Diskan PPU Siapkan Rp200 Juta untuk Dukung Pengembangan Wisata Pemancingan Sesumpu

    Seputarfakta.com - Agus Saputra -

    Seputar Kaltim

    28 Januari 2025 06:47 WIB

    Penampakan kampung zakat wisata kolam pemancingan di Kelurahan Sesumpu, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara dari ketinggian.(Dok.Kelurahan Sesumpu)

    Penajam – Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) berencana mengucurkan anggaran senilai Rp200 juta untuk mendukung pengembangan kampung zakat wisata kolam pemancingan di Kelurahan Sesumpu, Kecamatan Penajam.  

    Kepala Bidang (Kabid) Perikanan Budidaya dan Lingkungan Diskan PPU, Musakkar Mulyadi mengatakan dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025 itu akan digunakan untuk pengadaan kolam terpal, penaburan lima ribu benih ikan nila dan pakan ikan.

    “Rp200 juta telah kita siapkan di tahun ini untuk mengembangkan kampung zakat wisata kolam pemancingan Sesumpu yang baru saja dilaunching pada 22 Januari 2025 lalu,” kata Musakkar, Selasa (28/1/2025).  

    Sebelum ikan dilepaskan ke kolam pemancingan, Diskan PPU akan membudidayakan benih ikan terlebih dahulu melalui kolam terpal yang menggunakan sistem bioflok untuk mempercepat proses pembesaran ikan.

    “Dengan menggunakan kolam bioflok, maka ikan-ikan akan berkembang dengan pesat dibandingkan budidaya yang menggunakan metode konvensional, sehingga masyarakat juga langsung bisa merasakan memancing di kampung zakat wisata kolam pemancingan,” jelasnya.  

    Pihaknya juga turut memberikan pelatihan dan pendampingan bagi warga yang ingin mencoba membudidayakan ikan dengan menggunakan sistem bioflok. 

    Pendampingan itu, kata dia, diharapkan dapat menjadi contoh bagi warga untuk mengembangkan usaha budidaya ikan secara mandiri.  

    “Program ini kita harapkan dapat menjadi percontohan, khususnya untuk warga yang semulanya belajar cara membudidayakan ikan di kolam bioflok hingga bisa mandiri,” tandasnya.

    (Sf/By)

    Tim Editorial

    Connect With Us

    Copyright @ 2023 seputarfakta.com.
    All right reserved

    Kategori

    Informasi

    Diskan PPU Siapkan Rp200 Juta untuk Dukung Pengembangan Wisata Pemancingan Sesumpu

    Seputarfakta.com - Agus Saputra -

    Seputar Kaltim

    28 Januari 2025 06:47 WIB

    Penampakan kampung zakat wisata kolam pemancingan di Kelurahan Sesumpu, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara dari ketinggian.(Dok.Kelurahan Sesumpu)

    Penajam – Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) berencana mengucurkan anggaran senilai Rp200 juta untuk mendukung pengembangan kampung zakat wisata kolam pemancingan di Kelurahan Sesumpu, Kecamatan Penajam.  

    Kepala Bidang (Kabid) Perikanan Budidaya dan Lingkungan Diskan PPU, Musakkar Mulyadi mengatakan dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025 itu akan digunakan untuk pengadaan kolam terpal, penaburan lima ribu benih ikan nila dan pakan ikan.

    “Rp200 juta telah kita siapkan di tahun ini untuk mengembangkan kampung zakat wisata kolam pemancingan Sesumpu yang baru saja dilaunching pada 22 Januari 2025 lalu,” kata Musakkar, Selasa (28/1/2025).  

    Sebelum ikan dilepaskan ke kolam pemancingan, Diskan PPU akan membudidayakan benih ikan terlebih dahulu melalui kolam terpal yang menggunakan sistem bioflok untuk mempercepat proses pembesaran ikan.

    “Dengan menggunakan kolam bioflok, maka ikan-ikan akan berkembang dengan pesat dibandingkan budidaya yang menggunakan metode konvensional, sehingga masyarakat juga langsung bisa merasakan memancing di kampung zakat wisata kolam pemancingan,” jelasnya.  

    Pihaknya juga turut memberikan pelatihan dan pendampingan bagi warga yang ingin mencoba membudidayakan ikan dengan menggunakan sistem bioflok. 

    Pendampingan itu, kata dia, diharapkan dapat menjadi contoh bagi warga untuk mengembangkan usaha budidaya ikan secara mandiri.  

    “Program ini kita harapkan dapat menjadi percontohan, khususnya untuk warga yang semulanya belajar cara membudidayakan ikan di kolam bioflok hingga bisa mandiri,” tandasnya.

    (Sf/By)