Seputar Kaltim

    Distanak Kukar Minta PPL Mapping Wilayah untuk Atasi Kekeringan

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Buniyamin
    01 September 2023 pukul 15:12 WITA

    Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kukar, Muhammad Taufik. (Foto:M.Anshori/seputarfakta.com).

    Tenggarong - Distanak Kutai Kartanegara (Kukar) meminta agar Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) melakukan mapping wilayah untuk mengatasi rawan terjadinya kekeringan lahan.

    Sebab fenomena kenaikan suhu akibat El Nino di berbagai belahan bumi turut dirasakan Indonesia, termasuk di Kukar. Dampak perubahan iklim akan memicu terjadinya kekeringan atau kemarau ekstreme yang berkorelasi dengan sektor pertanian.

    Kepala Distanak Kukar, Muhammad Taufik mengaku hasil kunjungan Bupati dan Dandim ditemukan masih ada sumber air di parit yang masih bisa dioptimalkan dengan memakai pompa untuk keperluan pertanian.

    "Itu juga yang kita dorong bersama PPL agar melakukan indentifikasi lokasi yang masih ada sumber airnya agar bisa disedot menggunakan pompa air," kata Taufik. 

    Taufik mengimbau para petani maupun perkebunan agar dalam pembukaan lahan tidak dilakukan degan cara dibakar.

    Kemudian petani yang mengalami kekeringan di daerahnya bisa menyampaikan kepada PPL dan Distanak Kukar agar bisa dibantu menggunakan alat pompa milik Kodim dan Distanak Kukar.

    "Walaupun skalanya tidak luas, mudahan-mudahan langkah ini bisa membantu," ucapnya. 

    Taufik berpesan kepada petani buah dan sayuran bisa menyesuaikan dengan kondisi dan waktu tanam. "Jangan lakukan penanaman pada saat sekarang, tunggu ada tanda-tanda hujan baru dilakukan penanaman," tegasnya. 

    Diketahui kemarau yang terjadi di Kukar tahun ini diprediksikan berlangsung lebih lama dibanding tahun sebelumnya. Untuk itu pemerintah terus bergerak dalam mengatasi dampak kemarau berkepanjangan untuk keberlangsungan pertanian.

    (Sf/By)

     

    Seputar Kaltim

    Distanak Kukar Minta PPL Mapping Wilayah untuk Atasi Kekeringan

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Buniyamin
    01 September 2023 pukul 15:12 WITA

    Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kukar, Muhammad Taufik. (Foto:M.Anshori/seputarfakta.com).

    Tenggarong - Distanak Kutai Kartanegara (Kukar) meminta agar Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) melakukan mapping wilayah untuk mengatasi rawan terjadinya kekeringan lahan.

    Sebab fenomena kenaikan suhu akibat El Nino di berbagai belahan bumi turut dirasakan Indonesia, termasuk di Kukar. Dampak perubahan iklim akan memicu terjadinya kekeringan atau kemarau ekstreme yang berkorelasi dengan sektor pertanian.

    Kepala Distanak Kukar, Muhammad Taufik mengaku hasil kunjungan Bupati dan Dandim ditemukan masih ada sumber air di parit yang masih bisa dioptimalkan dengan memakai pompa untuk keperluan pertanian.

    "Itu juga yang kita dorong bersama PPL agar melakukan indentifikasi lokasi yang masih ada sumber airnya agar bisa disedot menggunakan pompa air," kata Taufik. 

    Taufik mengimbau para petani maupun perkebunan agar dalam pembukaan lahan tidak dilakukan degan cara dibakar.

    Kemudian petani yang mengalami kekeringan di daerahnya bisa menyampaikan kepada PPL dan Distanak Kukar agar bisa dibantu menggunakan alat pompa milik Kodim dan Distanak Kukar.

    "Walaupun skalanya tidak luas, mudahan-mudahan langkah ini bisa membantu," ucapnya. 

    Taufik berpesan kepada petani buah dan sayuran bisa menyesuaikan dengan kondisi dan waktu tanam. "Jangan lakukan penanaman pada saat sekarang, tunggu ada tanda-tanda hujan baru dilakukan penanaman," tegasnya. 

    Diketahui kemarau yang terjadi di Kukar tahun ini diprediksikan berlangsung lebih lama dibanding tahun sebelumnya. Untuk itu pemerintah terus bergerak dalam mengatasi dampak kemarau berkepanjangan untuk keberlangsungan pertanian.

    (Sf/By)