Seputar Kaltim

    Disdikbud Balikpapan Sesuaikan Jam Belajar dan Tambah Kegiatan Keagamaan Selama Ramadan

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan, Irfan Taufik. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Menyambut bulan Ramadan 1446 Hijriah, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan tengah merampungkan Surat Edaran (SE) yang mengatur jadwal kegiatan sekolah untuk siswa SD dan SMP. 

    Kebijakan ini merupakan respons terhadap keputusan Kementerian Pendidikan yang tidak meliburkan sekolah secara otomatis selama bulan puasa.

    Kepala Disdikbud Kota Balikpapan, Irfan Taufik menjelaskan, bahwa SE ini akan mengatur jadwal libur sebelum Ramadan serta libur lebaran, sekaligus memberikan penyesuaian durasi belajar selama bulan puasa.

    “Untuk jenjang SD, waktu belajar akan dipersingkat menjadi sekitar 120 menit per hari, sementara untuk SMP perubahan waktu masih dalam tahap penyusunan,” ucap Irfan kepada media, Jumat (21/2/2025).

    Lanjut Irfan, durasi belajar ini juga disesuaikan dengan jam masuk sekolah yang untuk SMP akan dimulai sedikit lebih siang, yakni Pukul 08.30 Wita, menggantikan jadwal sebelumnya yang dimulai Pukul 07.30 Wita.

    “Tujuan kami adalah untuk memastikan siswa dapat menjalankan ibadah puasa dengan nyaman, tanpa mengabaikan kegiatan belajar,” imbuhnya 

    Selain penyesuaian waktu belajar, Disdikbud juga berencana menambah kegiatan keagamaan di sekolah-sekolah selama bulan Ramadan. Program seperti tadarus dan kegiatan keagamaan lainnya diharapkan dapat membentuk karakter siswa dan mendalami nilai-nilai keislaman, sekaligus memberi nuansa spiritual dalam kegiatan belajar.

    “Selama bulan puasa, di sekolah akan ada kegiatan yang mendukung pembentukan karakter siswa dan membantu mereka lebih memahami nilai-nilai agama,” tambahnya.

    Dengan kebijakan ini, Disdikbud berharap dapat menjaga keseimbangan antara ibadah dan pendidikan, memungkinkan siswa untuk tetap fokus pada pembelajaran sambil menjalankan ibadah puasa dengan baik. Surat Edaran terkait perubahan jadwal ini akan segera diterbitkan dalam waktu dekat.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Disdikbud Balikpapan Sesuaikan Jam Belajar dan Tambah Kegiatan Keagamaan Selama Ramadan

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan, Irfan Taufik. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Menyambut bulan Ramadan 1446 Hijriah, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan tengah merampungkan Surat Edaran (SE) yang mengatur jadwal kegiatan sekolah untuk siswa SD dan SMP. 

    Kebijakan ini merupakan respons terhadap keputusan Kementerian Pendidikan yang tidak meliburkan sekolah secara otomatis selama bulan puasa.

    Kepala Disdikbud Kota Balikpapan, Irfan Taufik menjelaskan, bahwa SE ini akan mengatur jadwal libur sebelum Ramadan serta libur lebaran, sekaligus memberikan penyesuaian durasi belajar selama bulan puasa.

    “Untuk jenjang SD, waktu belajar akan dipersingkat menjadi sekitar 120 menit per hari, sementara untuk SMP perubahan waktu masih dalam tahap penyusunan,” ucap Irfan kepada media, Jumat (21/2/2025).

    Lanjut Irfan, durasi belajar ini juga disesuaikan dengan jam masuk sekolah yang untuk SMP akan dimulai sedikit lebih siang, yakni Pukul 08.30 Wita, menggantikan jadwal sebelumnya yang dimulai Pukul 07.30 Wita.

    “Tujuan kami adalah untuk memastikan siswa dapat menjalankan ibadah puasa dengan nyaman, tanpa mengabaikan kegiatan belajar,” imbuhnya 

    Selain penyesuaian waktu belajar, Disdikbud juga berencana menambah kegiatan keagamaan di sekolah-sekolah selama bulan Ramadan. Program seperti tadarus dan kegiatan keagamaan lainnya diharapkan dapat membentuk karakter siswa dan mendalami nilai-nilai keislaman, sekaligus memberi nuansa spiritual dalam kegiatan belajar.

    “Selama bulan puasa, di sekolah akan ada kegiatan yang mendukung pembentukan karakter siswa dan membantu mereka lebih memahami nilai-nilai agama,” tambahnya.

    Dengan kebijakan ini, Disdikbud berharap dapat menjaga keseimbangan antara ibadah dan pendidikan, memungkinkan siswa untuk tetap fokus pada pembelajaran sambil menjalankan ibadah puasa dengan baik. Surat Edaran terkait perubahan jadwal ini akan segera diterbitkan dalam waktu dekat.

    (Sf/Rs)