Disebut Tak Terlibat Kasus Penemuan Jenazah, Manajemen Kimia Farma Sambangi Kediaman Keluarga Korban

    Seputarfakta.com - Maulana -

    Seputar Kaltim

    23 Maret 2024 07:06 WIB

    PT Kimia Farma Apotek. (Foto: Istimewa)

    Samarinda - Polresta Samarinda telah menyatakan bahwa PT Kimia Farma Apotek (KFA) tak punya keterlibatan murni, dalam kasus penemuan jenazah di salah satu jaringan apotek KFA yang berlokasi di Jalan Hidayatullah, Kota Samarinda. 

    Hal itu diungkapkan oleh Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Ary Fadli saat rilis pada Rabu (20/3/2024), mengenai keberlanjutan penanganan kasus kematian perempuan berinisial BMJ di gudang Kimia Farma.

    Dalam penanganan kasus yang masih berlanjut ini, pihak KFA tak tinggal diam. Direktur operasional KFA, Muhardiman menyambangi dan bersilaturahmi kepada keluarga korban, sekaligus menyampaikan belasungkawa. Polresta Samarinda ikut mendampingi sebagai fasilitator pertemuan antara kedua belah pihak.

    "Pertemuan ini merupakan langkah awal bagi Kimia Farma Apotek dan keluarga Almarhumah BMJ untuk saling menjalin silaturahmi. Yang terpenting adalah terjalinnya komunikasi antara kedua belah pihak sehingga kesalahpahaman dapat terselesaikan," papar Kompol Wawan Aldomoro, Kasat Intelkam yang mewakili dari Polresta Samarinda, pada Rabu (20/3/2024) malam.

    Muhardiman secara tegas mengungkapkan dukungannya dan proaktif dalam mengusut secara tuntas kasus tersebut. "Sejak ditemukannya jasad Almarhumah pada Minggu (18/2/2024), kami segera melaporkannya kepada pihak berwajib. Manajemen segera memerintahkan seluruh pegawai apotek untuk kooperatif dengan aparat kepolisian untuk menyelesaikan kasus ini secara transparan dengan memberikan semua data dan informasi pendukung. Tidak ada yang ditutup-tutupi," ujar Muhardin dalam rilis resmi PT KFA.

    Muhardiman berharap adanya kesalahpahaman yang mencuat di publik ini dapat terungkap dengan jelas, seperti apa yang diharapkan oleh Kombespol Ary Fadli.

    "Terkait dengan penyelidikan, kami sangat kooperatif. Kami berkomitmen untuk tidak mentolerir sekecil apapun bentuk kejahatan. Jika memang ada pihak kami yang terbukti terlibat silakan diproses secara hukum," tegas Muhardiman di depan keluarga Almarhumah BMJ.

    (Sf/Rs)

    Tim Editorial

    Connect With Us

    Copyright @ 2023 seputarfakta.com.
    All right reserved

    Kategori

    Informasi

    Disebut Tak Terlibat Kasus Penemuan Jenazah, Manajemen Kimia Farma Sambangi Kediaman Keluarga Korban

    Seputarfakta.com - Maulana -

    Seputar Kaltim

    23 Maret 2024 07:06 WIB

    PT Kimia Farma Apotek. (Foto: Istimewa)

    Samarinda - Polresta Samarinda telah menyatakan bahwa PT Kimia Farma Apotek (KFA) tak punya keterlibatan murni, dalam kasus penemuan jenazah di salah satu jaringan apotek KFA yang berlokasi di Jalan Hidayatullah, Kota Samarinda. 

    Hal itu diungkapkan oleh Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Ary Fadli saat rilis pada Rabu (20/3/2024), mengenai keberlanjutan penanganan kasus kematian perempuan berinisial BMJ di gudang Kimia Farma.

    Dalam penanganan kasus yang masih berlanjut ini, pihak KFA tak tinggal diam. Direktur operasional KFA, Muhardiman menyambangi dan bersilaturahmi kepada keluarga korban, sekaligus menyampaikan belasungkawa. Polresta Samarinda ikut mendampingi sebagai fasilitator pertemuan antara kedua belah pihak.

    "Pertemuan ini merupakan langkah awal bagi Kimia Farma Apotek dan keluarga Almarhumah BMJ untuk saling menjalin silaturahmi. Yang terpenting adalah terjalinnya komunikasi antara kedua belah pihak sehingga kesalahpahaman dapat terselesaikan," papar Kompol Wawan Aldomoro, Kasat Intelkam yang mewakili dari Polresta Samarinda, pada Rabu (20/3/2024) malam.

    Muhardiman secara tegas mengungkapkan dukungannya dan proaktif dalam mengusut secara tuntas kasus tersebut. "Sejak ditemukannya jasad Almarhumah pada Minggu (18/2/2024), kami segera melaporkannya kepada pihak berwajib. Manajemen segera memerintahkan seluruh pegawai apotek untuk kooperatif dengan aparat kepolisian untuk menyelesaikan kasus ini secara transparan dengan memberikan semua data dan informasi pendukung. Tidak ada yang ditutup-tutupi," ujar Muhardin dalam rilis resmi PT KFA.

    Muhardiman berharap adanya kesalahpahaman yang mencuat di publik ini dapat terungkap dengan jelas, seperti apa yang diharapkan oleh Kombespol Ary Fadli.

    "Terkait dengan penyelidikan, kami sangat kooperatif. Kami berkomitmen untuk tidak mentolerir sekecil apapun bentuk kejahatan. Jika memang ada pihak kami yang terbukti terlibat silakan diproses secara hukum," tegas Muhardiman di depan keluarga Almarhumah BMJ.

    (Sf/Rs)