Cari disini...
Seputar Kaltim
Kepala Disporapar Samarinda, Muslimin. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)
Samarinda – Belum lama ini beredar sebuah video di media sosial instagram yang mengabadikan momen balap lari di Jalan Patimura, Samarinda Seberang.
Terlihat dalam video tersebut kegiatan dilakukan pada malam hari dan berada di jalan umum serta mengundang banyak atensi warga hingga berkerumun.
Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Samarinda, Muslimin, mengatakan pihaknya akan meninjau kegiatan para pemuda khususnya yang terjadi selama bulan ramadan.
“Tentu nanti akan kita lihat, kalau teman-teman dapat memberikan informasi di mana ada kegiatan itu, nanti saya coba koordinasi dengan Kabid Prestasi untuk melakukan peninjauan, supaya nanti jangan sampai kegiatan ini nanti disalahgunakan,” beber Muslimin saat ditanya wartawan, Minggu (24/3/2025).
Ia khawatir kegiatan itu disalahgunakan oleh para pemuda dan dijadikan sebagai tempat untuk melakukan tindakan negatif seperti mabuk, taruhan, judi, dan lainnya.
“Lari tapi ada minuman-minuman beralkohol, ada petasan yang bisa saja menggangu ketertiban dan keamanan di tengah warga kan tidak baik," tuturnya.
Muslimin menegaskan bahwa jika kegiatan tersebut bersifat positif dan tidak mengganggu, pihaknya siap untuk membantu memfasilitasi melalui organisasi olahraga yang sudah ada.
Lebih lanjut, dia menyebutkan bahwa koordinasi melalui organisasi seperti Federasi Atletik Seluruh Indonesia (FASI) akan lebih efektif, dan potensi atlet yang mungkin muncul dari kegiatan tersebut bisa diperhatikan lebih baik.
Muslimin juga menegaskan bahwa jika kegiatan tersebut telah memenuhi syarat dan dapat diakomodasi dengan baik, pihaknya akan memberikan dukungan.
Namun, dia mengingatkan bahwa kegiatan tersebut harus tetap mematuhi aturan dan tidak mengganggu ketertiban serta keamanan masyarakat sekitar.
Pihaknya akan menindaklanjuti informasi yang diterima untuk memastikan bahwa kegiatan tersebut tidak mengganggu pengguna jalan lainnya.
Dalam rangka menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan, pihaknya akan mencari informasi lebih lanjut untuk mengkoordinasikan kegiatan tersebut sehingga tidak mengganggu aktivitas masyarakat lain di Kota Samarinda.
"Selama tidak menggangu ketertiban dan keamanan lingkungan masyarakat kita tidak masalah. Kita cari dulu informasinya, agar dapat dikoordinir dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat di Kota Samarinda," pungkasnya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Kepala Disporapar Samarinda, Muslimin. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)
Samarinda – Belum lama ini beredar sebuah video di media sosial instagram yang mengabadikan momen balap lari di Jalan Patimura, Samarinda Seberang.
Terlihat dalam video tersebut kegiatan dilakukan pada malam hari dan berada di jalan umum serta mengundang banyak atensi warga hingga berkerumun.
Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Samarinda, Muslimin, mengatakan pihaknya akan meninjau kegiatan para pemuda khususnya yang terjadi selama bulan ramadan.
“Tentu nanti akan kita lihat, kalau teman-teman dapat memberikan informasi di mana ada kegiatan itu, nanti saya coba koordinasi dengan Kabid Prestasi untuk melakukan peninjauan, supaya nanti jangan sampai kegiatan ini nanti disalahgunakan,” beber Muslimin saat ditanya wartawan, Minggu (24/3/2025).
Ia khawatir kegiatan itu disalahgunakan oleh para pemuda dan dijadikan sebagai tempat untuk melakukan tindakan negatif seperti mabuk, taruhan, judi, dan lainnya.
“Lari tapi ada minuman-minuman beralkohol, ada petasan yang bisa saja menggangu ketertiban dan keamanan di tengah warga kan tidak baik," tuturnya.
Muslimin menegaskan bahwa jika kegiatan tersebut bersifat positif dan tidak mengganggu, pihaknya siap untuk membantu memfasilitasi melalui organisasi olahraga yang sudah ada.
Lebih lanjut, dia menyebutkan bahwa koordinasi melalui organisasi seperti Federasi Atletik Seluruh Indonesia (FASI) akan lebih efektif, dan potensi atlet yang mungkin muncul dari kegiatan tersebut bisa diperhatikan lebih baik.
Muslimin juga menegaskan bahwa jika kegiatan tersebut telah memenuhi syarat dan dapat diakomodasi dengan baik, pihaknya akan memberikan dukungan.
Namun, dia mengingatkan bahwa kegiatan tersebut harus tetap mematuhi aturan dan tidak mengganggu ketertiban serta keamanan masyarakat sekitar.
Pihaknya akan menindaklanjuti informasi yang diterima untuk memastikan bahwa kegiatan tersebut tidak mengganggu pengguna jalan lainnya.
Dalam rangka menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan, pihaknya akan mencari informasi lebih lanjut untuk mengkoordinasikan kegiatan tersebut sehingga tidak mengganggu aktivitas masyarakat lain di Kota Samarinda.
"Selama tidak menggangu ketertiban dan keamanan lingkungan masyarakat kita tidak masalah. Kita cari dulu informasinya, agar dapat dikoordinir dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat di Kota Samarinda," pungkasnya.
(Sf/Rs)