Seputar Kaltim

    DKISP Paser Usulkan Pemasang Starlink di Desa Kepala Telake,Mendik Bakti dan Desa Keladen

    Penulis:Sahrul|Redaktur:Buniyamin
    04 Juli 2024 pukul 20:11 WITA

    Ilustrasi tiang listrik (foto: Freepik)

    Tanah Grogot - Dinas Komunikasi Informatika, Statistik dan Persandian (DKISP) Kabupaten Paser tak menampik adanya desa yang masih belum terfasilitasi layanan internet untuk kawasan sinyal lemah.

    Faktor tak ada tiang listrik dianggap menjadi hambatan karena desa tersebut belum tersentuh jaringan listrik dari PLN.

    Kabid Teknologi Komunikasi dan Informatika (TKI), Siti Marnita Sari mengatakan tiang listrik dibutuhkan sebagai penguat sinyal jaringan internet. Sementara beberapa desa yang direncanakan difasilitasi internet jadi terhambat.

    “Apabila memasang internet untuk di desa itu harus ada tiang listriknya dulu. Kalau tidak ada belum bisa kita pasang karena kabel internetnya itu nyantol di tiang listrik,” kata Marnita, (4/7/2024).

    Akibatnya, kata dia, desa yang telah direncanakan untuk dipasang layanan internet terpaksa harus ditunda jadi dialihkan ke desa lain.

    “Jadi ada satu yang kami tunda di Desa Mendik Bakti karena ternyata tidak ada tiang listrik, jadi di pindah ke Desa Suliliran,” terangnya.

    Dengan kendala dari tiang listrik tersebut, ia memastikan desa tersebut tetap dapat mengakses layanan internet dan Pemkab Paser bakal menyediakan jaringan starlink.

    Sampai kini, dijelaskannya, masih dalam tahap perencanaan yang diusulkan di APBD Perubahan 2024. “Kan ada starlink, jadi pada anggaran perubahan tahun ini rencananya kami usulkan,” tuturnya.

    Ia menyebut terdapat sepuluh desa yang bakal difasilitasi jaringan starlink, terkhusus bagi daerah yang memang belum memiliki tiang listrik PLN.

    Desa tersebut tiga di antaranya Desa Kepala Telake, Kecamatan Long Kali, Mendik Bakti, Kecamatan Long Kali, dan Desa Keladen, Kecamatan Tanjung Harapan.

    “Untuk desa lainnya masih belum kami tentukan karena belum tahu desa-desa mana saja yang tidak memiliki tiang listrik,” tandasnya.

    (Sf/By)

    Seputar Kaltim

    DKISP Paser Usulkan Pemasang Starlink di Desa Kepala Telake,Mendik Bakti dan Desa Keladen

    Penulis:Sahrul|Redaktur:Buniyamin
    04 Juli 2024 pukul 20:11 WITA

    Ilustrasi tiang listrik (foto: Freepik)

    Tanah Grogot - Dinas Komunikasi Informatika, Statistik dan Persandian (DKISP) Kabupaten Paser tak menampik adanya desa yang masih belum terfasilitasi layanan internet untuk kawasan sinyal lemah.

    Faktor tak ada tiang listrik dianggap menjadi hambatan karena desa tersebut belum tersentuh jaringan listrik dari PLN.

    Kabid Teknologi Komunikasi dan Informatika (TKI), Siti Marnita Sari mengatakan tiang listrik dibutuhkan sebagai penguat sinyal jaringan internet. Sementara beberapa desa yang direncanakan difasilitasi internet jadi terhambat.

    “Apabila memasang internet untuk di desa itu harus ada tiang listriknya dulu. Kalau tidak ada belum bisa kita pasang karena kabel internetnya itu nyantol di tiang listrik,” kata Marnita, (4/7/2024).

    Akibatnya, kata dia, desa yang telah direncanakan untuk dipasang layanan internet terpaksa harus ditunda jadi dialihkan ke desa lain.

    “Jadi ada satu yang kami tunda di Desa Mendik Bakti karena ternyata tidak ada tiang listrik, jadi di pindah ke Desa Suliliran,” terangnya.

    Dengan kendala dari tiang listrik tersebut, ia memastikan desa tersebut tetap dapat mengakses layanan internet dan Pemkab Paser bakal menyediakan jaringan starlink.

    Sampai kini, dijelaskannya, masih dalam tahap perencanaan yang diusulkan di APBD Perubahan 2024. “Kan ada starlink, jadi pada anggaran perubahan tahun ini rencananya kami usulkan,” tuturnya.

    Ia menyebut terdapat sepuluh desa yang bakal difasilitasi jaringan starlink, terkhusus bagi daerah yang memang belum memiliki tiang listrik PLN.

    Desa tersebut tiga di antaranya Desa Kepala Telake, Kecamatan Long Kali, Mendik Bakti, Kecamatan Long Kali, dan Desa Keladen, Kecamatan Tanjung Harapan.

    “Untuk desa lainnya masih belum kami tentukan karena belum tahu desa-desa mana saja yang tidak memiliki tiang listrik,” tandasnya.

    (Sf/By)