Seputar Kaltim

    Disnakertrans Kutim Sebut PT Ithaca Berpotensi Buka Ribuan Lowongan, Pencari Kerja Diminta Tak Pilih-pilih Lokasi

    Penulis:Lisda|Redaktur:Lodya A
    04 Juli 2026 pukul 21:17 WITA

    Kepala Disnakertrans Kutim, Sulisman,(Foto: Lisda/seputarfakta.com)

    Sangatta – Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Disnakertrans) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mengimbau masyarakat tidak memilih-milih lokasi kerja. 

    Imbauan itu disampaikan di tengah perkiraan kebutuhan tenaga kerja PT Ithaca Resources yang diperkirakan mencapai ribuan orang. 

    Kepala Disnakertrans Kutim, Sulisman, mengatakan kebutuhan tenaga kerja di perusahaan tersebut diperkirakan mencapai ribuan orang, meski jumlah pastinya masih belum diketahui.

    "Kalau nanti ada penambahan karyawan, kisarannya ribuan. Angka pastinya saya belum tahu," ujar Sulisman.

    Ia mengatakan, Disnakertrans terus berkomunikasi dengan PT Ithaca Resources terkait penerapan ketentuan pemerintah daerah mengenai penggunaan tenaga kerja lokal. 

    Sulisman mengungkapkan, pihaknya telah beberapa kali memanggil manajemen PT Ithaca Resources. Meski masih dalam tahap pembangunan infrastruktur, aktivitas perusahaan tersebut sudah berjalan.

    "PT Ithaca ini meskipun masih pembangunan infrastruktur, aktivitasnya sudah berjalan. Kami sudah beberapa kali memanggil mereka terkait pemberlakuan Perbup. Insyaallah mereka tetap mengutamakan sesuai Perbup kita, yaitu 80 persen tenaga kerja lokal dan 20 persen dari luar daerah," katanya.

    Sulisman menjelaskan, perusahaan juga diminta memprioritaskan masyarakat yang berada di sekitar wilayah operasional. Apabila pekerjaan berada di Kecamatan Busang, maka warga Busang menjadi prioritas. Begitu pula untuk wilayah Telen dan Long Mesangat.

    "Kalau ada pekerjaan di Busang, orang lokal yang diutamakan. Begitu juga di Telen maupun Long Mesangat. Yang jelas masyarakat lokal Kutim tetap menjadi prioritas," jelasnya.

    Di sisi lain, Sulisman mengatakan kendala penyerapan tenaga kerja justru datang dari sebagian pencari kerja yang enggan ditempatkan di wilayah yang jauh, seperti Busang.

    "Kadang justru pencari kerjanya yang memilih-milih. Tidak mau ditempatkan di Busang, misalnya. Padahal selama masih ada kesempatan kerja, sebaiknya diterima dulu sambil mencari pekerjaan yang lebih baik atau lebih dekat dengan tempat tinggal," tuturnya.

    Ia menambahkan, lokasi operasional perusahaan tambang umumnya berada di kawasan hutan sehingga penempatan kerja di daerah terpencil merupakan hal yang tidak bisa dihindari.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Disnakertrans Kutim Sebut PT Ithaca Berpotensi Buka Ribuan Lowongan, Pencari Kerja Diminta Tak Pilih-pilih Lokasi

    Penulis:Lisda|Redaktur:Lodya A
    04 Juli 2026 pukul 21:17 WITA

    Kepala Disnakertrans Kutim, Sulisman,(Foto: Lisda/seputarfakta.com)

    Sangatta – Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Disnakertrans) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mengimbau masyarakat tidak memilih-milih lokasi kerja. 

    Imbauan itu disampaikan di tengah perkiraan kebutuhan tenaga kerja PT Ithaca Resources yang diperkirakan mencapai ribuan orang. 

    Kepala Disnakertrans Kutim, Sulisman, mengatakan kebutuhan tenaga kerja di perusahaan tersebut diperkirakan mencapai ribuan orang, meski jumlah pastinya masih belum diketahui.

    "Kalau nanti ada penambahan karyawan, kisarannya ribuan. Angka pastinya saya belum tahu," ujar Sulisman.

    Ia mengatakan, Disnakertrans terus berkomunikasi dengan PT Ithaca Resources terkait penerapan ketentuan pemerintah daerah mengenai penggunaan tenaga kerja lokal. 

    Sulisman mengungkapkan, pihaknya telah beberapa kali memanggil manajemen PT Ithaca Resources. Meski masih dalam tahap pembangunan infrastruktur, aktivitas perusahaan tersebut sudah berjalan.

    "PT Ithaca ini meskipun masih pembangunan infrastruktur, aktivitasnya sudah berjalan. Kami sudah beberapa kali memanggil mereka terkait pemberlakuan Perbup. Insyaallah mereka tetap mengutamakan sesuai Perbup kita, yaitu 80 persen tenaga kerja lokal dan 20 persen dari luar daerah," katanya.

    Sulisman menjelaskan, perusahaan juga diminta memprioritaskan masyarakat yang berada di sekitar wilayah operasional. Apabila pekerjaan berada di Kecamatan Busang, maka warga Busang menjadi prioritas. Begitu pula untuk wilayah Telen dan Long Mesangat.

    "Kalau ada pekerjaan di Busang, orang lokal yang diutamakan. Begitu juga di Telen maupun Long Mesangat. Yang jelas masyarakat lokal Kutim tetap menjadi prioritas," jelasnya.

    Di sisi lain, Sulisman mengatakan kendala penyerapan tenaga kerja justru datang dari sebagian pencari kerja yang enggan ditempatkan di wilayah yang jauh, seperti Busang.

    "Kadang justru pencari kerjanya yang memilih-milih. Tidak mau ditempatkan di Busang, misalnya. Padahal selama masih ada kesempatan kerja, sebaiknya diterima dulu sambil mencari pekerjaan yang lebih baik atau lebih dekat dengan tempat tinggal," tuturnya.

    Ia menambahkan, lokasi operasional perusahaan tambang umumnya berada di kawasan hutan sehingga penempatan kerja di daerah terpencil merupakan hal yang tidak bisa dihindari.

    (Sf/Lo)