Seputar Kaltim

    Dorong Gizi Seimbang, Pemkab Berau Gelar Festival Pangan Lokal B2SA 

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    24 September 2025 pukul 19:49 WITA

    Foto bersama saat pembukaan acara Festival Pangan Lokal B2SA tingkat Kabupaten Berau tahun 2025, di Ruang Rapat Sangalaki, Sekretariat Daerah Berau, Tanjung Redeb, Rabu (24/9/2025). (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Dinas Pangan menggelar Festival Pangan Lokal Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) tingkat Kabupaten Berau tahun 2025, dilaksanakan di Ruang Rapat Sangalaki, Sekretariat Daerah Berau, Tanjung Redeb, Rabu (24/9/2025).

    Festival ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pola konsumsi pangan yang sehat dan bergizi, sekaligus memanfaatkan potensi pangan lokal yang melimpah di Kabupaten Berau. Tujuannya adalah mendorong terbentuknya pola makan yang sehat demi menciptakan masyarakat yang produktif dan berdaya saing.

    Plt. Asisten Bidang Pembangunan dan Perekonomian, Warji, yang hadir mewakili Bupati Berau Sri Juniarsih Mas, menyampaikan bahwa masyarakat perlu beralih dari pola konsumsi pangan yang hanya berorientasi pada rasa kenyang, menjadi pola konsumsi yang memperhatikan gizi, keberagaman sumber pangan, keseimbangan porsi, dan keamanan pangan.

    "Melalui konsumsi pangan B2SA, masyarakat diajak untuk tidak hanya makan sekadar kenyang, tetapi juga memperhatikan kandungan gizi dan keberagaman bahan makanan yang dikonsumsi," ujar Warji.

    Ia juga menyoroti kebiasaan generasi muda yang cenderung mengonsumsi makanan cepat saji tinggi gula dan garam. Menurutnya, pola makan tersebut perlu diubah dengan mengenalkan pangan lokal yang sehat dan bergizi sejak dini.

    "Konsumsi pangan B2SA juga merupakan langkah untuk menyeimbangkan pola makan generasi muda. Kita perlu mengarahkan mereka pada pilihan makanan yang lebih sehat dan sesuai dengan kebutuhan gizi," tambahnya.

    Dirinya juga menyampaikan bahwa sebagai bagian dari kegiatan, digelar pula lomba kreasi menu B2SA yang melibatkan masyarakat luas. Kegiatan ini pun diharapkan dapat mendorong kreativitas dalam mengolah bahan pangan lokal menjadi sajian menarik, aman, dan sesuai dengan selera masa kini.

    Oleh karena itu, ia juga menekankan pentingnya peran ibu rumah tangga dalam menerapkan pola makan sehat di keluarga. Sehingga, ia pun meminta ibu-ibu dan kader PKK di semua tingkatan dapat menjadi pelopor dalam menghadirkan makanan bergizi di rumah.

    "Terapkan pola makan seimbang dan B2SA pada setiap sajian yang ibu hadirkan di rumah untuk keluarga. Saya yakin, keluarga akan lebih sehat, bahagia, dan sejahtera," tegasnya.

    Terakhir, Warji juga mendorong Dinas Pangan untuk terus berinovasi dalam menjaga ketahanan pangan daerah. Sehingga, ia mengajak para camat dan aparat di tingkat kampung untuk turut mendukung program B2SA serta mengoptimalkan potensi produksi pangan lokal.

    "Kami selaku pemerintah daerah terus berkomitmen mencukupi kebutuhan pangan masyarakat. Selain itu, kami juga akan melaksanakan gerakan pangan murah untuk memudahkan masyarakat mengakses pangan sehat dan bergizi," pungkasnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Dorong Gizi Seimbang, Pemkab Berau Gelar Festival Pangan Lokal B2SA 

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    24 September 2025 pukul 19:49 WITA

    Foto bersama saat pembukaan acara Festival Pangan Lokal B2SA tingkat Kabupaten Berau tahun 2025, di Ruang Rapat Sangalaki, Sekretariat Daerah Berau, Tanjung Redeb, Rabu (24/9/2025). (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Dinas Pangan menggelar Festival Pangan Lokal Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) tingkat Kabupaten Berau tahun 2025, dilaksanakan di Ruang Rapat Sangalaki, Sekretariat Daerah Berau, Tanjung Redeb, Rabu (24/9/2025).

    Festival ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pola konsumsi pangan yang sehat dan bergizi, sekaligus memanfaatkan potensi pangan lokal yang melimpah di Kabupaten Berau. Tujuannya adalah mendorong terbentuknya pola makan yang sehat demi menciptakan masyarakat yang produktif dan berdaya saing.

    Plt. Asisten Bidang Pembangunan dan Perekonomian, Warji, yang hadir mewakili Bupati Berau Sri Juniarsih Mas, menyampaikan bahwa masyarakat perlu beralih dari pola konsumsi pangan yang hanya berorientasi pada rasa kenyang, menjadi pola konsumsi yang memperhatikan gizi, keberagaman sumber pangan, keseimbangan porsi, dan keamanan pangan.

    "Melalui konsumsi pangan B2SA, masyarakat diajak untuk tidak hanya makan sekadar kenyang, tetapi juga memperhatikan kandungan gizi dan keberagaman bahan makanan yang dikonsumsi," ujar Warji.

    Ia juga menyoroti kebiasaan generasi muda yang cenderung mengonsumsi makanan cepat saji tinggi gula dan garam. Menurutnya, pola makan tersebut perlu diubah dengan mengenalkan pangan lokal yang sehat dan bergizi sejak dini.

    "Konsumsi pangan B2SA juga merupakan langkah untuk menyeimbangkan pola makan generasi muda. Kita perlu mengarahkan mereka pada pilihan makanan yang lebih sehat dan sesuai dengan kebutuhan gizi," tambahnya.

    Dirinya juga menyampaikan bahwa sebagai bagian dari kegiatan, digelar pula lomba kreasi menu B2SA yang melibatkan masyarakat luas. Kegiatan ini pun diharapkan dapat mendorong kreativitas dalam mengolah bahan pangan lokal menjadi sajian menarik, aman, dan sesuai dengan selera masa kini.

    Oleh karena itu, ia juga menekankan pentingnya peran ibu rumah tangga dalam menerapkan pola makan sehat di keluarga. Sehingga, ia pun meminta ibu-ibu dan kader PKK di semua tingkatan dapat menjadi pelopor dalam menghadirkan makanan bergizi di rumah.

    "Terapkan pola makan seimbang dan B2SA pada setiap sajian yang ibu hadirkan di rumah untuk keluarga. Saya yakin, keluarga akan lebih sehat, bahagia, dan sejahtera," tegasnya.

    Terakhir, Warji juga mendorong Dinas Pangan untuk terus berinovasi dalam menjaga ketahanan pangan daerah. Sehingga, ia mengajak para camat dan aparat di tingkat kampung untuk turut mendukung program B2SA serta mengoptimalkan potensi produksi pangan lokal.

    "Kami selaku pemerintah daerah terus berkomitmen mencukupi kebutuhan pangan masyarakat. Selain itu, kami juga akan melaksanakan gerakan pangan murah untuk memudahkan masyarakat mengakses pangan sehat dan bergizi," pungkasnya.

    (Sf/Rs)