Seputar Kaltim

    Disporapar Samarinda Siapkan Paket Wisata Susur Sungai Mahakam Terintegrasi Hotel untuk Dongkrak Kunjungan Weekday

    Penulis:Arsensia Serlyani|Redaktur:Rusdianto
    22 Juni 2026 pukul 17:11 WITA

    Dermaga Pasar Pagi Samarinda (Foto: Arsensia Serlyani/Seputarfakta.com)

    Samarinda – Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Samarinda mulai menyiapkan strategi baru untuk meningkatkan kunjungan wisatawan pada hari kerja dengan mengintegrasikan paket wisata Kapal Susur Sungai Mahakam ke sektor perhotelan. 

    Langkah ini dilakukan karena tingkat okupansi wisata susur sungai selama ini masih didominasi akhir pekan, sementara potensi kunjungan pada Senin hingga Jumat dinilai belum tergarap maksimal.

    Kepala Bidang Pengembangan Pariwisata Disporapar Kota Samarinda, Diana P Juliadi, mengatakan pihaknya tengah membahas skema kerja sama antara pengelola wisata sungai, hotel, dan pemangku kepentingan terkait guna menghadirkan paket wisata yang dapat langsung ditawarkan kepada tamu hotel.

    Menurutnya, wisata Kapal Susur Sungai Mahakam memiliki daya tarik yang cukup kuat bagi wisatawan luar daerah. Namun hingga saat ini aktivitas wisata tersebut umumnya hanya ramai pada Sabtu dan Minggu.

    “Kalau Sabtu-Minggu itu sudah penuh. Yang sedang dipikirkan sekarang bagaimana caranya menarik wisatawan agar mau mengikuti perjalanan wisata pada hari Senin atau Selasa. Salah satu strateginya melalui kerja sama dengan hotel,” ujarnya saat pembahasan program pengembangan pariwisata, Jumat (19/6/2026).

    Melalui konsep tersebut, wisatawan yang menginap di hotel dapat langsung memperoleh informasi maupun penawaran paket perjalanan susur Sungai Mahakam selama berada di Samarinda. Skema itu diharapkan mampu memperpanjang aktivitas wisata sekaligus meningkatkan lama tinggal wisatawan di kota ini.

    Disporapar menilai peluang tersebut cukup besar mengingat masih banyak wisatawan yang datang ke Samarinda untuk urusan bisnis maupun perjalanan dinas, tetapi belum mengetahui keberadaan maupun jadwal wisata susur sungai yang tersedia.

    Selain membahas pemasaran paket wisata, Disporapar juga menyoroti potensi kontribusi wisata kapal terhadap pendapatan daerah. Pembahasan tersebut mencakup aspek administrasi dan regulasi yang melibatkan instansi terkait, termasuk sektor perhubungan.

    Untuk memperkuat konsep pengembangan wisata tersebut, Disporapar berencana melibatkan tenaga ahli dan organisasi kepariwisataan, salah satunya Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI). Keterlibatan pihak profesional dinilai penting agar strategi yang disusun memiliki dasar kajian yang kuat dan mampu menjawab kebutuhan pasar wisata.

    Diana menjelaskan, pembahasan yang dilakukan saat ini masih berada pada tahap perumusan strategi. Sejumlah opsi kerja sama tengah dikaji, termasuk model kemitraan dengan hotel dan penyusunan paket wisata yang lebih menarik bagi wisatawan.

    Melalui inovasi tersebut, Disporapar berharap wisata Kapal Susur Sungai Mahakam tidak hanya menjadi pilihan rekreasi akhir pekan, tetapi juga mampu menjadi daya tarik utama yang mendukung pertumbuhan sektor pariwisata dan perhotelan Samarinda sepanjang pekan.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Disporapar Samarinda Siapkan Paket Wisata Susur Sungai Mahakam Terintegrasi Hotel untuk Dongkrak Kunjungan Weekday

    Penulis:Arsensia Serlyani|Redaktur:Rusdianto
    22 Juni 2026 pukul 17:11 WITA

    Dermaga Pasar Pagi Samarinda (Foto: Arsensia Serlyani/Seputarfakta.com)

    Samarinda – Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Samarinda mulai menyiapkan strategi baru untuk meningkatkan kunjungan wisatawan pada hari kerja dengan mengintegrasikan paket wisata Kapal Susur Sungai Mahakam ke sektor perhotelan. 

    Langkah ini dilakukan karena tingkat okupansi wisata susur sungai selama ini masih didominasi akhir pekan, sementara potensi kunjungan pada Senin hingga Jumat dinilai belum tergarap maksimal.

    Kepala Bidang Pengembangan Pariwisata Disporapar Kota Samarinda, Diana P Juliadi, mengatakan pihaknya tengah membahas skema kerja sama antara pengelola wisata sungai, hotel, dan pemangku kepentingan terkait guna menghadirkan paket wisata yang dapat langsung ditawarkan kepada tamu hotel.

    Menurutnya, wisata Kapal Susur Sungai Mahakam memiliki daya tarik yang cukup kuat bagi wisatawan luar daerah. Namun hingga saat ini aktivitas wisata tersebut umumnya hanya ramai pada Sabtu dan Minggu.

    “Kalau Sabtu-Minggu itu sudah penuh. Yang sedang dipikirkan sekarang bagaimana caranya menarik wisatawan agar mau mengikuti perjalanan wisata pada hari Senin atau Selasa. Salah satu strateginya melalui kerja sama dengan hotel,” ujarnya saat pembahasan program pengembangan pariwisata, Jumat (19/6/2026).

    Melalui konsep tersebut, wisatawan yang menginap di hotel dapat langsung memperoleh informasi maupun penawaran paket perjalanan susur Sungai Mahakam selama berada di Samarinda. Skema itu diharapkan mampu memperpanjang aktivitas wisata sekaligus meningkatkan lama tinggal wisatawan di kota ini.

    Disporapar menilai peluang tersebut cukup besar mengingat masih banyak wisatawan yang datang ke Samarinda untuk urusan bisnis maupun perjalanan dinas, tetapi belum mengetahui keberadaan maupun jadwal wisata susur sungai yang tersedia.

    Selain membahas pemasaran paket wisata, Disporapar juga menyoroti potensi kontribusi wisata kapal terhadap pendapatan daerah. Pembahasan tersebut mencakup aspek administrasi dan regulasi yang melibatkan instansi terkait, termasuk sektor perhubungan.

    Untuk memperkuat konsep pengembangan wisata tersebut, Disporapar berencana melibatkan tenaga ahli dan organisasi kepariwisataan, salah satunya Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI). Keterlibatan pihak profesional dinilai penting agar strategi yang disusun memiliki dasar kajian yang kuat dan mampu menjawab kebutuhan pasar wisata.

    Diana menjelaskan, pembahasan yang dilakukan saat ini masih berada pada tahap perumusan strategi. Sejumlah opsi kerja sama tengah dikaji, termasuk model kemitraan dengan hotel dan penyusunan paket wisata yang lebih menarik bagi wisatawan.

    Melalui inovasi tersebut, Disporapar berharap wisata Kapal Susur Sungai Mahakam tidak hanya menjadi pilihan rekreasi akhir pekan, tetapi juga mampu menjadi daya tarik utama yang mendukung pertumbuhan sektor pariwisata dan perhotelan Samarinda sepanjang pekan.

    (Sf/Rs)