Cari disini...
Seputar Kaltim
Kepala Diskumi Samarinda, Jusmaramdhana Alus (kanan) bersama dengan Asisten II Sekretariat Daerah Kota Samarinda, Marnabas Patiroy (kiri) saat melihat tenan Gebyar Ramadan 2025 di Mal SCP, Jumat (7/3/2025) sore.
Samarinda - Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda melalui Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian (Diskumi) menggelar Gebyar Ramadan di Mal Samarinda Central Plaza (SCP) yang dimeriahkan oleh puluhan tenan.
Kepala Diskumi Samarinda, Jusmaramdhana Alus menjelaskan kegiatan ini sebagai salah satu upaya dalam meningkatkan ekonomi pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM). Sekaligus, untuk mendukung visi misi dari Wali Kota Samarinda, Andi Harun dalam meningkatkan ekonomi masyarakat.
Di sana ada berbagai jenis tenan, mulai dari kuliner, fesyen, kosmetik, hingga hewan peliharaan juga turut meramaikan Gebyar Ramadan 2025.
"Ini pembiayaannya non APBD, semua dari sponsor," kata Jusmaramdhana usai acara pembukaan Gebyar Ramadan, Jumat (7/3/2025) sore.
Kegiatan yang dibuka oleh Asisten II Sekretariat Daerah Kota Samarinda, Marnabas Patiroy ini berlangsung hingga tanggal 7 April 2025, berada di lantai dasar mal.
Marnabas ingin dengan terselenggaranya kegiatan ini pandangan masyarakat terhadap pelaku UKM bisa semakin luas.
"Jadi UKM itu tidak hanya soal makanan, tapi berbagai macam, fesyen, kosmetik juga termasuk di sana, tidak sebatas keripik pisang dan singkong saja," kata Marnabas.
Ia sangat mengapresiasi kegiatan yang berlangsung hingga sebulan ini. Menurutnya, dengan waktu yang lebih panjang dapat memberi kesempatan pelaku usaha untuk memperoleh profit lebih besar.
Dari 41 tenan itu, 3 di antaranya diisi oleh perwakilan dari Kecamatan Sambutan, Samarinda Ilir dan Palaran. Ia berharap partisipasi dari masing-masing kecamatan di kegiatan selanjutnya dapat bertambah.
Mantan Kepala Dinas Perdagangan Samarinda itu juga sangat berharap produk-produk UKM Samarinda dapat menjadi primadona. Promosi, kata dia menjadi salah satu kunci eksisnya produk UKM.
"Mari jadikan produk UKM sebagai primadona," pungkasnya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Kepala Diskumi Samarinda, Jusmaramdhana Alus (kanan) bersama dengan Asisten II Sekretariat Daerah Kota Samarinda, Marnabas Patiroy (kiri) saat melihat tenan Gebyar Ramadan 2025 di Mal SCP, Jumat (7/3/2025) sore.
Samarinda - Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda melalui Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian (Diskumi) menggelar Gebyar Ramadan di Mal Samarinda Central Plaza (SCP) yang dimeriahkan oleh puluhan tenan.
Kepala Diskumi Samarinda, Jusmaramdhana Alus menjelaskan kegiatan ini sebagai salah satu upaya dalam meningkatkan ekonomi pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM). Sekaligus, untuk mendukung visi misi dari Wali Kota Samarinda, Andi Harun dalam meningkatkan ekonomi masyarakat.
Di sana ada berbagai jenis tenan, mulai dari kuliner, fesyen, kosmetik, hingga hewan peliharaan juga turut meramaikan Gebyar Ramadan 2025.
"Ini pembiayaannya non APBD, semua dari sponsor," kata Jusmaramdhana usai acara pembukaan Gebyar Ramadan, Jumat (7/3/2025) sore.
Kegiatan yang dibuka oleh Asisten II Sekretariat Daerah Kota Samarinda, Marnabas Patiroy ini berlangsung hingga tanggal 7 April 2025, berada di lantai dasar mal.
Marnabas ingin dengan terselenggaranya kegiatan ini pandangan masyarakat terhadap pelaku UKM bisa semakin luas.
"Jadi UKM itu tidak hanya soal makanan, tapi berbagai macam, fesyen, kosmetik juga termasuk di sana, tidak sebatas keripik pisang dan singkong saja," kata Marnabas.
Ia sangat mengapresiasi kegiatan yang berlangsung hingga sebulan ini. Menurutnya, dengan waktu yang lebih panjang dapat memberi kesempatan pelaku usaha untuk memperoleh profit lebih besar.
Dari 41 tenan itu, 3 di antaranya diisi oleh perwakilan dari Kecamatan Sambutan, Samarinda Ilir dan Palaran. Ia berharap partisipasi dari masing-masing kecamatan di kegiatan selanjutnya dapat bertambah.
Mantan Kepala Dinas Perdagangan Samarinda itu juga sangat berharap produk-produk UKM Samarinda dapat menjadi primadona. Promosi, kata dia menjadi salah satu kunci eksisnya produk UKM.
"Mari jadikan produk UKM sebagai primadona," pungkasnya.
(Sf/Rs)