Seputar Kaltim

    Dishub Imbau Pengunjung Teras Samarinda agar Tertib Menyeberang di Zebra Cross, Manalu: Jangan sembarangan

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    18 September 2024 pukul 20:13 WITA

    Contoh masyarakat yang tertib lalu lintas dengan menyeberang melalui zebra cross yang tersedia di kawasan Teras Samarinda, Jalan Gajah Mada, Kelurahan Pasar Pagi, Samarinda, Rabu (18/9/2024). (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda, Hotmarulitua Manalu, mengimbau masyarakat, khususnya pengunjung Teras Samarinda, untuk menyeberang di zebra cross guna menjaga kelancaran lalu lintas dan keselamatan pengguna jalan. 

    Menurutnya, ketertiban berlalu lintas sangat penting, terutama di area yang sering padat pengunjung seperti di Teras Samarinda. 

    “Budaya berlalu lintas, terutama kebiasaan menyeberang, bisa menjadi bottleneck dalam lalu lintas. Ketika seseorang menyeberang, kendaraan yang ada pasti berhenti, dan ini menjadi kendala,” ungkap Manalu, Rabu (18/9/2024). 

    Ia melihat bahwa masih banyak masyarakat yang memilih menyeberang di sembarang tempat karena ingin cepat, alih-alih menggunakan zebra cross yang sudah tersedia.Tindakan seperti ini, menurutnya, hanya akan menambah titik hambatan lalu lintas di berbagai area. 

    "Jika semakin banyak masyarakat yang menyeberang di sembarang tempat, maka akan semakin banyak pula titik hambatan lalu lintas. Dengan keterbatasan personel kami, tidak mungkin mengawasi setiap titik penyeberangan yang tidak resmi," lanjutnya.

    Selain itu, ia juga meminta masyarakat untuk memarkir kendaraannya di tempat yang sudah disediakan agar tidak mengganggu arus lalu lintas yang berpotensi menyebabkan kemacetan.

    "Parkir di seberang Teras Samarinda jangan sampai terjadi, karena masyarakat akan langsung menyeberang sembarangan dan ini memperburuk kondisi lalu lintas," tegasnya.

    Untuk mengatasi masalah ini, Manalu menggungkap pihaknya berencana memasang pelican cross di beberapa titik yang sering dijadikan tempat penyeberangan oleh masyarakat. Pelican cross merupakan alat bantu bagi penyeberang jalan dengan memanfaatkan lampu sebagai penanda. 

    Namun, sebelum pemasangan dilakukan, Manalu meminta masyarakat agar bisa lebih disiplin dengan menyeberang di zebra cross. 

    Ia menyatakan bahwa pengadaan pelican cross ini sudah masuk dalam perencanaan dan akan diajukan dalam APBD perubahan tahun ini.

    "Kami harap masyarakat lebih sadar akan pentingnya menyeberang di tempat yang sudah disediakan demi keselamatan bersama dan kelancaran lalu lintas," pungkasnya. 

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Dishub Imbau Pengunjung Teras Samarinda agar Tertib Menyeberang di Zebra Cross, Manalu: Jangan sembarangan

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    18 September 2024 pukul 20:13 WITA

    Contoh masyarakat yang tertib lalu lintas dengan menyeberang melalui zebra cross yang tersedia di kawasan Teras Samarinda, Jalan Gajah Mada, Kelurahan Pasar Pagi, Samarinda, Rabu (18/9/2024). (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda, Hotmarulitua Manalu, mengimbau masyarakat, khususnya pengunjung Teras Samarinda, untuk menyeberang di zebra cross guna menjaga kelancaran lalu lintas dan keselamatan pengguna jalan. 

    Menurutnya, ketertiban berlalu lintas sangat penting, terutama di area yang sering padat pengunjung seperti di Teras Samarinda. 

    “Budaya berlalu lintas, terutama kebiasaan menyeberang, bisa menjadi bottleneck dalam lalu lintas. Ketika seseorang menyeberang, kendaraan yang ada pasti berhenti, dan ini menjadi kendala,” ungkap Manalu, Rabu (18/9/2024). 

    Ia melihat bahwa masih banyak masyarakat yang memilih menyeberang di sembarang tempat karena ingin cepat, alih-alih menggunakan zebra cross yang sudah tersedia.Tindakan seperti ini, menurutnya, hanya akan menambah titik hambatan lalu lintas di berbagai area. 

    "Jika semakin banyak masyarakat yang menyeberang di sembarang tempat, maka akan semakin banyak pula titik hambatan lalu lintas. Dengan keterbatasan personel kami, tidak mungkin mengawasi setiap titik penyeberangan yang tidak resmi," lanjutnya.

    Selain itu, ia juga meminta masyarakat untuk memarkir kendaraannya di tempat yang sudah disediakan agar tidak mengganggu arus lalu lintas yang berpotensi menyebabkan kemacetan.

    "Parkir di seberang Teras Samarinda jangan sampai terjadi, karena masyarakat akan langsung menyeberang sembarangan dan ini memperburuk kondisi lalu lintas," tegasnya.

    Untuk mengatasi masalah ini, Manalu menggungkap pihaknya berencana memasang pelican cross di beberapa titik yang sering dijadikan tempat penyeberangan oleh masyarakat. Pelican cross merupakan alat bantu bagi penyeberang jalan dengan memanfaatkan lampu sebagai penanda. 

    Namun, sebelum pemasangan dilakukan, Manalu meminta masyarakat agar bisa lebih disiplin dengan menyeberang di zebra cross. 

    Ia menyatakan bahwa pengadaan pelican cross ini sudah masuk dalam perencanaan dan akan diajukan dalam APBD perubahan tahun ini.

    "Kami harap masyarakat lebih sadar akan pentingnya menyeberang di tempat yang sudah disediakan demi keselamatan bersama dan kelancaran lalu lintas," pungkasnya. 

    (Sf/Rs)