Cari disini...
Seputar Kaltim
Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kukar, Puji Utomo. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara (Kukar) mengajak seluruh anak muda untuk dapat bergotong royong dalam melestarikan kebudayaan di Kukar.
Peran pemuda dalam melestarikan kebudayaan sangatlah dibutuhkan agar tidak punah tergerus perkembangan zaman.
Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kukar, Puji Utomo mengatakan tugas dan fungsi Disdikbud Kukar ialah mencari, mendata dan mencatat ulang kebudayaan yang ada di Kukar.
“Budaya kita ini banyak, salah satu contohnya itu seperti alat musik Gambus. Alhamdulillah sudah ditetapkan sebagai warisan tak benda,” kata Puji Rabu (25/9/2024).
Kemudian kampung Bensamar di Kecamatan Tenggarong hampir punah, tetapi saat ini mulai di kembangkan lagi.
Punahnya budaya itu karena tak ada yang perduli, sehingga anak muda harus berperan dan turut melestarikannya.
"Kita sudah mulai membangun kembali pelan pelan, rugi sekali kalau budaya kita punah,” sebutnya.
Ia berpesan kepada anak muda untuk lebih giat dalam mempelajari dan mengenal kebudayaan-kebudayaan yang ada di Kukar.
Sebab, lanjut dia, dengan keberadaan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur (Kaltim), pendatang dari luar daerah pasti membawa budaya baru ke wilayah ini.
“Anak muda kita harus berani bersaing dan menujukkan serta mengenalkan budaya kita. Jadi peran generasi muda itu sangatlah penting,” pungkasnya.
(Sf/By)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kukar, Puji Utomo. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara (Kukar) mengajak seluruh anak muda untuk dapat bergotong royong dalam melestarikan kebudayaan di Kukar.
Peran pemuda dalam melestarikan kebudayaan sangatlah dibutuhkan agar tidak punah tergerus perkembangan zaman.
Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kukar, Puji Utomo mengatakan tugas dan fungsi Disdikbud Kukar ialah mencari, mendata dan mencatat ulang kebudayaan yang ada di Kukar.
“Budaya kita ini banyak, salah satu contohnya itu seperti alat musik Gambus. Alhamdulillah sudah ditetapkan sebagai warisan tak benda,” kata Puji Rabu (25/9/2024).
Kemudian kampung Bensamar di Kecamatan Tenggarong hampir punah, tetapi saat ini mulai di kembangkan lagi.
Punahnya budaya itu karena tak ada yang perduli, sehingga anak muda harus berperan dan turut melestarikannya.
"Kita sudah mulai membangun kembali pelan pelan, rugi sekali kalau budaya kita punah,” sebutnya.
Ia berpesan kepada anak muda untuk lebih giat dalam mempelajari dan mengenal kebudayaan-kebudayaan yang ada di Kukar.
Sebab, lanjut dia, dengan keberadaan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur (Kaltim), pendatang dari luar daerah pasti membawa budaya baru ke wilayah ini.
“Anak muda kita harus berani bersaing dan menujukkan serta mengenalkan budaya kita. Jadi peran generasi muda itu sangatlah penting,” pungkasnya.
(Sf/By)