Cari disini...
Seputar Kaltim
Kabid Sarpras Disdikpora PPU, Ricci Firmansyah.(Dok.Adi)
Penajam - Dinas Pendidikan dan Olahraga (Disdikpora) Penajam Paser Utara (PPU) akan memprioritaskan pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) untuk sejumlah sekolah di wilayah PPU pada 2025 mendatang.
Ini dikarenakan saat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2024/2025, terdapat beberapa sekolah yang tak mampu menampung murid baru karena kapasitas yang disediakan melebihi batas maksimum, sehingga banyak yang dialihkan ke sekolah lainnya.
“Terdapat beberapa sekolah yang RKB-nya sudah tidak mencukupi lagi untuk menampung murid baru, sehingga pada tahun depan RKB menjadi prioritas utama kami," kata Kepala Bidang (Kabid) Sarana dan Prasarana (Sarpras) Disdikpora PPU, Ricci Firmansyah, Kamis (8/8/2024).
Ricci mengaku terdapat tiga sekolah yang menjadi prioritas pembangunan RKB, yakni Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Kecamatan Penajam, SMPN 22 Kelurahan Gunung Seteleng dan SMPN 9 Tanjung.
Disdikpora PPU juga tengah mengusulkan pembangunan RKB untuk beberapa Sekolah Dasar Negeri (SDN), seperti SDN 007 Kelurahan Jenebora, SDN 022 Kelurahan Nenang dan SDN 033 di Kelurahan Riko.
“Untuk merealisasikan rencana pembangunan tersebut, perkiraan jumlah anggaran yang akan dialokasikan sekitar Rp100 miliar,” katanya.
Tak hanya berfokus pada pembangunan RKB saja, Disdikpora tengah mengusulkan pembangunan gedung baru untuk SMPN 5 PPU karena bangunannya terlihat mengkhawatirkan untuk ditempati.
“Itu juga termasuk prioritas kami agar dapat memberikan rasa nyaman dan aman saat proses belajar mengajar,” pungkasnya.
(Sf/By)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Kabid Sarpras Disdikpora PPU, Ricci Firmansyah.(Dok.Adi)
Penajam - Dinas Pendidikan dan Olahraga (Disdikpora) Penajam Paser Utara (PPU) akan memprioritaskan pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) untuk sejumlah sekolah di wilayah PPU pada 2025 mendatang.
Ini dikarenakan saat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2024/2025, terdapat beberapa sekolah yang tak mampu menampung murid baru karena kapasitas yang disediakan melebihi batas maksimum, sehingga banyak yang dialihkan ke sekolah lainnya.
“Terdapat beberapa sekolah yang RKB-nya sudah tidak mencukupi lagi untuk menampung murid baru, sehingga pada tahun depan RKB menjadi prioritas utama kami," kata Kepala Bidang (Kabid) Sarana dan Prasarana (Sarpras) Disdikpora PPU, Ricci Firmansyah, Kamis (8/8/2024).
Ricci mengaku terdapat tiga sekolah yang menjadi prioritas pembangunan RKB, yakni Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Kecamatan Penajam, SMPN 22 Kelurahan Gunung Seteleng dan SMPN 9 Tanjung.
Disdikpora PPU juga tengah mengusulkan pembangunan RKB untuk beberapa Sekolah Dasar Negeri (SDN), seperti SDN 007 Kelurahan Jenebora, SDN 022 Kelurahan Nenang dan SDN 033 di Kelurahan Riko.
“Untuk merealisasikan rencana pembangunan tersebut, perkiraan jumlah anggaran yang akan dialokasikan sekitar Rp100 miliar,” katanya.
Tak hanya berfokus pada pembangunan RKB saja, Disdikpora tengah mengusulkan pembangunan gedung baru untuk SMPN 5 PPU karena bangunannya terlihat mengkhawatirkan untuk ditempati.
“Itu juga termasuk prioritas kami agar dapat memberikan rasa nyaman dan aman saat proses belajar mengajar,” pungkasnya.
(Sf/By)