Cari disini...
Seputar Kaltim
Foto Presiden, Prabowo Subianto dan Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka. (Foto: Sekretariat Presiden/Seputarfakta.com)
Samarinda - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Samarinda, Asli Nuryadin, mengungkapkan bahwa pihaknya telah memberikan instruksi agar dilakukan penggantian foto presiden kepada seluruh sekolah di Samarinda.
Ia mengungkap langkah ini diambil sebagai respons terhadap pergantian pemimpin yang baru, di mana setiap sekolah diharapkan dapat segera mengganti foto pemimpin di lingkungan sekolahnya.
Dalam penjelasannya, Nuryadin menjelaskan bahwa meskipun tidak ada pengadaan khusus untuk foto presiden, pihaknya telah memfasilitasi pengiriman foto resmi yang didapat dari pusat dan pemerintah kota.
"Kami tidak melakukan pengadaan yang spesifik, tetapi kami sudah mengirimkan link foto tersebut ke semua sekolah. Sekolah-sekolah diharapkan dapat mencetak foto tersebut atau membeli versi yang sudah jadi," ujarnya.
Lebih lanjut, Nuryadin menekankan bahwa sekolah-sekolah memiliki dana Bantuan Operasional Sekolah Nasional (BOSNAS) dan Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) yang dapat digunakan untuk pengadaan foto tersebut.
"Kami percaya bahwa sekolah-sekolah dapat mengelola pengadaan ini dengan baik. Kami tidak memberikan batasan waktu yang ketat, tetapi semakin cepat foto tersebut dicetak atau dipasang, akan semakin baik," tambahnya.
Nuryadin juga menekankan pentingnya inisiatif dari pihak sekolah untuk segera melakukan penggantian foto.
"Kami akan terus memberikan imbauan agar sekolah-sekolah segera mengganti foto Presiden dan wakil presiden, saya yakin pihak sekolah bisa menghandle itu," pungkasnya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Foto Presiden, Prabowo Subianto dan Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka. (Foto: Sekretariat Presiden/Seputarfakta.com)
Samarinda - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Samarinda, Asli Nuryadin, mengungkapkan bahwa pihaknya telah memberikan instruksi agar dilakukan penggantian foto presiden kepada seluruh sekolah di Samarinda.
Ia mengungkap langkah ini diambil sebagai respons terhadap pergantian pemimpin yang baru, di mana setiap sekolah diharapkan dapat segera mengganti foto pemimpin di lingkungan sekolahnya.
Dalam penjelasannya, Nuryadin menjelaskan bahwa meskipun tidak ada pengadaan khusus untuk foto presiden, pihaknya telah memfasilitasi pengiriman foto resmi yang didapat dari pusat dan pemerintah kota.
"Kami tidak melakukan pengadaan yang spesifik, tetapi kami sudah mengirimkan link foto tersebut ke semua sekolah. Sekolah-sekolah diharapkan dapat mencetak foto tersebut atau membeli versi yang sudah jadi," ujarnya.
Lebih lanjut, Nuryadin menekankan bahwa sekolah-sekolah memiliki dana Bantuan Operasional Sekolah Nasional (BOSNAS) dan Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) yang dapat digunakan untuk pengadaan foto tersebut.
"Kami percaya bahwa sekolah-sekolah dapat mengelola pengadaan ini dengan baik. Kami tidak memberikan batasan waktu yang ketat, tetapi semakin cepat foto tersebut dicetak atau dipasang, akan semakin baik," tambahnya.
Nuryadin juga menekankan pentingnya inisiatif dari pihak sekolah untuk segera melakukan penggantian foto.
"Kami akan terus memberikan imbauan agar sekolah-sekolah segera mengganti foto Presiden dan wakil presiden, saya yakin pihak sekolah bisa menghandle itu," pungkasnya.
(Sf/Rs)