Seputar Kaltim

    Distrasnaker Kukar Alokasikan Rp18 Miliar untuk Gelar Pelatihan Bebasis Kompetensi

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Buniyamin
    05 Januari 2024 pukul 14:39 WITA

    Kabid Pembinaan Pemberdayaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja Distransnaker Kukar, Syarifah Rosita. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)

    Tenggarong - Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) Kukar kembali akan menggelar sejumlah pelatihan demi meningkatkan kemandirian dan kemampuan kerja bagi masyarakat. 

    Alokasi anggaran yang disiapkan sebesar Rp18 miliyar demi menekan angka pengangguran pada 2024 ini.

    "Kemarin ada perusahaan yang mengontak kami untuk disediakan SDM sebanyak 100 orang di bagian operator DT," kata Kabid Pembinaan Pemberdayaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja Distransnaker Kukar, Syarifah Rosita pada Jumat (5/1/2024).
     
    Ia mengaku anggaran tersebut digunakan untuk pelatihan berupa welder, operator alat berat, mekanik alat berat, hingga instalasi listrik.
     
    "Pelatihan yang kita berikan tersebut sesuai dengan permintaan pasar, jadi saat ini kebutuhan pasar banyak memininta kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) tersebut," ucapnya.

    Distransnaker Kukar juga memberikan pelatihan design grafis maupun kewirausahaan. Pelatihan kewirausahaan ini di antaranya seperti menjahit, tata boga, pengering rumput laut.
     
    "Pelatihan kewirausahaan itu dilaksanakan sesuai dengan permintaan dari masyarakat," sebutnya.
     
    Ini dilakukan sebagai upaya menekan angka pengangguran. Pihaknya juga akan menggandeng sejumlah pihak perusahaaan agar dapat menerima peserta magang dengan catatan setelah magang dapat dipekerjakan.
     
    "Kita tahun ini menggandeng perusahaan untuk bermitra, agar dapat memberikan kesempatan lowongan magang," ungkapnya.
     
    Berbagai upaya, lanjut dia, telah dilakukan pemerintah daerah, dalam menekan angka pengangguran. "Ini bagian dari komitmen pemerintah daerah agar masyarakatnya sejahtera," ungkapnya.
     
    Dengan upaya tersebut, ia berharap angaka pengangguran di Kukar makin turun. Dari data yang diperoleh Distransnaker bahwa tercatat sebanyak 13 ribu para pencari kerja.
     
    Menurutnya, banyaknya angka para pencari kerja disebabkan karena sebagian pencari kerja tersebut memilih-milih pekerjaan, salah satunya memilih lokasi pekerjaan. Apabila lokasi pekerjaan jauh dari tempat tinggalnya kebanyakan pencari kerja tak mau mengambil lowongan pekerjaan yang sudah disediakan.

    "Kami berharap, para pencari kerja tidak memilih-milih tempat pekerjaan. Ini menjadi penyebab tingginya angka pengangguran," tutupnya.

    (Sf/By)

    Seputar Kaltim

    Distrasnaker Kukar Alokasikan Rp18 Miliar untuk Gelar Pelatihan Bebasis Kompetensi

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Buniyamin
    05 Januari 2024 pukul 14:39 WITA

    Kabid Pembinaan Pemberdayaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja Distransnaker Kukar, Syarifah Rosita. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)

    Tenggarong - Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) Kukar kembali akan menggelar sejumlah pelatihan demi meningkatkan kemandirian dan kemampuan kerja bagi masyarakat. 

    Alokasi anggaran yang disiapkan sebesar Rp18 miliyar demi menekan angka pengangguran pada 2024 ini.

    "Kemarin ada perusahaan yang mengontak kami untuk disediakan SDM sebanyak 100 orang di bagian operator DT," kata Kabid Pembinaan Pemberdayaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja Distransnaker Kukar, Syarifah Rosita pada Jumat (5/1/2024).
     
    Ia mengaku anggaran tersebut digunakan untuk pelatihan berupa welder, operator alat berat, mekanik alat berat, hingga instalasi listrik.
     
    "Pelatihan yang kita berikan tersebut sesuai dengan permintaan pasar, jadi saat ini kebutuhan pasar banyak memininta kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) tersebut," ucapnya.

    Distransnaker Kukar juga memberikan pelatihan design grafis maupun kewirausahaan. Pelatihan kewirausahaan ini di antaranya seperti menjahit, tata boga, pengering rumput laut.
     
    "Pelatihan kewirausahaan itu dilaksanakan sesuai dengan permintaan dari masyarakat," sebutnya.
     
    Ini dilakukan sebagai upaya menekan angka pengangguran. Pihaknya juga akan menggandeng sejumlah pihak perusahaaan agar dapat menerima peserta magang dengan catatan setelah magang dapat dipekerjakan.
     
    "Kita tahun ini menggandeng perusahaan untuk bermitra, agar dapat memberikan kesempatan lowongan magang," ungkapnya.
     
    Berbagai upaya, lanjut dia, telah dilakukan pemerintah daerah, dalam menekan angka pengangguran. "Ini bagian dari komitmen pemerintah daerah agar masyarakatnya sejahtera," ungkapnya.
     
    Dengan upaya tersebut, ia berharap angaka pengangguran di Kukar makin turun. Dari data yang diperoleh Distransnaker bahwa tercatat sebanyak 13 ribu para pencari kerja.
     
    Menurutnya, banyaknya angka para pencari kerja disebabkan karena sebagian pencari kerja tersebut memilih-milih pekerjaan, salah satunya memilih lokasi pekerjaan. Apabila lokasi pekerjaan jauh dari tempat tinggalnya kebanyakan pencari kerja tak mau mengambil lowongan pekerjaan yang sudah disediakan.

    "Kami berharap, para pencari kerja tidak memilih-milih tempat pekerjaan. Ini menjadi penyebab tingginya angka pengangguran," tutupnya.

    (Sf/By)