Seputar Kaltim

    Dituduh Catut KTP Warga, Bapaslon AYL-AZ Tegaskan Tak ada Faktor Kesengajaan

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Buniyamin
    14 Juli 2024 pukul 17:13 WITA

    Bakal pasangan calon Bupati di Pilkada Kukar 2024, Awang Yacoub Luthman. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)

    Tenggarong - Bakal pasangan calon (Bapaslon) Bupati dan Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) independe, Awang Yacoub Luthman dan Akhmad Zais (AYL-AZ) mengklarifikasi terkait data KTP yang masuk dalam dukungannya.

    Ia menegaskan tidak ada faktor kesengajaan jika hal tersebut terjadi. "Terkait kasus kemarin, tak ada yang disengaja atas kejadian itu," kata AYL, Minggu (14/7/2024).

    Dirinya menyampaikan permohonan maaf kepada warga yang merasa tidak nyaman dengan kejadian tersebut.

    “Kami sampaikan permohonan maaf kepada warga yang merasa KTP masuk di data kami. Kami tak ada niat untuk mengambil data itu. Tapi kalau terambil datanya, kami akui,” jelasnya.

    AYL mengaku masih membutuhkan 13.424 data dukungan dari total syarat minimal dukungan sebesar 40.730. "Rapat pleno terbuka hasil verfak KPU Kukar telah selesai, kami akan terus berusaha mencari tambahan data dukungan," sebutnya.

    Mrnurutnya, terkait kekurangan data dukungan, terdapat kasus yang terjadi di lapangan, seperti ada pendukung sudah pindah domisili, tetapi data dukungan masih menggunakan alamat lama.

    “Orang itu memberikan dukungannya dengan alamat yang lama, petugas sudah cek dan ternyata pindah. Ini tidak sedikit, ada ribuan,” jelasnya.

    Untuk memastikan dukungan tersebut, pihaknya akan kembali mengecek verifikasi administrasi kedua pada 13-17 Juli 2024 mendatang.

    “Komitmen kami kalau verifikasi faktual ini dukungannya di bawah 50 persen kami mundur. Tapi kenyataannya kami dapat dukungan sebanyak 67 persen,” bebernya.

    “Jujur, kami lelah karena tidur kami terganggu. Tapi tetap optimis, ini amanat dari masyarakat,” pungkasnya.

    (Sf/By)

    Seputar Kaltim

    Dituduh Catut KTP Warga, Bapaslon AYL-AZ Tegaskan Tak ada Faktor Kesengajaan

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Buniyamin
    14 Juli 2024 pukul 17:13 WITA

    Bakal pasangan calon Bupati di Pilkada Kukar 2024, Awang Yacoub Luthman. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)

    Tenggarong - Bakal pasangan calon (Bapaslon) Bupati dan Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) independe, Awang Yacoub Luthman dan Akhmad Zais (AYL-AZ) mengklarifikasi terkait data KTP yang masuk dalam dukungannya.

    Ia menegaskan tidak ada faktor kesengajaan jika hal tersebut terjadi. "Terkait kasus kemarin, tak ada yang disengaja atas kejadian itu," kata AYL, Minggu (14/7/2024).

    Dirinya menyampaikan permohonan maaf kepada warga yang merasa tidak nyaman dengan kejadian tersebut.

    “Kami sampaikan permohonan maaf kepada warga yang merasa KTP masuk di data kami. Kami tak ada niat untuk mengambil data itu. Tapi kalau terambil datanya, kami akui,” jelasnya.

    AYL mengaku masih membutuhkan 13.424 data dukungan dari total syarat minimal dukungan sebesar 40.730. "Rapat pleno terbuka hasil verfak KPU Kukar telah selesai, kami akan terus berusaha mencari tambahan data dukungan," sebutnya.

    Mrnurutnya, terkait kekurangan data dukungan, terdapat kasus yang terjadi di lapangan, seperti ada pendukung sudah pindah domisili, tetapi data dukungan masih menggunakan alamat lama.

    “Orang itu memberikan dukungannya dengan alamat yang lama, petugas sudah cek dan ternyata pindah. Ini tidak sedikit, ada ribuan,” jelasnya.

    Untuk memastikan dukungan tersebut, pihaknya akan kembali mengecek verifikasi administrasi kedua pada 13-17 Juli 2024 mendatang.

    “Komitmen kami kalau verifikasi faktual ini dukungannya di bawah 50 persen kami mundur. Tapi kenyataannya kami dapat dukungan sebanyak 67 persen,” bebernya.

    “Jujur, kami lelah karena tidur kami terganggu. Tapi tetap optimis, ini amanat dari masyarakat,” pungkasnya.

    (Sf/By)