Cari disini...
Seputar Kaltim
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan, Sudirman Djayaleksana. (Foto: dok/Seputarfakta.com)
Balikpapan – Pengelolaan kebersihan Kota Balikpapan selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) dinilai berjalan efektif. Hal ini tercermin dari volume sampah harian yang justru menurun dan berada di bawah angka normal, meskipun aktivitas masyarakat meningkat di sejumlah titik.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Balikpapan mencatat produksi sampah selama periode libur akhir tahun berkisar antara 380 hingga 400 ton per hari. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan hari normal yang mencapai sekitar 500 ton per hari.
Kepala DLH Balikpapan, Sudirman Djayaleksana mengatakan, kondisi tersebut menunjukkan situasi persampahan selama Nataru masih terkendali.
“Produksi sampah selama libur Nataru relatif aman dan tidak sampai 500 ton per hari. Bahkan trennya menurun,” jelas Sudirman kepada awak media, Minggu (4/1/2026).
Ia menjelaskan, penurunan volume sampah dipengaruhi oleh berkurangnya aktivitas perkantoran dan sekolah yang libur dalam waktu cukup panjang. Meski demikian, DLH tetap melakukan pengawasan ketat di sejumlah lokasi yang berpotensi mengalami penumpukan sampah.
Pemantauan difokuskan pada kawasan permukiman padat penduduk, pusat perbelanjaan, serta lokasi wisata yang ramai dikunjungi warga selama masa liburan.
“Biasanya lonjakan sampah terjadi saat Ramadan dan lebaran, karena konsumsi meningkat. Untuk Nataru, kondisinya berbeda dan masih bisa kami kendalikan,” jelas Sudirman.
Untuk memastikan layanan tetap berjalan optimal, DLH Balikpapan tetap menurunkan petugas kebersihan selama libur akhir tahun. Keterbatasan jumlah personel tidak menjadi kendala, karena diimbangi dengan pemanfaatan peralatan pendukung.
“DLH kini mengoperasikan mesin sweeper untuk penyapuan jalan, armada compactor untuk pengangkutan sampah, serta sistem amrol kontainer pada sejumlah dump truck guna meningkatkan efisiensi kerja,” terangnya.
Kondisi tersebut menjadi indikator positif bahwa pengelolaan kebersihan di Balikpapan selama libur Nataru berjalan optimal, sekaligus memperkuat upaya menjaga lingkungan kota tetap bersih dan nyaman bagi masyarakat.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan, Sudirman Djayaleksana. (Foto: dok/Seputarfakta.com)
Balikpapan – Pengelolaan kebersihan Kota Balikpapan selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) dinilai berjalan efektif. Hal ini tercermin dari volume sampah harian yang justru menurun dan berada di bawah angka normal, meskipun aktivitas masyarakat meningkat di sejumlah titik.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Balikpapan mencatat produksi sampah selama periode libur akhir tahun berkisar antara 380 hingga 400 ton per hari. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan hari normal yang mencapai sekitar 500 ton per hari.
Kepala DLH Balikpapan, Sudirman Djayaleksana mengatakan, kondisi tersebut menunjukkan situasi persampahan selama Nataru masih terkendali.
“Produksi sampah selama libur Nataru relatif aman dan tidak sampai 500 ton per hari. Bahkan trennya menurun,” jelas Sudirman kepada awak media, Minggu (4/1/2026).
Ia menjelaskan, penurunan volume sampah dipengaruhi oleh berkurangnya aktivitas perkantoran dan sekolah yang libur dalam waktu cukup panjang. Meski demikian, DLH tetap melakukan pengawasan ketat di sejumlah lokasi yang berpotensi mengalami penumpukan sampah.
Pemantauan difokuskan pada kawasan permukiman padat penduduk, pusat perbelanjaan, serta lokasi wisata yang ramai dikunjungi warga selama masa liburan.
“Biasanya lonjakan sampah terjadi saat Ramadan dan lebaran, karena konsumsi meningkat. Untuk Nataru, kondisinya berbeda dan masih bisa kami kendalikan,” jelas Sudirman.
Untuk memastikan layanan tetap berjalan optimal, DLH Balikpapan tetap menurunkan petugas kebersihan selama libur akhir tahun. Keterbatasan jumlah personel tidak menjadi kendala, karena diimbangi dengan pemanfaatan peralatan pendukung.
“DLH kini mengoperasikan mesin sweeper untuk penyapuan jalan, armada compactor untuk pengangkutan sampah, serta sistem amrol kontainer pada sejumlah dump truck guna meningkatkan efisiensi kerja,” terangnya.
Kondisi tersebut menjadi indikator positif bahwa pengelolaan kebersihan di Balikpapan selama libur Nataru berjalan optimal, sekaligus memperkuat upaya menjaga lingkungan kota tetap bersih dan nyaman bagi masyarakat.
(Sf/Rs)