Cari disini...
Seputar Kaltim
Kepala Disnakertrans Kutim, Roma Malau. (Dok.lisda/seputarfakta.com)
Sangatta - Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kutai Timur (Kutim) terus memperkuat sinergi dengan perusahaan-perusahaan besar di daerah, seperti PT Kaltim Prima Coal (KPC) dan PT Ganda Alam Makmur (GAM) guna meningkatkan penyerapan tenaga kerja lokal. Berbagai program pelatihan dan magang telah dijalankan sebagai upaya nyata untuk mengurangi angka pengangguran.
Kepala Disnakertrans Kutim, Roma Malau, mengungkapkan bahwa kerja sama dengan PT KPC telah berlangsung dalam bentuk program magang alat berat bagi siswa terpilih melalui proses yang seleksi ketat.
Program ini berlangsung selama satu tahun, dan setelah selesai, peserta magang yang lolos evaluasi langsung disalurkan untuk bekerja di sub kontraktor perusahaan. "Program ini merupakan hasil kerja sama bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung bagi calon tenaga kerja, sehingga mereka siap untuk memasuki dunia industri. Setelah menyelesaikan magang, mereka memiliki peluang besar untuk langsung bekerja di subkontraktor PT KPC," ujar Roma Malau saat dikonfirmasi pada Selasa (04/03/2025).
Selain dengan PT KPC, Disnakertrans Kutim juga bekerja sama dengan PT GAM dalam upaya penyaluran tenaga kerja dari Balai Latihan Kerja (BLK). Roma menyebutkan bahwa alumni BLK telah banyak diterima bekerja di sub kontraktor seperti PT BDE dan PT SMP.
"Kami terus mendorong lulusan pelatihan di BLK mendapat kesempatan kerja yang lebih luas. Saat ini, kami juga sedang dalam proses kerja sama dengan beberapa perusahaan lain seperti PT ICHA dan PT BAYAN untuk membuka lebih banyak peluang kerja," tambahnya.
Disnakertrans Kutim juga aktif menjalin kemitraan dengan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) melalui program Bursa Kerja Khusus (BKK). Program ini bertujuan untuk menjembatani lulusan SMK agar lebih mudah terserap di dunia kerja.
Untuk memperkuat regulasi ketenagakerjaan, Disnakertrans Kutim telah mensosialisasikan Peraturan Daerah (Perda) No. 1 Tahun 2020 dan Peraturan Bupati (Perbup) No. 6 Tahun 2024 kepada perusahaan-perusahaan. Regulasi ini mengamanatkan agar perusahaan lebih mengutamakan tenaga kerja lokal dalam proses rekrutmen.
Roma Malau menegaskan bahwa Perusahaan-perusahaan di Kutim mematuhi aturan terkait Ketenagakerjaan, sehingga masyarakat lokal dapat memperoleh manfaat dari keberadaan industri di Kutim. Ia menambahkan bahwa pihaknya terbuka untuk berdiskusi dengan berbagai pihak guna mencari solusi terbaik di bidang ketenagakerjaan. "Kami mengajak semua pihak untuk mencari solusi yang menguntungkan semua pihak. Dengan kerja sama yang baik, kita bisa membangun Kutim yang lebih hebat," pungkasnya.
(Sf/Mr)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Kepala Disnakertrans Kutim, Roma Malau. (Dok.lisda/seputarfakta.com)
Sangatta - Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kutai Timur (Kutim) terus memperkuat sinergi dengan perusahaan-perusahaan besar di daerah, seperti PT Kaltim Prima Coal (KPC) dan PT Ganda Alam Makmur (GAM) guna meningkatkan penyerapan tenaga kerja lokal. Berbagai program pelatihan dan magang telah dijalankan sebagai upaya nyata untuk mengurangi angka pengangguran.
Kepala Disnakertrans Kutim, Roma Malau, mengungkapkan bahwa kerja sama dengan PT KPC telah berlangsung dalam bentuk program magang alat berat bagi siswa terpilih melalui proses yang seleksi ketat.
Program ini berlangsung selama satu tahun, dan setelah selesai, peserta magang yang lolos evaluasi langsung disalurkan untuk bekerja di sub kontraktor perusahaan. "Program ini merupakan hasil kerja sama bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung bagi calon tenaga kerja, sehingga mereka siap untuk memasuki dunia industri. Setelah menyelesaikan magang, mereka memiliki peluang besar untuk langsung bekerja di subkontraktor PT KPC," ujar Roma Malau saat dikonfirmasi pada Selasa (04/03/2025).
Selain dengan PT KPC, Disnakertrans Kutim juga bekerja sama dengan PT GAM dalam upaya penyaluran tenaga kerja dari Balai Latihan Kerja (BLK). Roma menyebutkan bahwa alumni BLK telah banyak diterima bekerja di sub kontraktor seperti PT BDE dan PT SMP.
"Kami terus mendorong lulusan pelatihan di BLK mendapat kesempatan kerja yang lebih luas. Saat ini, kami juga sedang dalam proses kerja sama dengan beberapa perusahaan lain seperti PT ICHA dan PT BAYAN untuk membuka lebih banyak peluang kerja," tambahnya.
Disnakertrans Kutim juga aktif menjalin kemitraan dengan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) melalui program Bursa Kerja Khusus (BKK). Program ini bertujuan untuk menjembatani lulusan SMK agar lebih mudah terserap di dunia kerja.
Untuk memperkuat regulasi ketenagakerjaan, Disnakertrans Kutim telah mensosialisasikan Peraturan Daerah (Perda) No. 1 Tahun 2020 dan Peraturan Bupati (Perbup) No. 6 Tahun 2024 kepada perusahaan-perusahaan. Regulasi ini mengamanatkan agar perusahaan lebih mengutamakan tenaga kerja lokal dalam proses rekrutmen.
Roma Malau menegaskan bahwa Perusahaan-perusahaan di Kutim mematuhi aturan terkait Ketenagakerjaan, sehingga masyarakat lokal dapat memperoleh manfaat dari keberadaan industri di Kutim. Ia menambahkan bahwa pihaknya terbuka untuk berdiskusi dengan berbagai pihak guna mencari solusi terbaik di bidang ketenagakerjaan. "Kami mengajak semua pihak untuk mencari solusi yang menguntungkan semua pihak. Dengan kerja sama yang baik, kita bisa membangun Kutim yang lebih hebat," pungkasnya.
(Sf/Mr)