Cari disini...
Seputarfakta.com - Muhammad Anshori -
Seputar Kaltim
Briefing pencarian korban tenggelam di Kecamatan Loa Kulu. (Foto:Aan/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Kepala Disdamkarmatan Kukar, Fida Hurasani memastikan pihaknya tetap melakukan pencarian korban tenggelam hingga malam ini.
Damkarmatan juga telah menambah tim penyelamatan bersama BPBD Kukar di perairan sungai Desa Sepakat, Kecamatan Loa Kulu.
Fida mengungkap pencarian akan dilakukan dengan metode tradisional seperti merawaikan puluhan mata pancing besar supaya korban bisa tersangkut di mata pancing, kemudian menyisir area lokasi kejadian juga dilakukan.
“Untuk malam ini kami tetap lakukan pencarian seperti penyisiran sungai dan metode merawaikan puluhan mata pancing. Sementara air sedang naik, kita juga berhati-hati dalam melakukan pencarian ini,” kata Fida.
Sementara Koordinator Pos Sar, BASARNAS Samarinda, Mardi Sianturi menginfokan pencarian akan dilanjutkan pada Kamis (6/11/2025) besok.
Pusaran air dan arus yang sangat deras di bawah sungai membuat penyelaman tidak bisa dilakukan. Pihaknya juga mengkhawatirkan keselamatan tim penyelam.
“Pencarian dengan penyelaman saat malam sangat sulit, mengingat keselamatan para tim juga sangat penting. Ulak di bawah sangat deras, tidak memungkinkan kami untuk melanjutkan pencarian, berbahaya,” ungkap Mardi.
Kata dia, ada dua titik pusaran air atau ulak besar di lokasi tersebut yang dapat menghambat pencarian korban.
“Kita akan tetap lakukan pencarian, untuk malam ini Tim Damkarmatan Kukar sedang melakukan penyisiran di TKP, besok baru akan kita perluas lokasinya,” sebutnya.
Diketahui, operasi pencarian korban tenggelam akan dilaksanakan selama tujuh hari sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) BASARNAS.
Landasan hukum utama yang mengatur kegiatan pencarian dan pertolongan adalah UU Nomor 29 Tahun 2014 tentang Pencarian dan Pertolongan.
(Sf/Lo)
Tim Editorial
Cari disini...
Seputarfakta.com - Muhammad Anshori -
Seputar Kaltim

Briefing pencarian korban tenggelam di Kecamatan Loa Kulu. (Foto:Aan/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Kepala Disdamkarmatan Kukar, Fida Hurasani memastikan pihaknya tetap melakukan pencarian korban tenggelam hingga malam ini.
Damkarmatan juga telah menambah tim penyelamatan bersama BPBD Kukar di perairan sungai Desa Sepakat, Kecamatan Loa Kulu.
Fida mengungkap pencarian akan dilakukan dengan metode tradisional seperti merawaikan puluhan mata pancing besar supaya korban bisa tersangkut di mata pancing, kemudian menyisir area lokasi kejadian juga dilakukan.
“Untuk malam ini kami tetap lakukan pencarian seperti penyisiran sungai dan metode merawaikan puluhan mata pancing. Sementara air sedang naik, kita juga berhati-hati dalam melakukan pencarian ini,” kata Fida.
Sementara Koordinator Pos Sar, BASARNAS Samarinda, Mardi Sianturi menginfokan pencarian akan dilanjutkan pada Kamis (6/11/2025) besok.
Pusaran air dan arus yang sangat deras di bawah sungai membuat penyelaman tidak bisa dilakukan. Pihaknya juga mengkhawatirkan keselamatan tim penyelam.
“Pencarian dengan penyelaman saat malam sangat sulit, mengingat keselamatan para tim juga sangat penting. Ulak di bawah sangat deras, tidak memungkinkan kami untuk melanjutkan pencarian, berbahaya,” ungkap Mardi.
Kata dia, ada dua titik pusaran air atau ulak besar di lokasi tersebut yang dapat menghambat pencarian korban.
“Kita akan tetap lakukan pencarian, untuk malam ini Tim Damkarmatan Kukar sedang melakukan penyisiran di TKP, besok baru akan kita perluas lokasinya,” sebutnya.
Diketahui, operasi pencarian korban tenggelam akan dilaksanakan selama tujuh hari sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) BASARNAS.
Landasan hukum utama yang mengatur kegiatan pencarian dan pertolongan adalah UU Nomor 29 Tahun 2014 tentang Pencarian dan Pertolongan.
(Sf/Lo)