Seputar Kaltim

    Disdikbud Kutim Rapikan 1.070 Honorer, Buka Peluang Menuju PPPK

    Penulis:Lisda|Redaktur:Lodya A
    04 Februari 2026 pukul 21:01 WITA

    (Guru : Dok. Ilustrasi Freepik)

    Sangatta – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) tengah melakukan pembenahan data dan administrasi terhadap 1.070 tenaga honorer yang bekerja di sekolah negeri.

    Kepala Disdikbud Kutim, Mulyono menyampaikan tenaga honorer tersebut masih menjadi bagian dari sistem pendidikan di Kutim. Jumlahnya terdiri dari tenaga pendidik dan tenaga administrasi sekolah.

    “Honorer memang masih ada. Jumlah honorer kita di sekolah negeri secara keseluruhan ada 1.070 orang, tapi terbagi dua, ada guru dan ada juga admin,” ujar Mulyono.

    Tenaga administrasi yang dimaksud meliputi operator sekolah hingga tenaga Tata Usaha (TU) yang memiliki peran penting dalam mendukung kelancaran operasional sekolah.

    Menurut Mulyono, pembenahan data dan administrasi tersebut dilakukan sebagai langkah penataan administrasi dan kepegawaian tenaga honorer ke depannya

    “Sekarang kita lagi merapikan administrasinya dan segala macam. Mudah-mudahan nanti ada peluang untuk bisa naik ke PPPK,” tutupnya.

    Disdikbud Kutim berharap proses penataan tersebut dapat membuka kesempatan bagi tenaga honorer untuk memperoleh status kepegawaian yang lebih jelas ke depannya.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Disdikbud Kutim Rapikan 1.070 Honorer, Buka Peluang Menuju PPPK

    Penulis:Lisda|Redaktur:Lodya A
    04 Februari 2026 pukul 21:01 WITA

    (Guru : Dok. Ilustrasi Freepik)

    Sangatta – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) tengah melakukan pembenahan data dan administrasi terhadap 1.070 tenaga honorer yang bekerja di sekolah negeri.

    Kepala Disdikbud Kutim, Mulyono menyampaikan tenaga honorer tersebut masih menjadi bagian dari sistem pendidikan di Kutim. Jumlahnya terdiri dari tenaga pendidik dan tenaga administrasi sekolah.

    “Honorer memang masih ada. Jumlah honorer kita di sekolah negeri secara keseluruhan ada 1.070 orang, tapi terbagi dua, ada guru dan ada juga admin,” ujar Mulyono.

    Tenaga administrasi yang dimaksud meliputi operator sekolah hingga tenaga Tata Usaha (TU) yang memiliki peran penting dalam mendukung kelancaran operasional sekolah.

    Menurut Mulyono, pembenahan data dan administrasi tersebut dilakukan sebagai langkah penataan administrasi dan kepegawaian tenaga honorer ke depannya

    “Sekarang kita lagi merapikan administrasinya dan segala macam. Mudah-mudahan nanti ada peluang untuk bisa naik ke PPPK,” tutupnya.

    Disdikbud Kutim berharap proses penataan tersebut dapat membuka kesempatan bagi tenaga honorer untuk memperoleh status kepegawaian yang lebih jelas ke depannya.

    (Sf/Lo)