Seputar Kaltim

    Disdikbud dan Dinkes Balikpapan Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Pelajar SD dan SMP

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan, Irfan Taufik. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota (DKK) menggelar pemeriksaan kesehatan gratis bagi pelajar tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Balikpapan.

    Program ini merupakan langkah preventif untuk memantau kondisi kesehatan peserta didik sejak dini.

    Disdikbud bertanggung jawab atas kesiapan teknis kegiatan, termasuk penyediaan ruang pemeriksaan dan pengaturan jadwal siswa yang akan diperiksa. Sementara itu, Dinkes menyediakan tenaga kesehatan yang melakukan pemeriksaan.

    "Kegiatan ini sudah dijadwalkan sebelumnya agar pelaksanaannya berjalan lancar dan tidak mengganggu proses belajar-mengajar siswa secara keseluruhan," ucap Kepala Disdikbud Balikpapan, Irfan Taufik kepada media, Jumat (8/8/2025).

    Untuk mendukung kelancaran kegiatan, Disdik juga telah menyiapkan ruangan khusus di setiap sekolah sebagai tempat pemeriksaan. Pemeriksaan dilakukan secara bergantian per kelas.

    “Misalnya, kelas 1A diperiksa terlebih dahulu, dilanjutkan dengan kelas 1B, dan seterusnya,” akunya.

    Pemeriksaan kesehatan ini juga mendukung program lain yang tengah berjalan, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG). Dengan mengetahui kondisi kesehatan anak-anak, pihak sekolah dan orang tua bisa memberikan perhatian lebih terhadap gizi dan kebutuhan medis anak.

    “Ini program yang sangat baik. Anak-anak sejak dini perlu diberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga kesehatan. Dari pemeriksaan ini, kami juga bisa mengetahui apakah ada siswa yang mengalami gangguan kesehatan tertentu,” terangnya.

    Jika ditemukan siswa yang sakit atau memiliki kondisi medis khusus, pihak DKK akan melakukan tindak lanjut penanganan.

    “Pemeriksaan saat ini sudah mulai dilakukan di tingkat SD, dan akan dilanjutkan secara bertahap ke tingkat SMP,” paparnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Disdikbud dan Dinkes Balikpapan Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Pelajar SD dan SMP

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan, Irfan Taufik. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota (DKK) menggelar pemeriksaan kesehatan gratis bagi pelajar tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Balikpapan.

    Program ini merupakan langkah preventif untuk memantau kondisi kesehatan peserta didik sejak dini.

    Disdikbud bertanggung jawab atas kesiapan teknis kegiatan, termasuk penyediaan ruang pemeriksaan dan pengaturan jadwal siswa yang akan diperiksa. Sementara itu, Dinkes menyediakan tenaga kesehatan yang melakukan pemeriksaan.

    "Kegiatan ini sudah dijadwalkan sebelumnya agar pelaksanaannya berjalan lancar dan tidak mengganggu proses belajar-mengajar siswa secara keseluruhan," ucap Kepala Disdikbud Balikpapan, Irfan Taufik kepada media, Jumat (8/8/2025).

    Untuk mendukung kelancaran kegiatan, Disdik juga telah menyiapkan ruangan khusus di setiap sekolah sebagai tempat pemeriksaan. Pemeriksaan dilakukan secara bergantian per kelas.

    “Misalnya, kelas 1A diperiksa terlebih dahulu, dilanjutkan dengan kelas 1B, dan seterusnya,” akunya.

    Pemeriksaan kesehatan ini juga mendukung program lain yang tengah berjalan, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG). Dengan mengetahui kondisi kesehatan anak-anak, pihak sekolah dan orang tua bisa memberikan perhatian lebih terhadap gizi dan kebutuhan medis anak.

    “Ini program yang sangat baik. Anak-anak sejak dini perlu diberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga kesehatan. Dari pemeriksaan ini, kami juga bisa mengetahui apakah ada siswa yang mengalami gangguan kesehatan tertentu,” terangnya.

    Jika ditemukan siswa yang sakit atau memiliki kondisi medis khusus, pihak DKK akan melakukan tindak lanjut penanganan.

    “Pemeriksaan saat ini sudah mulai dilakukan di tingkat SD, dan akan dilanjutkan secara bertahap ke tingkat SMP,” paparnya.

    (Sf/Rs)