Cari disini...
Seputar Kaltim
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan, Irfan Taufik. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)
Balikpapan – Menyambut bulan Ramadan 1446 Hijriah, Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) mengumumkan perubahan jadwal kegiatan belajar mengajar di seluruh sekolah.
Berdasarkan Surat Edaran yang akan diterbitkan, libur awal Ramadan dimulai pada 27 Februari hingga 5 Maret 2025.
Kepala Disdikbud Kota Balikpapan, Irfan Taufik menjelaskan, bahwa meskipun ada penyesuaian jadwal, kegiatan belajar selama bulan Ramadan tetap berlangsung hampir sama seperti tahun sebelumnya.
“Jadwal pembelajaran selama Ramadan 2025 tidak banyak berubah dibandingkan tahun lalu,” ujar Irfan, Minggu (16/2/2025).
Selama Ramadan, kegiatan belajar akan tetap berlangsung dengan penyesuaian jam sekolah. Pembelajaran akan dimulai lebih pagi dan disesuaikan dengan durasi yang lebih pendek, mengingat siswa dan guru akan menjalankan ibadah puasa.
Untuk tingkat TK dan SD, rincian jadwal lengkap akan diumumkan melalui edaran resmi. Meskipun ada penyesuaian jadwal, libur penuh tidak diberlakukan selama bulan Ramadan.
Irfan juga mengimbau agar siswa tetap melanjutkan belajar mandiri di rumah selama libur awal Ramadan dan mendekati Lebaran.
“Meskipun ada libur awal Ramadan, kami berharap siswa tetap bersemangat belajar secara mandiri di rumah," jelasnya.
Selain itu, siswa juga akan mendapatkan libur panjang untuk merayakan Idulfitri pada 26-28 Maret dan 2-8 April 2025. Libur ini diatur berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri yang mencakup cuti bersama.
Pendidikan keagamaan juga tetap menjadi bagian dari kurikulum selama Ramadan. Meskipun demikian, pembelajaran tidak hanya diperuntukkan bagi siswa Muslim, melainkan juga mencakup nilai-nilai agama yang berlaku bagi seluruh siswa.
"Pembelajaran ini akan berlangsung dari 6 hingga 25 Maret 2025," tambahnya.
Disdikbud juga meminta orang tua untuk mendampingi anak-anak belajar mandiri di rumah selama Ramadan, serta mengajak pihak sekolah dan pemerintah daerah untuk mendukung kelancaran proses belajar mengajar.
“Kami berharap siswa bisa memanfaatkan Ramadan untuk memperdalam nilai spiritual sambil tetap mengikuti pendidikan dengan baik," pungkasnya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan, Irfan Taufik. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)
Balikpapan – Menyambut bulan Ramadan 1446 Hijriah, Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) mengumumkan perubahan jadwal kegiatan belajar mengajar di seluruh sekolah.
Berdasarkan Surat Edaran yang akan diterbitkan, libur awal Ramadan dimulai pada 27 Februari hingga 5 Maret 2025.
Kepala Disdikbud Kota Balikpapan, Irfan Taufik menjelaskan, bahwa meskipun ada penyesuaian jadwal, kegiatan belajar selama bulan Ramadan tetap berlangsung hampir sama seperti tahun sebelumnya.
“Jadwal pembelajaran selama Ramadan 2025 tidak banyak berubah dibandingkan tahun lalu,” ujar Irfan, Minggu (16/2/2025).
Selama Ramadan, kegiatan belajar akan tetap berlangsung dengan penyesuaian jam sekolah. Pembelajaran akan dimulai lebih pagi dan disesuaikan dengan durasi yang lebih pendek, mengingat siswa dan guru akan menjalankan ibadah puasa.
Untuk tingkat TK dan SD, rincian jadwal lengkap akan diumumkan melalui edaran resmi. Meskipun ada penyesuaian jadwal, libur penuh tidak diberlakukan selama bulan Ramadan.
Irfan juga mengimbau agar siswa tetap melanjutkan belajar mandiri di rumah selama libur awal Ramadan dan mendekati Lebaran.
“Meskipun ada libur awal Ramadan, kami berharap siswa tetap bersemangat belajar secara mandiri di rumah," jelasnya.
Selain itu, siswa juga akan mendapatkan libur panjang untuk merayakan Idulfitri pada 26-28 Maret dan 2-8 April 2025. Libur ini diatur berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri yang mencakup cuti bersama.
Pendidikan keagamaan juga tetap menjadi bagian dari kurikulum selama Ramadan. Meskipun demikian, pembelajaran tidak hanya diperuntukkan bagi siswa Muslim, melainkan juga mencakup nilai-nilai agama yang berlaku bagi seluruh siswa.
"Pembelajaran ini akan berlangsung dari 6 hingga 25 Maret 2025," tambahnya.
Disdikbud juga meminta orang tua untuk mendampingi anak-anak belajar mandiri di rumah selama Ramadan, serta mengajak pihak sekolah dan pemerintah daerah untuk mendukung kelancaran proses belajar mengajar.
“Kami berharap siswa bisa memanfaatkan Ramadan untuk memperdalam nilai spiritual sambil tetap mengikuti pendidikan dengan baik," pungkasnya.
(Sf/Rs)