Cari disini...
Seputar Kaltim
Kepala Disdikbud Kutim Mulyono saat menyampaikan sambutan pada Konferensi PGRI Kabupaten di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutim. (foto:lisda/seputarfakta.com)
Sangatta – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur (Kutim) menegaskan peran Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) sebagai mitra penting dalam mendukung kemajuan pendidikan di daerah.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutim, Mulyono menyampaikan PGRI bukan sekadar organisasi profesi, tetapi mitra penting pemerintah dalam memperjuangkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan guru.
“Dengan kepengurusan yang baru, semangatnya juga harus baru. Mari kita susun ulang program bersama dan memajukan pendidikan dengan tetap menjalankan hak dan kewajiban masing-masing,” ujar Mulyono saat Konferensi PGRI Kabupaten Kutim di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutim, Selasa (2/2/2026).
Ia menekankan pentingnya sinergi antara PGRI, Dinas Pendidikan dan Dewan Pendidikan agar program-program pendidikan dapat berjalan searah dan berdampak langsung ke sekolah serta guru di lapangan.
"Kita susun bersama program-program pendidikan yang bisa sama-sama didukung oleh Dinas Pendidikan dan PGRI," katanya.
Selain itu, Mulyono menyampaikan sekretariat PGRI Kutim telah dibangun dan siap digunakan, serta akan disinergikan dengan Dewan Pendidikan.
“Hal-hal teknis yang masih perlu disempurnakan akan dibenahi bersama,” katanya.
Sementara Ketua PGRI Kutim, Suyatno mengatakan konferensi kabupaten menjadi momentum evaluasi organisasi sekaligus penentuan langkah PGRI ke depan.
“Yang terpenting bukan hanya pelaksanaannya, tetapi keputusan yang dihasilkan benar-benar membawa perbaikan bagi guru dan pendidikan di Kutim,” tutup Suyatno.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Kepala Disdikbud Kutim Mulyono saat menyampaikan sambutan pada Konferensi PGRI Kabupaten di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutim. (foto:lisda/seputarfakta.com)
Sangatta – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur (Kutim) menegaskan peran Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) sebagai mitra penting dalam mendukung kemajuan pendidikan di daerah.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutim, Mulyono menyampaikan PGRI bukan sekadar organisasi profesi, tetapi mitra penting pemerintah dalam memperjuangkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan guru.
“Dengan kepengurusan yang baru, semangatnya juga harus baru. Mari kita susun ulang program bersama dan memajukan pendidikan dengan tetap menjalankan hak dan kewajiban masing-masing,” ujar Mulyono saat Konferensi PGRI Kabupaten Kutim di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutim, Selasa (2/2/2026).
Ia menekankan pentingnya sinergi antara PGRI, Dinas Pendidikan dan Dewan Pendidikan agar program-program pendidikan dapat berjalan searah dan berdampak langsung ke sekolah serta guru di lapangan.
"Kita susun bersama program-program pendidikan yang bisa sama-sama didukung oleh Dinas Pendidikan dan PGRI," katanya.
Selain itu, Mulyono menyampaikan sekretariat PGRI Kutim telah dibangun dan siap digunakan, serta akan disinergikan dengan Dewan Pendidikan.
“Hal-hal teknis yang masih perlu disempurnakan akan dibenahi bersama,” katanya.
Sementara Ketua PGRI Kutim, Suyatno mengatakan konferensi kabupaten menjadi momentum evaluasi organisasi sekaligus penentuan langkah PGRI ke depan.
“Yang terpenting bukan hanya pelaksanaannya, tetapi keputusan yang dihasilkan benar-benar membawa perbaikan bagi guru dan pendidikan di Kutim,” tutup Suyatno.
(Sf/Lo)