Cari disini...
Seputar Kaltim
Kepala Dishub Samarinda, Hotmarulitua Manalu. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)
Samarinda - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda akan menggelar pelatihan mengemudi bagi sopir truk. Kepala Dishub Samarinda, Hotmarulitua Manalu menyampaikan, hal ini lantaran dilatarbelakangi oleh insiden kecelakaan yang sering terjadi oleh kendaraan besar, dipicu oleh teknik mengemudi yang kurang tepat.
Nantinya, fokus pelatihan ini diberikan pada teknik pengereman yang baik dan benar. Karena, Manalu menjelaskan bahwa rem blong dan teknik pengereman yang keliru sering menjadi penyebab utama kecelakaan. Sehingga ia menyoroti pentingnya pemahaman sopir terhadap teknik pengereman yang benar.
“Kami ingin memastikan pengemudi paham betul bagaimana cara menghentikan kendaraan secara aman,” ujar Manalu.
Selain itu, upaya ini juga mencakup penertiban kendaraan yang memodifikasi komponen keselamatan. Dishub juga akan memperketat pengawasan kendaraan berat yang menggunakan klakson variasi atau 'telolet', karena dapat mengganggu fungsi sistem pengereman.
Ia mengatakan, kendaraan semacam ini akan sulit lolos uji kir jika ditemukan modifikasi pada sistem keamanannya. Menurutnya, penggunaan klakson ini tidak hanya mengganggu, tetapi juga membahayakan pengguna jalan lainnya.
Dengan langkah ini, ia berharap dapat meningkatkan kesadaran para pengemudi tentang pentingnya keselamatan berkendara serta memastikan kendaraan yang beroperasi memenuhi standar keamanan.
Terkait dengan rencana itu, pihaknya tengah mempersiapkan segala kebutuhannya, termasuk anggaran juga akan melibatkan kerja sama dengan stakeholder terkait. Materi yang disampaikan meliputi perawatan kendaraan, teknik berkendara termasuk pengereman dan kepatuhan terhadap rambu lalu lintas.
"Kami sedang mempersiapkan teknis pelaksanaan, termasuk pengajuan anggaran kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan bekerja sama dengan Badan Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kalimantan Timur," pungkasnya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Kepala Dishub Samarinda, Hotmarulitua Manalu. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)
Samarinda - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda akan menggelar pelatihan mengemudi bagi sopir truk. Kepala Dishub Samarinda, Hotmarulitua Manalu menyampaikan, hal ini lantaran dilatarbelakangi oleh insiden kecelakaan yang sering terjadi oleh kendaraan besar, dipicu oleh teknik mengemudi yang kurang tepat.
Nantinya, fokus pelatihan ini diberikan pada teknik pengereman yang baik dan benar. Karena, Manalu menjelaskan bahwa rem blong dan teknik pengereman yang keliru sering menjadi penyebab utama kecelakaan. Sehingga ia menyoroti pentingnya pemahaman sopir terhadap teknik pengereman yang benar.
“Kami ingin memastikan pengemudi paham betul bagaimana cara menghentikan kendaraan secara aman,” ujar Manalu.
Selain itu, upaya ini juga mencakup penertiban kendaraan yang memodifikasi komponen keselamatan. Dishub juga akan memperketat pengawasan kendaraan berat yang menggunakan klakson variasi atau 'telolet', karena dapat mengganggu fungsi sistem pengereman.
Ia mengatakan, kendaraan semacam ini akan sulit lolos uji kir jika ditemukan modifikasi pada sistem keamanannya. Menurutnya, penggunaan klakson ini tidak hanya mengganggu, tetapi juga membahayakan pengguna jalan lainnya.
Dengan langkah ini, ia berharap dapat meningkatkan kesadaran para pengemudi tentang pentingnya keselamatan berkendara serta memastikan kendaraan yang beroperasi memenuhi standar keamanan.
Terkait dengan rencana itu, pihaknya tengah mempersiapkan segala kebutuhannya, termasuk anggaran juga akan melibatkan kerja sama dengan stakeholder terkait. Materi yang disampaikan meliputi perawatan kendaraan, teknik berkendara termasuk pengereman dan kepatuhan terhadap rambu lalu lintas.
"Kami sedang mempersiapkan teknis pelaksanaan, termasuk pengajuan anggaran kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan bekerja sama dengan Badan Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kalimantan Timur," pungkasnya.
(Sf/Rs)