Seputar Kaltim

    Disdag Balikpapan Pastikan Stabilitas Pangan dan Harga Jelang Natal dan Tahun Baru

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Kepala Dinas Perdagangan Kota Balikpapan, Haemusri Umar. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Balikpapan telah menyiapkan langkah-langkah strategis untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2024/2025.

    “Menghadapi peningkatan permintaan yang biasa terjadi pada periode tersebut, Disdag akan menggelar operasi pasar murah dan memastikan ketersediaan barang-barang kebutuhan pokok tetap terjaga,” ucap Kepala Disdag Balikpapan, Haemusri Umar kepada media, Selasa (19/11/2024).

    Haemusri menjelaskan, bahwa langkah ini merupakan bagian dari kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan untuk menghadapi Hari Besar Keagamaan Nasional (HKBN) dan masa libur akhir tahun. 

    "Seperti yang kami lakukan di hari besar keagamaan lainnya, kami akan melakukan intervensi dengan menggelar pasar murah dan memantau pasokan pangan di pasar-pasar untuk menjaga kestabilan harga," ujarnya.

    Menurutnya, operasi pasar murah yang akan digelar ini telah memasuki tahap ketiga dan keempat. Bahkan operasi pasar murah ini sebelumnya sukses dilaksanakan pada bulan puasa dan Idulfitri, dan kini kembali dilanjutkan untuk menghadapi Natal dan Tahun Baru.

    Dirinya menambahkan, bahwa ketersediaan pasokan pangan di Balikpapan saat ini masih mencukupi untuk kebutuhan masyarakat. Dan berdasarkan informasi dari Bulog, pasokan beras di Balikpapan cukup hingga awal tahun depan, begitupun dengan komoditas pangan lainnya dipastikan aman hingga Desember. 

    "Ketersediaan pangan kami pastikan aman dan mencukupi. Meski kami akan terus mengawasi distribusi dan menjaga agar harga tetap terjangkau," katanya.

    Terkait distribusi bahan pokok, ia menjelaskan, bahwa pasokan pangan di Balikpapan datang dari dua jalur utama, yakni dari pemerintah melalui Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan jalur swasta. Dan rata-rata komoditas pangan didatangkan dari daerah Jawa dan Sulawesi.

    “Selain bahan pangan, Disdag Balikpapan juga memastikkan ketersediaan bahan bakar minyak dan gas elpiji untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga akhir tahun masih aman,” tambahnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Disdag Balikpapan Pastikan Stabilitas Pangan dan Harga Jelang Natal dan Tahun Baru

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Kepala Dinas Perdagangan Kota Balikpapan, Haemusri Umar. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Balikpapan telah menyiapkan langkah-langkah strategis untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2024/2025.

    “Menghadapi peningkatan permintaan yang biasa terjadi pada periode tersebut, Disdag akan menggelar operasi pasar murah dan memastikan ketersediaan barang-barang kebutuhan pokok tetap terjaga,” ucap Kepala Disdag Balikpapan, Haemusri Umar kepada media, Selasa (19/11/2024).

    Haemusri menjelaskan, bahwa langkah ini merupakan bagian dari kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan untuk menghadapi Hari Besar Keagamaan Nasional (HKBN) dan masa libur akhir tahun. 

    "Seperti yang kami lakukan di hari besar keagamaan lainnya, kami akan melakukan intervensi dengan menggelar pasar murah dan memantau pasokan pangan di pasar-pasar untuk menjaga kestabilan harga," ujarnya.

    Menurutnya, operasi pasar murah yang akan digelar ini telah memasuki tahap ketiga dan keempat. Bahkan operasi pasar murah ini sebelumnya sukses dilaksanakan pada bulan puasa dan Idulfitri, dan kini kembali dilanjutkan untuk menghadapi Natal dan Tahun Baru.

    Dirinya menambahkan, bahwa ketersediaan pasokan pangan di Balikpapan saat ini masih mencukupi untuk kebutuhan masyarakat. Dan berdasarkan informasi dari Bulog, pasokan beras di Balikpapan cukup hingga awal tahun depan, begitupun dengan komoditas pangan lainnya dipastikan aman hingga Desember. 

    "Ketersediaan pangan kami pastikan aman dan mencukupi. Meski kami akan terus mengawasi distribusi dan menjaga agar harga tetap terjangkau," katanya.

    Terkait distribusi bahan pokok, ia menjelaskan, bahwa pasokan pangan di Balikpapan datang dari dua jalur utama, yakni dari pemerintah melalui Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan jalur swasta. Dan rata-rata komoditas pangan didatangkan dari daerah Jawa dan Sulawesi.

    “Selain bahan pangan, Disdag Balikpapan juga memastikkan ketersediaan bahan bakar minyak dan gas elpiji untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga akhir tahun masih aman,” tambahnya.

    (Sf/Rs)