Cari disini...
Seputar Kaltim
Kabid Sarpras Disdikpora PPU, Ricci Firmansyah.(Foto : Agus Saputra/Seputarfakta.com)
Penajam - Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Penajam Paser Utara (PPU) menggelontorkan Rp50 Miliar untuk pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) dan rehabilitasi 20 lembaga pendidikan tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) pada 2025 ini.
“Jadi 20 sekolah itu adalah sekolah-sekolah yang sangat membutuhkan perbaikan, terutama bagi sekolah yang kerap diterjang banjir atau lainnya,” ucap Kepala Bidang (Kabid) Sarana dan Prasarana (Sarpras) Disdikpora PPU, Ricci Firmansyah, Rabu (22/1/2025).
Kata dia, rencana pembangunan fisik sekolah akan dilangsungkan pada April 2025 mendatang. Pengerjaannya, ditargetkan selesai sebelum Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2025/2026 dibuka.
Saat hasil PPDB diumumkan, masih ditemukan beberapa sekolah yang tidak memiliki ruang yang cukup untuk menampung atau mengakomodir calon pelajar karena jumlah kuota yang disediakan terbatas, sehingga masih ada sebagian anak-anak usia sekolah yang tidak memiliki kesempatan untuk menuntut ilmu di lembaga pendidikan.
“Antusias pendaftar PPDB tinggi setiap tahunnya dan satu Ruang Kelas Belajar (RKB) di tingkat SD hanya mampu menampung 28 peserta didik, sedangkan SMP hanya 32 pelajar. Jadi tidak bisa menampung semuanya,” ungkapnya.
Terkait jadwal pelaksanaan PPDB 2025/2026, Disdikpora PPU belum menerima informasi dan pengumuman dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
“Jadwalnya belum diumumkan, tapi kami berharap pembangunan RKB dan rehab di 20 sekolah itu dapat terselesaikan sebelum PPDB diumumkan, ini bertujuan agar daya tampung peserta didik lebih maksimal dan dapat memberikan rasa nyaman dan aman kepada pelajar saat fisik bangunan telah dibenahi,” tandasnya.
(Sf/By)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Kabid Sarpras Disdikpora PPU, Ricci Firmansyah.(Foto : Agus Saputra/Seputarfakta.com)
Penajam - Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Penajam Paser Utara (PPU) menggelontorkan Rp50 Miliar untuk pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) dan rehabilitasi 20 lembaga pendidikan tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) pada 2025 ini.
“Jadi 20 sekolah itu adalah sekolah-sekolah yang sangat membutuhkan perbaikan, terutama bagi sekolah yang kerap diterjang banjir atau lainnya,” ucap Kepala Bidang (Kabid) Sarana dan Prasarana (Sarpras) Disdikpora PPU, Ricci Firmansyah, Rabu (22/1/2025).
Kata dia, rencana pembangunan fisik sekolah akan dilangsungkan pada April 2025 mendatang. Pengerjaannya, ditargetkan selesai sebelum Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2025/2026 dibuka.
Saat hasil PPDB diumumkan, masih ditemukan beberapa sekolah yang tidak memiliki ruang yang cukup untuk menampung atau mengakomodir calon pelajar karena jumlah kuota yang disediakan terbatas, sehingga masih ada sebagian anak-anak usia sekolah yang tidak memiliki kesempatan untuk menuntut ilmu di lembaga pendidikan.
“Antusias pendaftar PPDB tinggi setiap tahunnya dan satu Ruang Kelas Belajar (RKB) di tingkat SD hanya mampu menampung 28 peserta didik, sedangkan SMP hanya 32 pelajar. Jadi tidak bisa menampung semuanya,” ungkapnya.
Terkait jadwal pelaksanaan PPDB 2025/2026, Disdikpora PPU belum menerima informasi dan pengumuman dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
“Jadwalnya belum diumumkan, tapi kami berharap pembangunan RKB dan rehab di 20 sekolah itu dapat terselesaikan sebelum PPDB diumumkan, ini bertujuan agar daya tampung peserta didik lebih maksimal dan dapat memberikan rasa nyaman dan aman kepada pelajar saat fisik bangunan telah dibenahi,” tandasnya.
(Sf/By)