Seputar Kaltim

    Disporapar Samarinda Bakal Fokus Tingkatkan Kawasan Belanja dan Wisata Modern

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    04 November 2024 pukul 17:58 WITA

    Ilustrasi wisata belanja yang akan ditingkatkan oleh Pemkot Samarinda. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda – Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Samarinda, Muslimin, mengungkapkan komitmen pemerintah dalam meningkatkan sektor pariwisata kota. 
    Meskipun Samarinda belum punya banyak destinasi wisata alam, laporan dari sektor perhotelan menunjukkan tren positif pada tingkat hunian hotel, mulai dari kelas melati hingga bintang lima. Hal ini, menurut Muslimin, akibat posisi strategis Samarinda sebagai ibu kota provinsi yang kerap menjadi tujuan kunjungan bisnis.

    "Sebagai ibu kota, Samarinda diuntungkan dengan meningkatnya kunjungan dari berbagai kalangan untuk urusan usaha, meskipun kita tahu tempat wisata di sini masih terbatas," ujar Muslimin. 

    Ia mengungkap, bahwa hampir 90 persen wisata di Samarinda merupakan wisata buatan yang dibangun oleh investor, seperti Rumah Ulin Arya yang ada di Jalan Teluk Bayur, Kecamatan Samarinda Utara. 

    Meski begitu, ia menyadari bahwa pemerintah juga perlu aktif menambah tempat wisata ikonik agar masyarakat bisa bersantai dan menikmati suasana kota. Apalagi kondisinya saat ini Samarinda masih sangat terbatas soal tempat wisata, terlebih wisata alam. 

    Muslimin menyebutkan bahwa upaya mempercantik ikon kota terus dilakukan. Salah satu langkah nyata adalah revitalisasi kawasan Citra Niaga, yang diubah menjadi area wisata urban yang lebih menarik bagi pengunjung. 

    Selain itu, Teras Samarinda, yang baru selesai pada tahap awal pembangunan, sudah mendapat respons positif dari masyarakat. Teras ini menyediakan ruang publik yang nyaman untuk bersantai, terutama di sore dan malam hari.

    "Animo masyarakat terhadap Teras Samarinda sangat tinggi, padahal baru satu segmen yang selesai. Kami ingin mengembangkan Samarinda dengan konsep wisata yang bisa dinikmati semua kalangan,” tambahnya.

    Disporapar Samarinda juga merencanakan penambahan kawasan belanja modern sebagai destinasi wisata belanja di area Pasar Pagi, yang dirasa menjadi bagian penting dari pembangunan wisata kota.

    "Semoga rencana pengembangan ini bisa berjalan lancar dan aman hingga tahap akhir, sehingga Samarinda dapat menjadi destinasi wisata unggulan di Kaltim," pungkasnya. 


    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Disporapar Samarinda Bakal Fokus Tingkatkan Kawasan Belanja dan Wisata Modern

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    04 November 2024 pukul 17:58 WITA

    Ilustrasi wisata belanja yang akan ditingkatkan oleh Pemkot Samarinda. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda – Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Samarinda, Muslimin, mengungkapkan komitmen pemerintah dalam meningkatkan sektor pariwisata kota. 
    Meskipun Samarinda belum punya banyak destinasi wisata alam, laporan dari sektor perhotelan menunjukkan tren positif pada tingkat hunian hotel, mulai dari kelas melati hingga bintang lima. Hal ini, menurut Muslimin, akibat posisi strategis Samarinda sebagai ibu kota provinsi yang kerap menjadi tujuan kunjungan bisnis.

    "Sebagai ibu kota, Samarinda diuntungkan dengan meningkatnya kunjungan dari berbagai kalangan untuk urusan usaha, meskipun kita tahu tempat wisata di sini masih terbatas," ujar Muslimin. 

    Ia mengungkap, bahwa hampir 90 persen wisata di Samarinda merupakan wisata buatan yang dibangun oleh investor, seperti Rumah Ulin Arya yang ada di Jalan Teluk Bayur, Kecamatan Samarinda Utara. 

    Meski begitu, ia menyadari bahwa pemerintah juga perlu aktif menambah tempat wisata ikonik agar masyarakat bisa bersantai dan menikmati suasana kota. Apalagi kondisinya saat ini Samarinda masih sangat terbatas soal tempat wisata, terlebih wisata alam. 

    Muslimin menyebutkan bahwa upaya mempercantik ikon kota terus dilakukan. Salah satu langkah nyata adalah revitalisasi kawasan Citra Niaga, yang diubah menjadi area wisata urban yang lebih menarik bagi pengunjung. 

    Selain itu, Teras Samarinda, yang baru selesai pada tahap awal pembangunan, sudah mendapat respons positif dari masyarakat. Teras ini menyediakan ruang publik yang nyaman untuk bersantai, terutama di sore dan malam hari.

    "Animo masyarakat terhadap Teras Samarinda sangat tinggi, padahal baru satu segmen yang selesai. Kami ingin mengembangkan Samarinda dengan konsep wisata yang bisa dinikmati semua kalangan,” tambahnya.

    Disporapar Samarinda juga merencanakan penambahan kawasan belanja modern sebagai destinasi wisata belanja di area Pasar Pagi, yang dirasa menjadi bagian penting dari pembangunan wisata kota.

    "Semoga rencana pengembangan ini bisa berjalan lancar dan aman hingga tahap akhir, sehingga Samarinda dapat menjadi destinasi wisata unggulan di Kaltim," pungkasnya. 


    (Sf/Rs)