Cari disini...
Seputar Kaltim
Area yang bakal ditambah barier di Jalan S Parman - Gatot Subroto hingga Jalan Camar. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)
Samarinda - Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda berencana memasang sekitar 300 barier tambahan dari simpang empat lampu merah di Jalan S. Parman menuju Jalan Gatot Subroto hingga Jalan Camar.
Saat ini, sudah terpasang sekitar 50 barier, dan penambahan ini diharapkan dapat mengatasi masalah kemacetan yang terjadi di kawasan tersebut.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda, Hotmarulitua Manalu, mengungkapkan bahwa setiap barier memiliki biaya sekitar Rp1 juta.
Namun, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk membuat barier permanen dengan lebar sekitar 50 cm yang akan memanjang hingga ke Jalan Camar dan Merak.
“Kalau ada dukungan dari CSR, kita akan pasang bulan ini juga,” ujar Manalu, Jumat (9/8/2024).
Manalu juga menyatakan bahwa setelah pemasangan barier ini, diharapkan tidak ada lagi masyarakat yang melakukan putar balik sembarangan yang bisa menyebabkan kemacetan.
Namun, ia memprediksi kemacetan mungkin akan terjadi di Jalan Camar yang menembus Jalan Hasan Basri.
“Itu jadi PR kita juga, tapi kita uji coba dulu sambil kita evaluasi,” tambahnya.
Selain itu, Manalu juga mengungkapkan bahwa pihaknya sedang berupaya mendapatkan dukungan dana dari Pertamina, mengingat tanggung jawab SPBU di kawasan tersebut.
SPBU yang berada di Jalan Gatot Subroto saat ini hanya melayani pembelian BBM subsidi untuk kendaraan roda dua. Jika kebijakan ini masih belum mampu mengurangi kemacetan, pihaknya akan melakukan evaluasi kembali.
Seorang pengendara roda dua, Amalia, yang sering antre di SPBU Gatot Subroto, mengakui bahwa arus lalu lintas di kawasan tersebut sudah lebih baik dari sebelumnya selama dua hari ini.
Namun, ia menambahkan bahwa masih ada sebagian masyarakat yang tidak tertib berlalu lintas.
“Orang-orang kadang mau cepatnya saja, jadi langsung putar balik di depan SPBU ini. Kalau bisa pembatas jalan ini ditambah,” kata Amalia.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Area yang bakal ditambah barier di Jalan S Parman - Gatot Subroto hingga Jalan Camar. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)
Samarinda - Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda berencana memasang sekitar 300 barier tambahan dari simpang empat lampu merah di Jalan S. Parman menuju Jalan Gatot Subroto hingga Jalan Camar.
Saat ini, sudah terpasang sekitar 50 barier, dan penambahan ini diharapkan dapat mengatasi masalah kemacetan yang terjadi di kawasan tersebut.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda, Hotmarulitua Manalu, mengungkapkan bahwa setiap barier memiliki biaya sekitar Rp1 juta.
Namun, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk membuat barier permanen dengan lebar sekitar 50 cm yang akan memanjang hingga ke Jalan Camar dan Merak.
“Kalau ada dukungan dari CSR, kita akan pasang bulan ini juga,” ujar Manalu, Jumat (9/8/2024).
Manalu juga menyatakan bahwa setelah pemasangan barier ini, diharapkan tidak ada lagi masyarakat yang melakukan putar balik sembarangan yang bisa menyebabkan kemacetan.
Namun, ia memprediksi kemacetan mungkin akan terjadi di Jalan Camar yang menembus Jalan Hasan Basri.
“Itu jadi PR kita juga, tapi kita uji coba dulu sambil kita evaluasi,” tambahnya.
Selain itu, Manalu juga mengungkapkan bahwa pihaknya sedang berupaya mendapatkan dukungan dana dari Pertamina, mengingat tanggung jawab SPBU di kawasan tersebut.
SPBU yang berada di Jalan Gatot Subroto saat ini hanya melayani pembelian BBM subsidi untuk kendaraan roda dua. Jika kebijakan ini masih belum mampu mengurangi kemacetan, pihaknya akan melakukan evaluasi kembali.
Seorang pengendara roda dua, Amalia, yang sering antre di SPBU Gatot Subroto, mengakui bahwa arus lalu lintas di kawasan tersebut sudah lebih baik dari sebelumnya selama dua hari ini.
Namun, ia menambahkan bahwa masih ada sebagian masyarakat yang tidak tertib berlalu lintas.
“Orang-orang kadang mau cepatnya saja, jadi langsung putar balik di depan SPBU ini. Kalau bisa pembatas jalan ini ditambah,” kata Amalia.
(Sf/Rs)