Seputar Kaltim

    DLH Balikpapan Tambah 20 Petugas Kebersihan Khusus di Laut

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    23 Maret 2024 pukul 15:10 WITA

    Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan, Sudirman Djayaleksana. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Sebagai penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN), Kota Balikpapan terus melakukan pembenahan, mulai dari infrastruktur hingga kebersihan kota.

    Tahun 2024 ini, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan akan menambah pekerja untuk membersihkan sampah di sepanjang pantai di Kota Balikpapan.

    Sebelumnya, DLH telah memiliki petugas sebanyak 60 orang untuk membersihkan sampah di pesisir, khusus di 10 kelurahan di Balikpapan, seperti Kelurahan Sepinggan, Klandasan Ilir, Klandasan Ulu dan Baru Tengah.

    “Kami membutuhkan sekitar 40 orang. Kami akan berikan perahu, untuk membersihkan daerah sekitar pesisir," ucap Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud kepada awak media, Sabtu (23/3/2024).

    Ia mengatakan jika tahun ini akan dibentuk Tim Satuan Tugas (Satgas) untuk membersihkan daerah pesisir. Kebijakan ini dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga kebersihan Kota Balikpapan.

    “Para pekerja nanti akan mendapatkan gaji UMK," terangnya.

    Tempat terpisah Kepala DLH Kota Balikpapan, Sudirman Djayaleksana mengakui akan ada penambahan petugas untuk membersihkan sampah di laut.

    Sesuai dengan anggaran yang tersedia tahun ini, ada sekitar 20 pekerja.

    "Sementara tugasnya lebih difokuskan untuk membersihkan sampah yang ada di air. Bahkan Pemkot Balikpapan memberikan perahu sebagai alat transportasi untuk mengambil sampah di laut," akunya.

    Lanjutnya, berbeda dengan pekerja DLH sebelumnya, bertugas membersihkan sampah dari laut yang masuk ke pantai. Pekerja ini setiap harinya membersihkan sampah pesisir rata-rata sembilan ton sampah.

    Dan 20 pekerja ini tidak bekerja sebagai naban kantor DLH, tetapi melalui pihak ketiga atau outsourcing.

    "Jadi nanti DLH dengan perusahaan. Kami bayar ke perusahaan, dan perusahaan yang bayar ke mereka. Kami saat ini lagi berproses, mungkin abis lebaran," paparnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    DLH Balikpapan Tambah 20 Petugas Kebersihan Khusus di Laut

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    23 Maret 2024 pukul 15:10 WITA

    Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan, Sudirman Djayaleksana. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Sebagai penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN), Kota Balikpapan terus melakukan pembenahan, mulai dari infrastruktur hingga kebersihan kota.

    Tahun 2024 ini, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan akan menambah pekerja untuk membersihkan sampah di sepanjang pantai di Kota Balikpapan.

    Sebelumnya, DLH telah memiliki petugas sebanyak 60 orang untuk membersihkan sampah di pesisir, khusus di 10 kelurahan di Balikpapan, seperti Kelurahan Sepinggan, Klandasan Ilir, Klandasan Ulu dan Baru Tengah.

    “Kami membutuhkan sekitar 40 orang. Kami akan berikan perahu, untuk membersihkan daerah sekitar pesisir," ucap Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud kepada awak media, Sabtu (23/3/2024).

    Ia mengatakan jika tahun ini akan dibentuk Tim Satuan Tugas (Satgas) untuk membersihkan daerah pesisir. Kebijakan ini dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga kebersihan Kota Balikpapan.

    “Para pekerja nanti akan mendapatkan gaji UMK," terangnya.

    Tempat terpisah Kepala DLH Kota Balikpapan, Sudirman Djayaleksana mengakui akan ada penambahan petugas untuk membersihkan sampah di laut.

    Sesuai dengan anggaran yang tersedia tahun ini, ada sekitar 20 pekerja.

    "Sementara tugasnya lebih difokuskan untuk membersihkan sampah yang ada di air. Bahkan Pemkot Balikpapan memberikan perahu sebagai alat transportasi untuk mengambil sampah di laut," akunya.

    Lanjutnya, berbeda dengan pekerja DLH sebelumnya, bertugas membersihkan sampah dari laut yang masuk ke pantai. Pekerja ini setiap harinya membersihkan sampah pesisir rata-rata sembilan ton sampah.

    Dan 20 pekerja ini tidak bekerja sebagai naban kantor DLH, tetapi melalui pihak ketiga atau outsourcing.

    "Jadi nanti DLH dengan perusahaan. Kami bayar ke perusahaan, dan perusahaan yang bayar ke mereka. Kami saat ini lagi berproses, mungkin abis lebaran," paparnya.

    (Sf/Rs)