Cari disini...
Seputarfakta.com - Maulana -
Seputar Kaltim
Jalan penghubung S Parman dan Samanhudi. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)
Samarinda - Setelah ditutup selama puluhan tahun, Jalan S Parman yang menghubungkan Jalan KH Samanhudi di Kota Samarinda akhirnya resmi dibuka oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) pada Jumat (2/2/2024) pukul 09.00 WITA. Pembukaan jalan ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi warga Samarinda, khususnya dalam mengatasi kemacetan lalu lintas.
Menurut PPK Bina Marga PUPR, Nana Yusuf, jalan penghubung ini sudah selesai dikerjakan 100 persen. "Alhamdulillah jalan penghubung ini sudah selesai 100 persen, ini semoga bermanfaat bagi warga Kota Samarinda, semoga ini bisa mengurai kemacetan yang ada di kota Samarinda," katanya di lokasi pembukaan jalan.
Ia menambahkan, saat ini pihaknya masih melakukan pembersihan dan penyelesaian di bahu jalan, seperti trotoar dan drainase. Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk mengendarai kendaraan dengan hati-hati dan tidak mengebut di jalan penghubung ini. Karena jalan penghubung S Parman-Samanhudi memiliki panjang 290 meter dan lebar 20 meter dan jalan ini jauh lebih lebar daripada jalan yang menuju Samanhudi yang hanya 7 meter."Jadi masyarakat harus hati-hati dan tidak perlu mengebut," ujarnya.
Jalan ini juga dilengkapi dengan baliho yang berisi larangan penggunaan dan pendirian bangunan di atas lahan bekas Bandara Temindung tanpa izin dari Pemprov Kaltim.
Pembangunan jalan penghubung ini dimulai sejak bulan November 2023 dan sempat mengalami beberapa kendala, terutama terkait dengan sistem drainase dan tempat sampah. Namun, PUPR berhasil menyelesaikan proyek ini tepat waktu.
Warga Samarinda, termasuk para ojek online, menyambut baik pembukaan jalan penghubung ini. Mereka berharap jalan ini dapat mempersingkat waktu dan jarak tempuh mereka. "Mantap mas, jalanan ini dapat menyingkat waktu dan perjalanan saya," ungkap Ashar, salah satu ojek online yang mendapat informasi pembukaan jalan ini dari media sosial.
(Sf/Rs)
Tim Editorial
Cari disini...
Seputarfakta.com - Maulana -
Seputar Kaltim

Jalan penghubung S Parman dan Samanhudi. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)
Samarinda - Setelah ditutup selama puluhan tahun, Jalan S Parman yang menghubungkan Jalan KH Samanhudi di Kota Samarinda akhirnya resmi dibuka oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) pada Jumat (2/2/2024) pukul 09.00 WITA. Pembukaan jalan ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi warga Samarinda, khususnya dalam mengatasi kemacetan lalu lintas.
Menurut PPK Bina Marga PUPR, Nana Yusuf, jalan penghubung ini sudah selesai dikerjakan 100 persen. "Alhamdulillah jalan penghubung ini sudah selesai 100 persen, ini semoga bermanfaat bagi warga Kota Samarinda, semoga ini bisa mengurai kemacetan yang ada di kota Samarinda," katanya di lokasi pembukaan jalan.
Ia menambahkan, saat ini pihaknya masih melakukan pembersihan dan penyelesaian di bahu jalan, seperti trotoar dan drainase. Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk mengendarai kendaraan dengan hati-hati dan tidak mengebut di jalan penghubung ini. Karena jalan penghubung S Parman-Samanhudi memiliki panjang 290 meter dan lebar 20 meter dan jalan ini jauh lebih lebar daripada jalan yang menuju Samanhudi yang hanya 7 meter."Jadi masyarakat harus hati-hati dan tidak perlu mengebut," ujarnya.
Jalan ini juga dilengkapi dengan baliho yang berisi larangan penggunaan dan pendirian bangunan di atas lahan bekas Bandara Temindung tanpa izin dari Pemprov Kaltim.
Pembangunan jalan penghubung ini dimulai sejak bulan November 2023 dan sempat mengalami beberapa kendala, terutama terkait dengan sistem drainase dan tempat sampah. Namun, PUPR berhasil menyelesaikan proyek ini tepat waktu.
Warga Samarinda, termasuk para ojek online, menyambut baik pembukaan jalan penghubung ini. Mereka berharap jalan ini dapat mempersingkat waktu dan jarak tempuh mereka. "Mantap mas, jalanan ini dapat menyingkat waktu dan perjalanan saya," ungkap Ashar, salah satu ojek online yang mendapat informasi pembukaan jalan ini dari media sosial.
(Sf/Rs)