Cari disini...
Seputar Kaltim
Kepala Disnakertrans PPU, Marjani (kiri) dan Petugas Teknis Identifikasi Perusahaan, Wahiduddin (Foto: Agus Saputra/Seputarfakta.com)
Penajam - Disnakertrans PPU mendapati masih banyak vendor yang menjadi mitra proyek PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) dan PT Kilang Pertamina Balikpapan (KPB) belum menyampaikan laporan ketenagakerjaan kepada pemerintah daerah.
Temuan ini terungkap setelah Disnakertrans PPU melakukan identifikasi lanjutan usai insiden kecelakaan kerja dalam proyek RDMP yang menewaskan tiga pekerja PT SILOG belum lama ini.
Kala itu, PT SILOG diketahui belum melaporkan data tenaga kerja kepada pemerintah daerah. Bahkan, belum mendaftarkan pekerjanya ke dalam program BPJS ketenagakerjaan dan kesehatan.
“Kita ada panggil sejumlah perusahaan afiliasi yang menjadi mitra PT KBI dan KPB. Ternyata kita mengetahui bahwa tidak hanya PT SILOG saja yang belum melaporkan, tapi masih banyak vendor Kilang Pertamina yang lain,” ujar Kepala Disnakertrans PPU, Marjani, Rabu (3/12/2025).
Tidak hanya data tenaga kerja, sejumlah vendor tersebut juga belum menyerahkan informasi mengenai bentuk kerja sama yang dijalankan, termasuk dokumen pendukung seperti perjanjian kontrak hingga administrasi lain yang menjadi kewajiban perusahaan.
Kondisi ini dinilai dapat menghambat proses pengawasan dan memastikan kepatuhan perusahaan terhadap aturan ketenagakerjaan.
Marjani mengaku belum bisa menyampaikan daftar nama-nama perusahaan yang belum melaporkan tenaga kerja dan bentuk kerja samanya karena Disnakertrans PPU masih dalam tahap identifikasi secara menyeluruh.
“Telah kita imbau agar segera melakukan pelaporan (data tenaga kerja) dan lebih memperhatikan jaminan sosialnya, yaitu BPJS Ketenagakerjaan maupun Kesehatan,” tandasnya.
Hingga berita ini terbit, seputarfakta.com masih berupaya menghubungi pihak PT KPI dan KPB untuk mengonfirmasi terkait persoalan ini.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Kepala Disnakertrans PPU, Marjani (kiri) dan Petugas Teknis Identifikasi Perusahaan, Wahiduddin (Foto: Agus Saputra/Seputarfakta.com)
Penajam - Disnakertrans PPU mendapati masih banyak vendor yang menjadi mitra proyek PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) dan PT Kilang Pertamina Balikpapan (KPB) belum menyampaikan laporan ketenagakerjaan kepada pemerintah daerah.
Temuan ini terungkap setelah Disnakertrans PPU melakukan identifikasi lanjutan usai insiden kecelakaan kerja dalam proyek RDMP yang menewaskan tiga pekerja PT SILOG belum lama ini.
Kala itu, PT SILOG diketahui belum melaporkan data tenaga kerja kepada pemerintah daerah. Bahkan, belum mendaftarkan pekerjanya ke dalam program BPJS ketenagakerjaan dan kesehatan.
“Kita ada panggil sejumlah perusahaan afiliasi yang menjadi mitra PT KBI dan KPB. Ternyata kita mengetahui bahwa tidak hanya PT SILOG saja yang belum melaporkan, tapi masih banyak vendor Kilang Pertamina yang lain,” ujar Kepala Disnakertrans PPU, Marjani, Rabu (3/12/2025).
Tidak hanya data tenaga kerja, sejumlah vendor tersebut juga belum menyerahkan informasi mengenai bentuk kerja sama yang dijalankan, termasuk dokumen pendukung seperti perjanjian kontrak hingga administrasi lain yang menjadi kewajiban perusahaan.
Kondisi ini dinilai dapat menghambat proses pengawasan dan memastikan kepatuhan perusahaan terhadap aturan ketenagakerjaan.
Marjani mengaku belum bisa menyampaikan daftar nama-nama perusahaan yang belum melaporkan tenaga kerja dan bentuk kerja samanya karena Disnakertrans PPU masih dalam tahap identifikasi secara menyeluruh.
“Telah kita imbau agar segera melakukan pelaporan (data tenaga kerja) dan lebih memperhatikan jaminan sosialnya, yaitu BPJS Ketenagakerjaan maupun Kesehatan,” tandasnya.
Hingga berita ini terbit, seputarfakta.com masih berupaya menghubungi pihak PT KPI dan KPB untuk mengonfirmasi terkait persoalan ini.
(Sf/Lo)