Disdag Bakal Keliling Samarinda Jual Beras Murah, Marnabas: Dalam waktu dekat mungkin ke Sambutan

    Seputarfakta.com - Tria -

    Seputar Kaltim

    29 Februari 2024 01:52 WIB

    Pemberian kupon saat Disdag jual beras murah di Pasar Segiri Samarinda. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Pemerintah Kota Samarinda melalui Dinas Perdagangan (Disdag), beberapa waktu lalu telah membuka pasar murah dengan menjual beras di beberapa tempat. 

    Kepala Disdag Samarinda, Marnabas Patiroy menyampaikan, penjualan beras murah ini sebagai bentuk langkah sigap pemerintah. 

    Menurutnya, pemerintah adalah penyeimbang. Ketika terjadi kenaikan harga yang terlalu tinggi di pasaran, pemerintah harus bisa hadir sebagai penyeimbang agar kondisi kembali normal. 

    “Saya sudah lima kali jual beras murah, kemarin di Pasar Harapan Baru, Merdeka, Sungai Dama, Lempake, dan ini yang ke lima di Segiri. Beberapa hari kedepan saya akan ke Sambutan,” tutur Marnabas saat diwawancara, Rabu (28/2/2024). 

    Marnabas bilang, pihaknya masih mencari lokasi yang tepat di Kecamatan Sambutan. Kemungkinan besar akan dilaksanakan di Kelurahan Makroman. 

    “Kemungkinan di Kelurahan Makroman di lapangan sepak bola itu. Nanti saya sampaikanlah lagi terkait waktu dan tempat,” tuturnya. 

    Kenaikan beras ini katanya terjadi karena fenomena El Nino. Namun, ia memastikan bahwa di Samarinda sendiri masih terbilang aman, karena stok beras juga banyak.

    “Kita di Bulog masih ada 2 juta kilogram. Yang terjadi kan daerah luar Jawa yang mungkin barangnya sudah habis dikirim ke kita. Kalau kita aman karena di Bulog sudah distok dan distributor juga jalan,” katanya. 

    Penjualan beras ini kata Marnabas disasarkan untuk kaum menengah yang memang di luar dari data bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) beras. Ia yakin masih banyak kaum menengah ke bawah yang tidak termasuk dalam data bantuan itu. 

    Lebih lanjut Marnabas bilang, tidak ada larangan juga bagi kaum menengah atas yang ingin membeli beras murah itu. 

    Secara teknis, nanti akan diterapkan juga mekanisme yang sama. Di mana warga datang akan diberi kupon dan melakukan pembayaran, baru mendapat beras. 

    Terakhir, ia mengatakan pihaknya akan berkeliling ke sepuluh kecamatan yang ada di Samarinda. Hanya saja, untuk waktu pelaksanaannya masih bersifat tentatif.

    (Sf/Rs)

    Tim Editorial

    Connect With Us

    Copyright @ 2023 seputarfakta.com.
    All right reserved

    Kategori

    Informasi

    Disdag Bakal Keliling Samarinda Jual Beras Murah, Marnabas: Dalam waktu dekat mungkin ke Sambutan

    Seputarfakta.com - Tria -

    Seputar Kaltim

    29 Februari 2024 01:52 WIB

    Pemberian kupon saat Disdag jual beras murah di Pasar Segiri Samarinda. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Pemerintah Kota Samarinda melalui Dinas Perdagangan (Disdag), beberapa waktu lalu telah membuka pasar murah dengan menjual beras di beberapa tempat. 

    Kepala Disdag Samarinda, Marnabas Patiroy menyampaikan, penjualan beras murah ini sebagai bentuk langkah sigap pemerintah. 

    Menurutnya, pemerintah adalah penyeimbang. Ketika terjadi kenaikan harga yang terlalu tinggi di pasaran, pemerintah harus bisa hadir sebagai penyeimbang agar kondisi kembali normal. 

    “Saya sudah lima kali jual beras murah, kemarin di Pasar Harapan Baru, Merdeka, Sungai Dama, Lempake, dan ini yang ke lima di Segiri. Beberapa hari kedepan saya akan ke Sambutan,” tutur Marnabas saat diwawancara, Rabu (28/2/2024). 

    Marnabas bilang, pihaknya masih mencari lokasi yang tepat di Kecamatan Sambutan. Kemungkinan besar akan dilaksanakan di Kelurahan Makroman. 

    “Kemungkinan di Kelurahan Makroman di lapangan sepak bola itu. Nanti saya sampaikanlah lagi terkait waktu dan tempat,” tuturnya. 

    Kenaikan beras ini katanya terjadi karena fenomena El Nino. Namun, ia memastikan bahwa di Samarinda sendiri masih terbilang aman, karena stok beras juga banyak.

    “Kita di Bulog masih ada 2 juta kilogram. Yang terjadi kan daerah luar Jawa yang mungkin barangnya sudah habis dikirim ke kita. Kalau kita aman karena di Bulog sudah distok dan distributor juga jalan,” katanya. 

    Penjualan beras ini kata Marnabas disasarkan untuk kaum menengah yang memang di luar dari data bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) beras. Ia yakin masih banyak kaum menengah ke bawah yang tidak termasuk dalam data bantuan itu. 

    Lebih lanjut Marnabas bilang, tidak ada larangan juga bagi kaum menengah atas yang ingin membeli beras murah itu. 

    Secara teknis, nanti akan diterapkan juga mekanisme yang sama. Di mana warga datang akan diberi kupon dan melakukan pembayaran, baru mendapat beras. 

    Terakhir, ia mengatakan pihaknya akan berkeliling ke sepuluh kecamatan yang ada di Samarinda. Hanya saja, untuk waktu pelaksanaannya masih bersifat tentatif.

    (Sf/Rs)