Seputar Kaltim

    DLH Balikpapan akan Bangun TPST di 2 Kecamatan

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Buniyamin
    25 Januari 2024 pukul 13:45 WITA

    Salah satu tempat pengelolaan persampahan milik DLH Balikpapan di kawasan TPAS Manggar. (Foto: DLH/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Balikpapan berencana akan membangun Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) di dua kecamatan di Kota Balikpapan.

    "Pembangun TPST pertama kami lakukan di Kecamatan Balikpapan Selatan (Balsel) dan Balikpapan Utara (Balut)," ucap Kepala DLH Balikpapan Sudirman Djayaleksana kepada awak media, Kamis (25/1/2024).

    Sudirman menjelaskan, pembangunan TPST ini bertujuan untuk menyaring sampah-sampah yang dapat di daur ulang, sebelum masuk ke Tempat Pengolahan Akhir Sampah (TPAS) Manggar.

    "Dengan terbangunnya dua TPST itu, diharapkan mampu mengurangi sampah yang masuk ke TPA sebanyak 50 ton dalam satu hari," harapnya.

    Ia mengaku per hari, ada 380 sampai 450 ton sampah yang diangkut petugas di seluruh TPS di Balikpapan menuju ke TPA.

    "Petugas pun tidak ada libur selama 365 hari mereka bekerja, kalikan saja berapa banyak sampah yang masuk ke TPA," akunya.

    Sehingga ketika tidak ada upaya pengurangan sampah yang dilakukan di masyarakat maupun DLH, tentu kapasitas di TPA akan cepat penuh.

    (Sf/By)

    Seputar Kaltim

    DLH Balikpapan akan Bangun TPST di 2 Kecamatan

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Buniyamin
    25 Januari 2024 pukul 13:45 WITA

    Salah satu tempat pengelolaan persampahan milik DLH Balikpapan di kawasan TPAS Manggar. (Foto: DLH/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Balikpapan berencana akan membangun Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) di dua kecamatan di Kota Balikpapan.

    "Pembangun TPST pertama kami lakukan di Kecamatan Balikpapan Selatan (Balsel) dan Balikpapan Utara (Balut)," ucap Kepala DLH Balikpapan Sudirman Djayaleksana kepada awak media, Kamis (25/1/2024).

    Sudirman menjelaskan, pembangunan TPST ini bertujuan untuk menyaring sampah-sampah yang dapat di daur ulang, sebelum masuk ke Tempat Pengolahan Akhir Sampah (TPAS) Manggar.

    "Dengan terbangunnya dua TPST itu, diharapkan mampu mengurangi sampah yang masuk ke TPA sebanyak 50 ton dalam satu hari," harapnya.

    Ia mengaku per hari, ada 380 sampai 450 ton sampah yang diangkut petugas di seluruh TPS di Balikpapan menuju ke TPA.

    "Petugas pun tidak ada libur selama 365 hari mereka bekerja, kalikan saja berapa banyak sampah yang masuk ke TPA," akunya.

    Sehingga ketika tidak ada upaya pengurangan sampah yang dilakukan di masyarakat maupun DLH, tentu kapasitas di TPA akan cepat penuh.

    (Sf/By)