Seputar Kaltim

    DKK Balikpapan Terima 9.800 Vaksin DBD, Jadi Pilot Project Pertama di Indonesia

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Buniyamin
    26 Januari 2024 pukul 18:36 WITA

    Pelaksanaan vaksinasi DBD yang dilakukan Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan di SDIT Al Auliya 2 Kota Balikpapan. (Foto: Dinkes Balikpapan/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur Kaltim, Kota Balikpapan menjadi salah satu daerah yang dipilih sebagai pilot project penerapan vaksinasi Demam Berdarah Dengue (DBD) pertama di Indonesia.

    Ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan, dr Andi Sri Juliarty saat melakukan kegiatan sosialisasi upaya pencegahan DBD di Kecamatan Balikpapan Selatan.

    Ia mengatakan program pengadaan vaksin DBD ini bersifat gratis dan merupakan inisiasi dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim.

    "Jadi di Balikpapan pengadaan vaksinnya dari APBD Provinsi. Kami mendapat droping dan ditetapkan berdasarkan SK Gubernur sebagai pilot project penerapan vaksin DBD. Ini memang baru yang pertama di Indonesia, vaksin yang diberikan secara gratis oleh pemerintah," ucap dr Dio, sapaan akrabnya, Jum'at (26/1/2024).

    Dikatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan telah menerima 9.800 dosis vaksin DBD secara bertahap yang dimulai sejak Juli 2023 lalu.

    "Itu mulai pembicaraan analisis kajian-kajiannya sampai di launching oleh Bapak Pj Gubernur pada 12 November 2023," jelasnya.

    Menurutnya, total dosis vaksin yang diterima belum bisa mencukupi untuk seluruh masyarakat Balikpapan, sehingga pihaknya harus benar-benar mengkaji ulang agar penerapan vaksin DBD tersebut tepat sasaran. 

    "Kami melihat pada usia mana sih DBD ini banyak terjadi di Balikpapan, ternyata yang tertinggi di usia lima sampai 14 tahun," imbuhnya.

    (Sf/By)

    Seputar Kaltim

    DKK Balikpapan Terima 9.800 Vaksin DBD, Jadi Pilot Project Pertama di Indonesia

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Buniyamin
    26 Januari 2024 pukul 18:36 WITA

    Pelaksanaan vaksinasi DBD yang dilakukan Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan di SDIT Al Auliya 2 Kota Balikpapan. (Foto: Dinkes Balikpapan/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur Kaltim, Kota Balikpapan menjadi salah satu daerah yang dipilih sebagai pilot project penerapan vaksinasi Demam Berdarah Dengue (DBD) pertama di Indonesia.

    Ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan, dr Andi Sri Juliarty saat melakukan kegiatan sosialisasi upaya pencegahan DBD di Kecamatan Balikpapan Selatan.

    Ia mengatakan program pengadaan vaksin DBD ini bersifat gratis dan merupakan inisiasi dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim.

    "Jadi di Balikpapan pengadaan vaksinnya dari APBD Provinsi. Kami mendapat droping dan ditetapkan berdasarkan SK Gubernur sebagai pilot project penerapan vaksin DBD. Ini memang baru yang pertama di Indonesia, vaksin yang diberikan secara gratis oleh pemerintah," ucap dr Dio, sapaan akrabnya, Jum'at (26/1/2024).

    Dikatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan telah menerima 9.800 dosis vaksin DBD secara bertahap yang dimulai sejak Juli 2023 lalu.

    "Itu mulai pembicaraan analisis kajian-kajiannya sampai di launching oleh Bapak Pj Gubernur pada 12 November 2023," jelasnya.

    Menurutnya, total dosis vaksin yang diterima belum bisa mencukupi untuk seluruh masyarakat Balikpapan, sehingga pihaknya harus benar-benar mengkaji ulang agar penerapan vaksin DBD tersebut tepat sasaran. 

    "Kami melihat pada usia mana sih DBD ini banyak terjadi di Balikpapan, ternyata yang tertinggi di usia lima sampai 14 tahun," imbuhnya.

    (Sf/By)