Cari disini...
Seputar Kaltim
Kabid Ekonomi Kreatif (Ekraf) David Haka. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Dinas Pariwisata (Dispar) bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kukar akan berkolaborasi dalam sektor hilirisasi, yaitu memasarkan produk lokal.
Kabid Ekonomi Kreatif (Ekraf) Dispar Kukar, David Haka mengatakan, pemasaran produk local telah dilakukan sejak lama melalui OPD terkait.
Dispar hanya memfasilitasi para pelaku ekraf untuk memberikan pelatihan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM), sehingga dapat mengembangkan usahanya.
“Mereka kita beri pelatihan agar dapat mengembangkan usahanya. Untuk pemasarannya, kita berkoordinasi dengan Disperindag,” kata David Haka, Sabtu (10/2/2024).
Untuk pemasaran, kata dia, Disperindag Kukar akan mencarikan pasar yang cocok bagi produk yang dibuat oleh pelaku UMKM, sehingga produk lokal tidak kalah kualitas dan menarik dengan produk luar.
Ia menyebutkan produk lokal juga layak untuk dipasarkan ke toko modern, seperti Swalayan dan lainnya.
“Peran pemerintah daerah hanya menfasilitasi dan regulasi, bisa saja dibuatkan kebijakan terkait pemasaran produk lokal,” ucapnya.
Menurutnya, pelaku ekraf juga pasti paham untuk mengembangkan usahanya. Sebab, mereka merupakan orang-orang yang memiliki kreativitas yang sangat luar biasa.
"Kami selalu mendorong dan mendukung produk local dikenal lebih luas, kalau produk mereka dikenal lebih luas pastinya penjualannya akan meningkat," pungkasnya.
Dirinya berharap dengan adanya kolaborasi antar OPD, dapat mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan itu sesuai dengan visi-misi Pemkab Kukar.
(Sf/By)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Kabid Ekonomi Kreatif (Ekraf) David Haka. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Dinas Pariwisata (Dispar) bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kukar akan berkolaborasi dalam sektor hilirisasi, yaitu memasarkan produk lokal.
Kabid Ekonomi Kreatif (Ekraf) Dispar Kukar, David Haka mengatakan, pemasaran produk local telah dilakukan sejak lama melalui OPD terkait.
Dispar hanya memfasilitasi para pelaku ekraf untuk memberikan pelatihan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM), sehingga dapat mengembangkan usahanya.
“Mereka kita beri pelatihan agar dapat mengembangkan usahanya. Untuk pemasarannya, kita berkoordinasi dengan Disperindag,” kata David Haka, Sabtu (10/2/2024).
Untuk pemasaran, kata dia, Disperindag Kukar akan mencarikan pasar yang cocok bagi produk yang dibuat oleh pelaku UMKM, sehingga produk lokal tidak kalah kualitas dan menarik dengan produk luar.
Ia menyebutkan produk lokal juga layak untuk dipasarkan ke toko modern, seperti Swalayan dan lainnya.
“Peran pemerintah daerah hanya menfasilitasi dan regulasi, bisa saja dibuatkan kebijakan terkait pemasaran produk lokal,” ucapnya.
Menurutnya, pelaku ekraf juga pasti paham untuk mengembangkan usahanya. Sebab, mereka merupakan orang-orang yang memiliki kreativitas yang sangat luar biasa.
"Kami selalu mendorong dan mendukung produk local dikenal lebih luas, kalau produk mereka dikenal lebih luas pastinya penjualannya akan meningkat," pungkasnya.
Dirinya berharap dengan adanya kolaborasi antar OPD, dapat mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan itu sesuai dengan visi-misi Pemkab Kukar.
(Sf/By)