Cari disini...
Seputar Kaltim
Ilustrasi sapi.(Istimewa)
Penajam – Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) berencana menyalurkan bantuan 22 ekor sapi bibit kepada dua kelompok ternak di Kecamatan Sepaku pada April 2025 nanti.
Rencana pemberian bantuan ini telah dianggarkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Murni 2025 senilai Rp250 juta.
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Distan PPU, Ristu Pramula menerangkan, masing-masing kelompok akan menerima satu ekor sapi jantan dan 10 ekor sapi betina.
“Kelompok yang akan menjadi penerima bantuan ini berasal dari Desa Wonosari dan Desa Semoi 2, Kecamatan Sepaku,” ucap Ristu, Kamis (23/1/2025).
Bantuan ini bertujuan untuk meningkatkan populasi hewan ternak di PPU sebagai langkah memperkuat ketahanan pangan dan persiapan dalam memenuhi kebutuhan Ibu Kota Nusantara (IKN).
"Harapannya, sapi-sapi yang diberikan nanti dapat dikembangbiakan secara luas agar ketersediaan daging di wilayah kita tetap aman,” ungkapnya.
Ristu mengimbau bagi penerima manfaat untuk tidak menjual hewan-hewan ternak tersebut, kecuali proses pengembangbiakannya telah dinyatakan berhasil, baru diperbolehkan untuk dijual.
"Saat ini, jangan dijual dulu. Fokus saja pada pengembangannya. Nanti, jika populasinya sudah banyak, maka bisa bisa dipertimbangkan untuk dijual," jelas Ristu.
Jika terjadi kendala dalam proses pengembangbiakannya, kelompok ternak tidak perlu khawatir karena Distan PPU akan melakukan pendampingan dan pengawasan langsung di lapangan agar bisa berjalan optimal.
“Semoga langkah ini dapat mendorong dan meningkatkan perekonomian peternak di Sepaku dan sekitarnya,” tandasnya.
(Sf/By)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Ilustrasi sapi.(Istimewa)
Penajam – Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) berencana menyalurkan bantuan 22 ekor sapi bibit kepada dua kelompok ternak di Kecamatan Sepaku pada April 2025 nanti.
Rencana pemberian bantuan ini telah dianggarkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Murni 2025 senilai Rp250 juta.
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Distan PPU, Ristu Pramula menerangkan, masing-masing kelompok akan menerima satu ekor sapi jantan dan 10 ekor sapi betina.
“Kelompok yang akan menjadi penerima bantuan ini berasal dari Desa Wonosari dan Desa Semoi 2, Kecamatan Sepaku,” ucap Ristu, Kamis (23/1/2025).
Bantuan ini bertujuan untuk meningkatkan populasi hewan ternak di PPU sebagai langkah memperkuat ketahanan pangan dan persiapan dalam memenuhi kebutuhan Ibu Kota Nusantara (IKN).
"Harapannya, sapi-sapi yang diberikan nanti dapat dikembangbiakan secara luas agar ketersediaan daging di wilayah kita tetap aman,” ungkapnya.
Ristu mengimbau bagi penerima manfaat untuk tidak menjual hewan-hewan ternak tersebut, kecuali proses pengembangbiakannya telah dinyatakan berhasil, baru diperbolehkan untuk dijual.
"Saat ini, jangan dijual dulu. Fokus saja pada pengembangannya. Nanti, jika populasinya sudah banyak, maka bisa bisa dipertimbangkan untuk dijual," jelas Ristu.
Jika terjadi kendala dalam proses pengembangbiakannya, kelompok ternak tidak perlu khawatir karena Distan PPU akan melakukan pendampingan dan pengawasan langsung di lapangan agar bisa berjalan optimal.
“Semoga langkah ini dapat mendorong dan meningkatkan perekonomian peternak di Sepaku dan sekitarnya,” tandasnya.
(Sf/By)