Cari disini...
Seputar Kaltim
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan Sudirman Djayaleksana. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)
Balikpapan - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan terus melakukan pembenahan, terutama dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Mengingat akan banyaknya tamu-tamu pejabat yang singgah di Balikpapan sebelum menuju IKN.
"Nah evaluasi kami secara internal maupun keindahan kota, penempatan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di pinggir jalan protokol sangat tidak layak," ucap Kepala DLH Balikpapan, Sudirman kepada awak media, Selasa (23/1/2024).
Dari hasil evaluasi sejak 2022, pihaknya telah merevisi ulang penempatan TPS pinggir jalan. Sampai akhir 2023, ada sekitar 40 TPS yang telah dibongkar atau dipindahkan ke kawasan pemukiman.
"Tidak hanya membongkar, kami juga telah menggantinya dengan TPS Container. Tapi yang menjadi persoalan, ada beberapa lokasi yang belum sinkron antara warga dan kelurahan, sehingga warga harus membuang ke lokasi terdekat," ujarnya.
Secara keindahan kota, pembersihan TPS di tepi jalan protokol sangat tepat. Hanya saja, masih ada masyarakat yang belum taat membuang sampah karena banyaknya pendatang di Balikpapan.
Berdasarkan data, jumlah penduduk Balikpapan sebenarnya secara riil bukan 733 ribu penduduk, tetapi hampir satu juta.
"Artinya banyak pendatang yang masuk Balikpapan dan belum tahu peraturan di Balikpapan, sehingga masih buang sampah tidak sesuai jamnya yakni pukul 06.00 WITA sampai pukul 18.00 WITA," jelasnya.
Untuk mengatasi itu, DLH telah menyiapkan tiga shift pengangkutan sampah, antaranya pukul 22.00 WITA sampai pukul 05.00 Wita, pukul 05.00 WITA sampai pukul 12.00 WITA dan pukul 13.00 WITA - pukul 18.00 WITA.
DLH juga bekerjasama dengan kelurahan dan kecamatan untuk membantu mensosialisasikan kepada warganya. Sebab, tugas DLH hanya mengangkut sampah, sementara untuk sosialisasi dan menempatkan TPS itu tugasnya dari kelurahan dan warga setempat, termasuk RT.
"Jadi tolonglah warga ini tingkatkan kembali kesadarannya, terutama melihat perkembangan kota yang sekarang sudah sangat maju," terangnya.
(Sf/By)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan Sudirman Djayaleksana. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)
Balikpapan - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan terus melakukan pembenahan, terutama dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Mengingat akan banyaknya tamu-tamu pejabat yang singgah di Balikpapan sebelum menuju IKN.
"Nah evaluasi kami secara internal maupun keindahan kota, penempatan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di pinggir jalan protokol sangat tidak layak," ucap Kepala DLH Balikpapan, Sudirman kepada awak media, Selasa (23/1/2024).
Dari hasil evaluasi sejak 2022, pihaknya telah merevisi ulang penempatan TPS pinggir jalan. Sampai akhir 2023, ada sekitar 40 TPS yang telah dibongkar atau dipindahkan ke kawasan pemukiman.
"Tidak hanya membongkar, kami juga telah menggantinya dengan TPS Container. Tapi yang menjadi persoalan, ada beberapa lokasi yang belum sinkron antara warga dan kelurahan, sehingga warga harus membuang ke lokasi terdekat," ujarnya.
Secara keindahan kota, pembersihan TPS di tepi jalan protokol sangat tepat. Hanya saja, masih ada masyarakat yang belum taat membuang sampah karena banyaknya pendatang di Balikpapan.
Berdasarkan data, jumlah penduduk Balikpapan sebenarnya secara riil bukan 733 ribu penduduk, tetapi hampir satu juta.
"Artinya banyak pendatang yang masuk Balikpapan dan belum tahu peraturan di Balikpapan, sehingga masih buang sampah tidak sesuai jamnya yakni pukul 06.00 WITA sampai pukul 18.00 WITA," jelasnya.
Untuk mengatasi itu, DLH telah menyiapkan tiga shift pengangkutan sampah, antaranya pukul 22.00 WITA sampai pukul 05.00 Wita, pukul 05.00 WITA sampai pukul 12.00 WITA dan pukul 13.00 WITA - pukul 18.00 WITA.
DLH juga bekerjasama dengan kelurahan dan kecamatan untuk membantu mensosialisasikan kepada warganya. Sebab, tugas DLH hanya mengangkut sampah, sementara untuk sosialisasi dan menempatkan TPS itu tugasnya dari kelurahan dan warga setempat, termasuk RT.
"Jadi tolonglah warga ini tingkatkan kembali kesadarannya, terutama melihat perkembangan kota yang sekarang sudah sangat maju," terangnya.
(Sf/By)