yang mereka jual," tutupnya. 

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Dorong Penjualan, UMKM Paser Diajak Bergabung ke Layanan Ojek Daring

    Penulis:Padliannor|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Salah Satu Driver Ojek Daring Mengantarkan Pesanan UMKM di Paser (Foto: Padliannor/Seputarfakta.com)

    Tana Paser - Lima bulan beroperasi di Kabupaten Paser, layanan ojek daring asal Singapura kini mulai fokus menggandeng Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) lokal.

    Upaya ini dilakukan untuk memperluas kemitraan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. 

    Ojek daring dengan logo khas berwarna hijau ini telah melakukan kerja sama dengan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi (Disperindagkop) dan Usaha Kecil Menengah (UKM). Kendati demikian, perusahaan ini masih harus melakukan pengembangan dengan UMKM yang menjalin kerja sama dengan mereka. 

    Ini diketahui melalui Koordinator Grab Paser, Sandi yang menyebut bahwa kini pengguna aplikasi layanan di bidang jasa tersebut masih akan melakukan kerja sama dengan UMKM yang belum terdaftar. 

    "Masih diupayakan untuk pengembangan kepada pelaku UMKM yang belum bekerja sama dengan pihak kami, guna memudahkan pengguna dan membantu UMKM," kata Sandi, Jumat (22/8/2025). 

    Ia menambahkan, pihaknya telah melakukan sosialisasi secara door to door kepada pelaku UMKM. Kini ojek daring ini telah menjalin kerja sama dengan puluhan UMKM yang terdaftar di aplikasi tersebut. 

    "Saat ini ada sekitar 20 UMKM yang telah terdaftar diaplikasi," tambahnya. 

    Ia menjelaskan dalam kurun waktu sepekan ini telah menemui sekitar 10 UMKM yang diajak kerja sama untuk mendaftarkan usahanya di aplikasi tersebut sebagai merchant. 

    "Alhamdulillah dalam sepekan ini ada sekitar 10 UMKM yang kami lakukan sosialisasi secara door to door dan mau bekerja sama," ucapnya. 

    Selanjutnya UMKM yang telah bergabung nantinya diarahkan untuk mendaftarkan usaha mereka di aplikasi. Caranya dengan mendownload aplikasi Grab Merchant dan mengisi administrasi usaha secara online. 

    "UMKM yang mau bekerja sama kami arahkan untuk mendaftar di aplikasi Grab Merchant dan mengisi administrasi usaha dan menerakan menu makanan yang mereka jual," tutupnya. 

    (Sf/Lo)