Seputar Kaltim

    Ditinggal Orang Tua ke Pasar, Kebakaran di Anggana Renggut 3 Nyawa Balita Kakak Beradik

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Lodya A
    11 Desember 2025 pukul 20:30 WITA

    Diduga lokasi terbakarnya tiga balita di Kecamatan Anggana. (Foto: Polres Kukar)

    Tenggarong - Insiden kebakaran yang terjadi di Kecamatan Anggana menyisakan luka mendalam bagi pihak keluarga, sebab ketiga balita kakak beradik dinyatakan meninggal dunia usai terjebak di dalam kamar mandi. 

    Tragedi kebakaran yang menewaskan tiga balita laki-laki ini disebabkan oleh kelalaian orang tua korban. 

    Menurut informasi yang dihimpun seputarfakta.com dari warga dan pihak kepolisian, orang tua korban meninggalkan rumah menuju pasar dalam keadaan pintu terkunci dari luar dan kompor yang ditinggal sedang memasak sayur masih menyala. 

    Kondisi ini diduga menjadi pemicu kebakaran yang menghanguskan rumah dan merenggut nyawa ketiga balita tersebut.

    Dalam kondisi tersebut, ketiga balita berusaha menyelamatkan diri dengan berlari ke kamar mandi dan saling berpelukan. Namun sayangnya mereka tidak dapat selamat dari kobaran api. 

    Kini pihak kepolisian telah mengambil keterangan dari ibu korban dan proses penyelidikan masih berlangsung.

    Sementara, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar Matan) Kutai Kartanegara (Kukar), Fida Hurasani menjelaskan kebakaran tersebut menyebabkan 15 pintu tiga bangunan rumah hangus dilalap sijago merah.

    “Pemadaman api sekitar pukul 14.37 WITA dan proses pendataan masih berlangsung,” jelas Fida Hurasani.

    Diketahui, kebakaran ini terjadi di RT 21 Sungai Purun, Kecamatan Anggana. Angin kencang dan sebagian besar bahan bangunan berdasar kayu membuat api cepat menyebar.

    Kini korban telah dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat. Petugas dan relawan masih melakukan pendataan di lokasi kejadian.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Ditinggal Orang Tua ke Pasar, Kebakaran di Anggana Renggut 3 Nyawa Balita Kakak Beradik

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Lodya A
    11 Desember 2025 pukul 20:30 WITA

    Diduga lokasi terbakarnya tiga balita di Kecamatan Anggana. (Foto: Polres Kukar)

    Tenggarong - Insiden kebakaran yang terjadi di Kecamatan Anggana menyisakan luka mendalam bagi pihak keluarga, sebab ketiga balita kakak beradik dinyatakan meninggal dunia usai terjebak di dalam kamar mandi. 

    Tragedi kebakaran yang menewaskan tiga balita laki-laki ini disebabkan oleh kelalaian orang tua korban. 

    Menurut informasi yang dihimpun seputarfakta.com dari warga dan pihak kepolisian, orang tua korban meninggalkan rumah menuju pasar dalam keadaan pintu terkunci dari luar dan kompor yang ditinggal sedang memasak sayur masih menyala. 

    Kondisi ini diduga menjadi pemicu kebakaran yang menghanguskan rumah dan merenggut nyawa ketiga balita tersebut.

    Dalam kondisi tersebut, ketiga balita berusaha menyelamatkan diri dengan berlari ke kamar mandi dan saling berpelukan. Namun sayangnya mereka tidak dapat selamat dari kobaran api. 

    Kini pihak kepolisian telah mengambil keterangan dari ibu korban dan proses penyelidikan masih berlangsung.

    Sementara, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar Matan) Kutai Kartanegara (Kukar), Fida Hurasani menjelaskan kebakaran tersebut menyebabkan 15 pintu tiga bangunan rumah hangus dilalap sijago merah.

    “Pemadaman api sekitar pukul 14.37 WITA dan proses pendataan masih berlangsung,” jelas Fida Hurasani.

    Diketahui, kebakaran ini terjadi di RT 21 Sungai Purun, Kecamatan Anggana. Angin kencang dan sebagian besar bahan bangunan berdasar kayu membuat api cepat menyebar.

    Kini korban telah dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat. Petugas dan relawan masih melakukan pendataan di lokasi kejadian.

    (Sf/Lo)