Seputar Kaltim

    Dishub Samarinda Ancam Tindak Tegas Kendaraan Ready Mix yang Tumpahkan Cor di Jalan

    Penulis:Maulana|Redaktur:Buniyamin
    28 Juli 2023 pukul 17:44 WITA

    Rapat lanjutan mengenai penindakan terhadap kendaraan readh mix atau truk molen yang meninggalkan jejak di jalan Kota Samarinda. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda menindak lanjuti laporan kendaraan ready mix atau truk molen yang membawa cor dan meninggalkan jejak di jalan karena muatannya tumpah.

    Akibatnya tumpahan yang dipenuhi dengan batu kerikil dan semen itu membuat kendaraan lain terganggu hingga tergelincir.

    Jalan umum yang dilalui truk tersebut seperti MT Haryono dan Nusyirwan Ismail. Banyak laporan yang masuk terjadinya kecelakaan di area tersebut.

    Dishub pun mengundang 12 perusahaan yang terlibat dalam penggunaan kendaraan ready mix ini dalam rapat lanjutan penanganan dampak operasional di jalanan Kota Samarinda, Jum'at (28/7/2023).

    Kepala Dishub Samarinda, Hotmarulitua Manalu menyebut akan diberlakukan penertiban kendaraan ready mix. "Kami akan memeriksa izin perusahaan pengelolanya dan akan bersurat kepada Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Samarinda. Sebab soal perizinan 'kan mereka yang urus," jelasnya.

    Ada berapa hal yang nantinya akan ditinjau oleh Dishub. Selain koordinasi dengan DPMPTSP, Dishub juga akan melihat Surat Pernyataan Pengelolaan Lingkungan Hidup (SPPL).

    "Kemudian akan memeriksa KIR dari kendaraan tersebut, yang didalamnya terdapat kelayakan kendaraan," pungkasnya.

    Tak hanya itu, Manalu meminta kepada masyarakat apabila masih menemukan jejak di jalan berupa kerikil dan semen yang mengering untuk segera untuk melaporkannya kepada Dishub Samarinda.

    "Lapor melalui media sosial kami berupa foto saja," pintanya. Hal ini dilakukan demi menjaga lingkungan lalu lintas agar tetap layak digunakan oleh pengendara.

    "Ini jalanan kami gunakan bersama, dengan begitu kami harus tuntaskan bersama, masyarakat dapat melapor, kami akan periksa," tutupnya. 

    (Sf/By)

    Seputar Kaltim

    Dishub Samarinda Ancam Tindak Tegas Kendaraan Ready Mix yang Tumpahkan Cor di Jalan

    Penulis:Maulana|Redaktur:Buniyamin
    28 Juli 2023 pukul 17:44 WITA

    Rapat lanjutan mengenai penindakan terhadap kendaraan readh mix atau truk molen yang meninggalkan jejak di jalan Kota Samarinda. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda menindak lanjuti laporan kendaraan ready mix atau truk molen yang membawa cor dan meninggalkan jejak di jalan karena muatannya tumpah.

    Akibatnya tumpahan yang dipenuhi dengan batu kerikil dan semen itu membuat kendaraan lain terganggu hingga tergelincir.

    Jalan umum yang dilalui truk tersebut seperti MT Haryono dan Nusyirwan Ismail. Banyak laporan yang masuk terjadinya kecelakaan di area tersebut.

    Dishub pun mengundang 12 perusahaan yang terlibat dalam penggunaan kendaraan ready mix ini dalam rapat lanjutan penanganan dampak operasional di jalanan Kota Samarinda, Jum'at (28/7/2023).

    Kepala Dishub Samarinda, Hotmarulitua Manalu menyebut akan diberlakukan penertiban kendaraan ready mix. "Kami akan memeriksa izin perusahaan pengelolanya dan akan bersurat kepada Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Samarinda. Sebab soal perizinan 'kan mereka yang urus," jelasnya.

    Ada berapa hal yang nantinya akan ditinjau oleh Dishub. Selain koordinasi dengan DPMPTSP, Dishub juga akan melihat Surat Pernyataan Pengelolaan Lingkungan Hidup (SPPL).

    "Kemudian akan memeriksa KIR dari kendaraan tersebut, yang didalamnya terdapat kelayakan kendaraan," pungkasnya.

    Tak hanya itu, Manalu meminta kepada masyarakat apabila masih menemukan jejak di jalan berupa kerikil dan semen yang mengering untuk segera untuk melaporkannya kepada Dishub Samarinda.

    "Lapor melalui media sosial kami berupa foto saja," pintanya. Hal ini dilakukan demi menjaga lingkungan lalu lintas agar tetap layak digunakan oleh pengendara.

    "Ini jalanan kami gunakan bersama, dengan begitu kami harus tuntaskan bersama, masyarakat dapat melapor, kami akan periksa," tutupnya. 

    (Sf/By)