Seputar Kaltim

    Dipuji Lefundes Usai Debut Kontra Madura, Redzuan Fachgi Minta Dukungan Suporter Samarinda

    Penulis:Maulana|Redaktur:Lodya A
    06 April 2026 pukul 12:02 WITA

    Aksi Redzuan Fachgi saat di lapangan melawan Maduran United. (Foto: Borneo FC)

    Samarinda - Laga tandang kontra Madura United tidak hanya membuahkan tiga poin krusial bagi Borneo FC, tetapi juga menjadi panggung bersejarah bagi pemain muda, Redzuan Fachgi.

    Menjalani debut perdananya di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia (BRI Super League), penampilan Redzuan langsung mendapat apresiasi khusus dari pelatih kepala, Fabio Lefundes.

    Keputusan Lefundes menurunkan Redzuan di tengah pertandingan yang krusial bukan tanpa perhitungan. Bertanding di bawah cuaca Madura yang sangat panas dan kondisi skuad yang tidak ideal akibat beberapa pemain terkena flu, pelatih asal Brasil tersebut harus melakukan rotasi untuk menjaga stamina tim.

    Lefundes menegaskan bahwa kesempatan debut ini adalah buah dari kerja keras pemain itu sendiri. Menurutnya, Redzuan telah menunjukkan daya juang fisik yang sangat baik dan performa luar biasa selama dua pekan terakhir di sesi latihan.

    "Dia (Redzuan) telah menunjukkan performa luar biasa selama dua minggu terakhir di sesi latihan. Daya juang fisiknya sangat bagus. Dia sangat pantas mendapatkan kesempatan ini, dan saya berharap dia terus konsisten agar mendapatkan menit bermain yang lebih banyak di masa depan," tegas pelatih yang pernah menangani Madura United tersebut.

    Bagi Redzuan, kepercayaan yang diberikan oleh jajaran pelatih adalah sebuah mimpi yang menjadi kenyataan.

    Pemain muda ini menyadari bahwa permainannya di laga debut masih jauh dari kata sempurna, namun ia berjanji akan tampil lebih maksimal jika kembali mendapat mandat dari pelatih.

    "Perasaan saya luar biasa sekali, ini mimpi yang jadi nyata bisa debut di Liga 1. Pencapaian ini semua tentu berkat doa ibu saya," ungkap Redzuan usai pertandingan.

    Sebagai penutup, pemain debutan ini mengirimkan pesan khusus untuk publik Kota Tepian. Ia menyadari betapa pentingnya peran pemain ke-12 dan secara terbuka meminta dukungan moril dari para suporter setia Pesut Etam.

    "Untuk para suporter Borneo FC di Samarinda, mohon terus dukung dan support saya. Semoga saya bisa terus berkembang dan menjadi pemain yang bisa diandalkan oleh tim ke depannya," pungkasnya.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Dipuji Lefundes Usai Debut Kontra Madura, Redzuan Fachgi Minta Dukungan Suporter Samarinda

    Penulis:Maulana|Redaktur:Lodya A
    06 April 2026 pukul 12:02 WITA

    Aksi Redzuan Fachgi saat di lapangan melawan Maduran United. (Foto: Borneo FC)

    Samarinda - Laga tandang kontra Madura United tidak hanya membuahkan tiga poin krusial bagi Borneo FC, tetapi juga menjadi panggung bersejarah bagi pemain muda, Redzuan Fachgi.

    Menjalani debut perdananya di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia (BRI Super League), penampilan Redzuan langsung mendapat apresiasi khusus dari pelatih kepala, Fabio Lefundes.

    Keputusan Lefundes menurunkan Redzuan di tengah pertandingan yang krusial bukan tanpa perhitungan. Bertanding di bawah cuaca Madura yang sangat panas dan kondisi skuad yang tidak ideal akibat beberapa pemain terkena flu, pelatih asal Brasil tersebut harus melakukan rotasi untuk menjaga stamina tim.

    Lefundes menegaskan bahwa kesempatan debut ini adalah buah dari kerja keras pemain itu sendiri. Menurutnya, Redzuan telah menunjukkan daya juang fisik yang sangat baik dan performa luar biasa selama dua pekan terakhir di sesi latihan.

    "Dia (Redzuan) telah menunjukkan performa luar biasa selama dua minggu terakhir di sesi latihan. Daya juang fisiknya sangat bagus. Dia sangat pantas mendapatkan kesempatan ini, dan saya berharap dia terus konsisten agar mendapatkan menit bermain yang lebih banyak di masa depan," tegas pelatih yang pernah menangani Madura United tersebut.

    Bagi Redzuan, kepercayaan yang diberikan oleh jajaran pelatih adalah sebuah mimpi yang menjadi kenyataan.

    Pemain muda ini menyadari bahwa permainannya di laga debut masih jauh dari kata sempurna, namun ia berjanji akan tampil lebih maksimal jika kembali mendapat mandat dari pelatih.

    "Perasaan saya luar biasa sekali, ini mimpi yang jadi nyata bisa debut di Liga 1. Pencapaian ini semua tentu berkat doa ibu saya," ungkap Redzuan usai pertandingan.

    Sebagai penutup, pemain debutan ini mengirimkan pesan khusus untuk publik Kota Tepian. Ia menyadari betapa pentingnya peran pemain ke-12 dan secara terbuka meminta dukungan moril dari para suporter setia Pesut Etam.

    "Untuk para suporter Borneo FC di Samarinda, mohon terus dukung dan support saya. Semoga saya bisa terus berkembang dan menjadi pemain yang bisa diandalkan oleh tim ke depannya," pungkasnya.

    (Sf/Lo)