Seputar Kaltim

    Dispar Kutim Siapkan Pembenahan Destinasi Wisata, Fokus Fasilitas dan Promosi Digital

    Penulis:Lisda|Redaktur:Lodya A
    19 Mei 2026 pukul 12:53 WITA

    Ilustrasi destinasi wisata di Kutai Timur (Kutim). (Foto: Lisda/Seputarfakta.com)

    Sangatta – Dinas Pariwisata Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menyiapkan langkah pembenahan sektor pariwisata dengan memprioritaskan perbaikan fasilitas dasar objek wisata serta penguatan promosi digital.

    Kepala Dinas Pariwisata Kutim yang baru dilantik, Mahriadi, mengatakan pembenahan fasilitas menjadi kebutuhan penting untuk meningkatkan kenyamanan wisatawan saat berkunjung ke destinasi wisata di Kutim.

    “Tentu juga melakukan perbaikan fasilitas awal objek wisata, seperti sanitasi dan air bersih,” ujar Mahriadi usai pelantikan pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur, Senin (18/5/2026).

    Selain pembenahan fasilitas, Dispar Kutim juga akan memaksimalkan promosi wisata melalui digital branding agar potensi wisata daerah lebih dikenal luas. Kerja sama dengan media disebut menjadi bagian dari strategi promosi tersebut.

    “Kami juga akan melakukan promosi wisata melalui digital branding serta kolaborasi dengan media,” katanya.

    Mahriadi menjelaskan, pihaknya saat ini mulai melakukan konsolidasi internal serta pemetaan destinasi wisata yang memiliki potensi untuk dikembangkan. Selain itu, penguatan kelembagaan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia kelompok sadar wisata (Pokdarwis) juga menjadi bagian penting dalam pengembangan pariwisata berbasis masyarakat.

    “Kami juga akan melakukan konsolidasi kelembagaan, pemetaan destinasi wisata, latihan dasar SDM kelompok sadar wisata,” katanya.

    Tak hanya itu, Dispar Kutim akan melakukan pendataan terhadap objek wisata yang dinilai mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.

    Melalui pendataan tersebut, pemerintah daerah nantinya akan memberikan pendampingan kepada Pokdarwis agar pengelolaan destinasi wisata bisa berjalan lebih baik dan berkelanjutan.

    “Kita juga melakukan pendataan objek wisata mana yang memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat, kemudian kami melakukan pendampingan kepada Pokdarwis,” pungkasnya.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Dispar Kutim Siapkan Pembenahan Destinasi Wisata, Fokus Fasilitas dan Promosi Digital

    Penulis:Lisda|Redaktur:Lodya A
    19 Mei 2026 pukul 12:53 WITA

    Ilustrasi destinasi wisata di Kutai Timur (Kutim). (Foto: Lisda/Seputarfakta.com)

    Sangatta – Dinas Pariwisata Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menyiapkan langkah pembenahan sektor pariwisata dengan memprioritaskan perbaikan fasilitas dasar objek wisata serta penguatan promosi digital.

    Kepala Dinas Pariwisata Kutim yang baru dilantik, Mahriadi, mengatakan pembenahan fasilitas menjadi kebutuhan penting untuk meningkatkan kenyamanan wisatawan saat berkunjung ke destinasi wisata di Kutim.

    “Tentu juga melakukan perbaikan fasilitas awal objek wisata, seperti sanitasi dan air bersih,” ujar Mahriadi usai pelantikan pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur, Senin (18/5/2026).

    Selain pembenahan fasilitas, Dispar Kutim juga akan memaksimalkan promosi wisata melalui digital branding agar potensi wisata daerah lebih dikenal luas. Kerja sama dengan media disebut menjadi bagian dari strategi promosi tersebut.

    “Kami juga akan melakukan promosi wisata melalui digital branding serta kolaborasi dengan media,” katanya.

    Mahriadi menjelaskan, pihaknya saat ini mulai melakukan konsolidasi internal serta pemetaan destinasi wisata yang memiliki potensi untuk dikembangkan. Selain itu, penguatan kelembagaan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia kelompok sadar wisata (Pokdarwis) juga menjadi bagian penting dalam pengembangan pariwisata berbasis masyarakat.

    “Kami juga akan melakukan konsolidasi kelembagaan, pemetaan destinasi wisata, latihan dasar SDM kelompok sadar wisata,” katanya.

    Tak hanya itu, Dispar Kutim akan melakukan pendataan terhadap objek wisata yang dinilai mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.

    Melalui pendataan tersebut, pemerintah daerah nantinya akan memberikan pendampingan kepada Pokdarwis agar pengelolaan destinasi wisata bisa berjalan lebih baik dan berkelanjutan.

    “Kita juga melakukan pendataan objek wisata mana yang memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat, kemudian kami melakukan pendampingan kepada Pokdarwis,” pungkasnya.

    (Sf/Lo)