Seputar Kaltim

    DKP3 Balikpapan Siapkan Vaksinasi Rabies Gratis Mulai Awal Juli 2026, Sasar Anjing, Kucing, dan Kera

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    26 Juni 2026 pukul 16:04 WITA

    Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Balikpapan bakal gelar vaksinasi hewan gratis, dalam upaya mencegah penyebaran rabies pada hewan kesayangan. (Foto: DKP3/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Balikpapan akan menggelar program vaksinasi rabies gratis bagi hewan peliharaan pada awal Juli 2026. Program ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan, dalam mencegah penyebaran rabies sekaligus meningkatkan kesehatan hewan peliharaan di masyarakat.

    Kepala DKP3 Kota Balikpapan, Sri Wahyuningsih mengatakan, vaksinasi akan menyasar hewan-hewan yang berpotensi menjadi penular rabies, seperti anjing, kucing, dan kera. Pelaksanaan program akan melibatkan dokter hewan yang bekerja sama dengan DKP3 untuk memberikan pelayanan di sejumlah wilayah di Kota Balikpapan.

    “Insya Allah pada awal Juli kami akan melaksanakan program vaksinasi rabies untuk hewan-hewan kesayangan atau hewan peliharaan seperti kucing, anjing, dan kera,” ucap Yuyun sapaan akrabnya kepada awak media, Jumat (26/6/2026).

    Dirinya menjelaskan, pelaksanaan vaksinasi akan dilakukan secara bertahap. Masyarakat dapat membawa hewan peliharaannya ke lokasi layanan yang telah ditentukan maupun ke klinik hewan yang bekerja sama dengan DKP3 sesuai jadwal yang ditetapkan.

    Agar layanan menjangkau lebih banyak warga, DKP3 akan berkoordinasi dengan pemerintah kelurahan dalam menentukan titik pelaksanaan vaksinasi.

    Informasi mengenai jadwal, lokasi, serta mekanisme pelayanan nantinya akan disampaikan kepada masyarakat melalui pihak kelurahan dan ketua RT.

    “Biasanya petugas kami berkoordinasi dengan lurah terkait lokasi pelaksanaan vaksinasi, termasuk di RT mana kegiatan akan dilaksanakan. Warga kemudian membawa hewan peliharaannya ke lokasi yang telah ditentukan,” imbuhnya.

    Menurut Yuyun, vaksinasi rabies merupakan langkah penting untuk melindungi kesehatan hewan, sekaligus mencegah risiko penularan penyakit kepada manusia.

    “Oleh karena itu, pihaknya berharap partisipasi masyarakat terus meningkat sehingga cakupan vaksinasi rabies di Balikpapan semakin luas,” harapnya.

    Melalui program vaksinasi gratis, DKP3 menargetkan semakin banyak hewan peliharaan yang mendapatkan perlindungan dari rabies. Upaya itu juga diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih aman dan sehat bagi masyarakat.

    “Pemkot Balikpapan mengimbau seluruh pemilik hewan peliharaan untuk memanfaatkan layanan vaksinasi gratis ini sebagai bentuk tanggung jawab dalam menjaga kesehatan hewan kesayangannya,” katanya.

    Rabies merupakan penyakit infeksi virus yang menyerang sistem saraf pusat pada manusia maupun hewan. Penyakit ini umumnya ditularkan melalui gigitan atau cakaran hewan yang terinfeksi dan dapat berakibat fatal apabila tidak segera ditangani.

    “Karena itu, vaksinasi secara rutin menjadi salah satu langkah paling efektif untuk mencegah penyebaran rabies sekaligus melindungi kesehatan masyarakat,” tutupnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    DKP3 Balikpapan Siapkan Vaksinasi Rabies Gratis Mulai Awal Juli 2026, Sasar Anjing, Kucing, dan Kera

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    26 Juni 2026 pukul 16:04 WITA

    Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Balikpapan bakal gelar vaksinasi hewan gratis, dalam upaya mencegah penyebaran rabies pada hewan kesayangan. (Foto: DKP3/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Balikpapan akan menggelar program vaksinasi rabies gratis bagi hewan peliharaan pada awal Juli 2026. Program ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan, dalam mencegah penyebaran rabies sekaligus meningkatkan kesehatan hewan peliharaan di masyarakat.

    Kepala DKP3 Kota Balikpapan, Sri Wahyuningsih mengatakan, vaksinasi akan menyasar hewan-hewan yang berpotensi menjadi penular rabies, seperti anjing, kucing, dan kera. Pelaksanaan program akan melibatkan dokter hewan yang bekerja sama dengan DKP3 untuk memberikan pelayanan di sejumlah wilayah di Kota Balikpapan.

    “Insya Allah pada awal Juli kami akan melaksanakan program vaksinasi rabies untuk hewan-hewan kesayangan atau hewan peliharaan seperti kucing, anjing, dan kera,” ucap Yuyun sapaan akrabnya kepada awak media, Jumat (26/6/2026).

    Dirinya menjelaskan, pelaksanaan vaksinasi akan dilakukan secara bertahap. Masyarakat dapat membawa hewan peliharaannya ke lokasi layanan yang telah ditentukan maupun ke klinik hewan yang bekerja sama dengan DKP3 sesuai jadwal yang ditetapkan.

    Agar layanan menjangkau lebih banyak warga, DKP3 akan berkoordinasi dengan pemerintah kelurahan dalam menentukan titik pelaksanaan vaksinasi.

    Informasi mengenai jadwal, lokasi, serta mekanisme pelayanan nantinya akan disampaikan kepada masyarakat melalui pihak kelurahan dan ketua RT.

    “Biasanya petugas kami berkoordinasi dengan lurah terkait lokasi pelaksanaan vaksinasi, termasuk di RT mana kegiatan akan dilaksanakan. Warga kemudian membawa hewan peliharaannya ke lokasi yang telah ditentukan,” imbuhnya.

    Menurut Yuyun, vaksinasi rabies merupakan langkah penting untuk melindungi kesehatan hewan, sekaligus mencegah risiko penularan penyakit kepada manusia.

    “Oleh karena itu, pihaknya berharap partisipasi masyarakat terus meningkat sehingga cakupan vaksinasi rabies di Balikpapan semakin luas,” harapnya.

    Melalui program vaksinasi gratis, DKP3 menargetkan semakin banyak hewan peliharaan yang mendapatkan perlindungan dari rabies. Upaya itu juga diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih aman dan sehat bagi masyarakat.

    “Pemkot Balikpapan mengimbau seluruh pemilik hewan peliharaan untuk memanfaatkan layanan vaksinasi gratis ini sebagai bentuk tanggung jawab dalam menjaga kesehatan hewan kesayangannya,” katanya.

    Rabies merupakan penyakit infeksi virus yang menyerang sistem saraf pusat pada manusia maupun hewan. Penyakit ini umumnya ditularkan melalui gigitan atau cakaran hewan yang terinfeksi dan dapat berakibat fatal apabila tidak segera ditangani.

    “Karena itu, vaksinasi secara rutin menjadi salah satu langkah paling efektif untuk mencegah penyebaran rabies sekaligus melindungi kesehatan masyarakat,” tutupnya.

    (Sf/Rs)