Seputar Kaltim

    Diterjang Badai di Perairan Balikpapan, Seorang Pemancing Dilaporkan Hilang

    Penulis:Maulana|Redaktur:Lodya A
    11 Maret 2026 pukul 13:48 WITA

    Tim Basarnas yang mulai melakukan pencarian. (Foto: Basarnas Kelas A Balikpapan)

    Samarinda - Cuaca ekstrem memakan korban di wilayah perairan Kota Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim).

    Seorang pemancing dilaporkan hilang usai terjatuh dari atas kapal (Man Overboard) akibat hantaman badai dan gelombang tinggi pada 10 Maret 2026 malam.

    Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Balikpapan, Dody Setiawan Suwondo membenarkan adanya insiden kedaruratan tersebut.

    "Melaporkan telah terjadi kedaruratan, yaitu kecelakaan kapal man overboard. Seorang pemancing terjatuh dikarenakan kapal yang ditumpangi diterjang badai dan ombak tinggi," ungkap Dody dalam keterangannya, Rabu (11/3/2026).

    Insiden nahas ini diperkirakan terjadi pada pukul 21.30 WITA. Pihak Kantor SAR Balikpapan kemudian menerima laporan kejadian sekitar satu jam berselang, yakni pukul 22.50 WITA.

    Mendapat laporan tersebut, tim rescue langsung dikerahkan malam itu juga. Titik lokasi kejadian diperkirakan berada sekitar 16,8 mil laut ke arah tenggara dari Kantor SAR Balikpapan.

    "Aksi yang dilakukan, tim SAR dari Kansar Balikpapan beserta tim SAR gabungan langsung menuju ke lokasi dengan menggerakkan alut (alat utama) Rescue Buoyant Boat (RBB)," jelasnya.

    Tim SAR gabungan tiba di lokasi kejadian pada Rabu dini hari sekitar pukul 00.30 WITA dan langsung melakukan upaya pencarian awal di tengah gelapnya malam. Memasuki hari kedua, pencarian kembali dioptimalkan sejak pukul 07.30 WITA.

    "Pencarian dilanjutkan dengan menyisir di permukaan air sejauh radius kurang lebih 3 kilometer di lokasi kejadian," tambahnya.

    Hingga berita ini diterbitkan, Tim SAR Gabungan masih terus bekerja maksimal untuk menemukan korban.

    Adapun unsur yang terlibat dalam operasi pencarian ini meliputi Tim Rescue Kantor SAR Balikpapan, BPBD Kota Balikpapan, Polsek Balikpapan Timur, Damkar Balikpapan Timur, serta dibantu oleh pihak keluarga korban.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Diterjang Badai di Perairan Balikpapan, Seorang Pemancing Dilaporkan Hilang

    Penulis:Maulana|Redaktur:Lodya A
    11 Maret 2026 pukul 13:48 WITA

    Tim Basarnas yang mulai melakukan pencarian. (Foto: Basarnas Kelas A Balikpapan)

    Samarinda - Cuaca ekstrem memakan korban di wilayah perairan Kota Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim).

    Seorang pemancing dilaporkan hilang usai terjatuh dari atas kapal (Man Overboard) akibat hantaman badai dan gelombang tinggi pada 10 Maret 2026 malam.

    Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Balikpapan, Dody Setiawan Suwondo membenarkan adanya insiden kedaruratan tersebut.

    "Melaporkan telah terjadi kedaruratan, yaitu kecelakaan kapal man overboard. Seorang pemancing terjatuh dikarenakan kapal yang ditumpangi diterjang badai dan ombak tinggi," ungkap Dody dalam keterangannya, Rabu (11/3/2026).

    Insiden nahas ini diperkirakan terjadi pada pukul 21.30 WITA. Pihak Kantor SAR Balikpapan kemudian menerima laporan kejadian sekitar satu jam berselang, yakni pukul 22.50 WITA.

    Mendapat laporan tersebut, tim rescue langsung dikerahkan malam itu juga. Titik lokasi kejadian diperkirakan berada sekitar 16,8 mil laut ke arah tenggara dari Kantor SAR Balikpapan.

    "Aksi yang dilakukan, tim SAR dari Kansar Balikpapan beserta tim SAR gabungan langsung menuju ke lokasi dengan menggerakkan alut (alat utama) Rescue Buoyant Boat (RBB)," jelasnya.

    Tim SAR gabungan tiba di lokasi kejadian pada Rabu dini hari sekitar pukul 00.30 WITA dan langsung melakukan upaya pencarian awal di tengah gelapnya malam. Memasuki hari kedua, pencarian kembali dioptimalkan sejak pukul 07.30 WITA.

    "Pencarian dilanjutkan dengan menyisir di permukaan air sejauh radius kurang lebih 3 kilometer di lokasi kejadian," tambahnya.

    Hingga berita ini diterbitkan, Tim SAR Gabungan masih terus bekerja maksimal untuk menemukan korban.

    Adapun unsur yang terlibat dalam operasi pencarian ini meliputi Tim Rescue Kantor SAR Balikpapan, BPBD Kota Balikpapan, Polsek Balikpapan Timur, Damkar Balikpapan Timur, serta dibantu oleh pihak keluarga korban.

    (Sf/Lo)