Cari disini...
Seputar Kaltim
Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Balikpapan, Haemusri Umar. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)
Balikpapan - Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Balikpapan mengimbau pelaku usaha untuk berpartisipasi dalam penyelenggaraan pasar murah, sebagai langkah konkret untuk mendukung masyarakat dalam memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau menjelang Hari Raya Idulfitri 1446 Hijiriah.
Kepala Disdag Balikpapan, Haemusri Umar mengatakan, bahwa pemerintah kota berharap pasar murah dapat memperlancar akses warga terhadap kebutuhan bahan pokok yang dibutuhkan di bulan Ramadan dan menjelang Lebaran.
“Melalui pasar murah ini, kami ingin memastikan bahwa masyarakat bisa membeli bahan pokok penting (Bapokting) dengan harga yang lebih terjangkau,” ucap Kadisdag Balikpapan, Jumat (20/3/2025).
Sebelumnya, pemerintah telah mengadakan pasar murah pada 24 hingga 28 Februari 2025 di enam kecamatan se-Balikpapan, bertempat di Kelurahan Gunung Bahagia, Balikpapan Selatan. Dengan melibatkan berbagai distributor komoditas pangan serta pasar ritel dan pasar rakyat, guna memudahkan warga memenuhi kebutuhan pangan mereka.
“Kegiatan pasar murah ini sangat penting untuk memfasilitasi pemenuhan pangan warga menjelang Ramadan,” jelasnya Haemusri.
Selain itu, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Balikpapan juga rutin menyelenggarakan pasar murah untuk komoditas holtikultura.
Bahkan Disdag juga bekerja sama dengan PT Pertamina Patra Niaga, dengan menyediakan program penukaran tabung gas LPG 3 Kg ke 5,5 Kg selama periode 1 hingga 31 Maret 2025 di seluruh kelurahan Balikpapan.
“Kami bekerja sama dengan Pertamina Patra Niaga untuk program ini, yang diselenggarakan di 34 kelurahan se-Balikpapan,” imbuhnya.
Kemudian Pasar Murah juga dibuka di halaman Mapolresta Balikpapan mulai 19 sampai 21 Maret 2025, lalu di Kampus Universitas Mulia tanggal 20 sampai 23 Maret 2025, serta tanggal 20 sampai 25 Maret 2025 di lingkungan Masjid Balikpapan Islamic Center (BIC), berkolaborasi dengan Masyarakat Ekonomi Syariah.
“Program ini membantu memastikan bahwa rumah tangga dapat memenuhi kebutuhan pangan mereka. Kami harap masyarakat dapat memilih waktu dan lokasi yang sesuai untuk mengunjungi pasar murah ini,” tambahnya.
Meskipun harga beberapa komoditas seperti cabai dan minyak goreng biasanya mengalami kenaikan menjelang Idul Fitri, ia menegaskan bahwa pemerintah tetap berupaya menjaga stabilitas harga untuk kebutuhan pangan lainnya melalui intervensi yang diperlukan.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Balikpapan, Haemusri Umar. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)
Balikpapan - Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Balikpapan mengimbau pelaku usaha untuk berpartisipasi dalam penyelenggaraan pasar murah, sebagai langkah konkret untuk mendukung masyarakat dalam memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau menjelang Hari Raya Idulfitri 1446 Hijiriah.
Kepala Disdag Balikpapan, Haemusri Umar mengatakan, bahwa pemerintah kota berharap pasar murah dapat memperlancar akses warga terhadap kebutuhan bahan pokok yang dibutuhkan di bulan Ramadan dan menjelang Lebaran.
“Melalui pasar murah ini, kami ingin memastikan bahwa masyarakat bisa membeli bahan pokok penting (Bapokting) dengan harga yang lebih terjangkau,” ucap Kadisdag Balikpapan, Jumat (20/3/2025).
Sebelumnya, pemerintah telah mengadakan pasar murah pada 24 hingga 28 Februari 2025 di enam kecamatan se-Balikpapan, bertempat di Kelurahan Gunung Bahagia, Balikpapan Selatan. Dengan melibatkan berbagai distributor komoditas pangan serta pasar ritel dan pasar rakyat, guna memudahkan warga memenuhi kebutuhan pangan mereka.
“Kegiatan pasar murah ini sangat penting untuk memfasilitasi pemenuhan pangan warga menjelang Ramadan,” jelasnya Haemusri.
Selain itu, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Balikpapan juga rutin menyelenggarakan pasar murah untuk komoditas holtikultura.
Bahkan Disdag juga bekerja sama dengan PT Pertamina Patra Niaga, dengan menyediakan program penukaran tabung gas LPG 3 Kg ke 5,5 Kg selama periode 1 hingga 31 Maret 2025 di seluruh kelurahan Balikpapan.
“Kami bekerja sama dengan Pertamina Patra Niaga untuk program ini, yang diselenggarakan di 34 kelurahan se-Balikpapan,” imbuhnya.
Kemudian Pasar Murah juga dibuka di halaman Mapolresta Balikpapan mulai 19 sampai 21 Maret 2025, lalu di Kampus Universitas Mulia tanggal 20 sampai 23 Maret 2025, serta tanggal 20 sampai 25 Maret 2025 di lingkungan Masjid Balikpapan Islamic Center (BIC), berkolaborasi dengan Masyarakat Ekonomi Syariah.
“Program ini membantu memastikan bahwa rumah tangga dapat memenuhi kebutuhan pangan mereka. Kami harap masyarakat dapat memilih waktu dan lokasi yang sesuai untuk mengunjungi pasar murah ini,” tambahnya.
Meskipun harga beberapa komoditas seperti cabai dan minyak goreng biasanya mengalami kenaikan menjelang Idul Fitri, ia menegaskan bahwa pemerintah tetap berupaya menjaga stabilitas harga untuk kebutuhan pangan lainnya melalui intervensi yang diperlukan.
(Sf/Rs)