Cari disini...
Seputar Kaltim
Pekerjaan Teras Samarinda tahap II yang masih berlangsung hingga saat ini, Rabu (30/10/2024). (Foto: Tria/Seputarfakta.com)
Samarinda — Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Samarinda, Ilhamsyah, mengungkapkan bahwa proyek pembangunan Teras Samarinda tahap dua dibagi menjadi empat segmen. Saat ini, pengerjaan difokuskan pada segmen tiga yang mencakup pelebaran sayap serta kolong dermaga.
Menurutnya, besarnya anggaran yang dibutuhkan membuat pembangunan harus dibagi dalam beberapa segmen, dengan kelanjutan proyek direncanakan pada tahun mendatang.
“Tahun depan, insha Allah akan dilanjutkan untuk menghubungkan teras tahap satu,” ungkap Ilhamsyah.
Ia memperkirakan bahwa untuk menyelesaikan Teras Samarinda tahap II ini diperlukan anggaran hingga Rp90 miliar.
“Anggaran yang besar memang diperlukan, sehingga perlu dibagi agar pengerjaannya bisa berkelanjutan sesuai kemampuan keuangan,” ujarnya.
Pembangunan tahap kedua kini berfokus pada Dermaga Mahakam Ilir di kawasan Pasar Pagi, dengan setiap bagian yang dirancang memiliki tampilan khas, tidak lepas dari master plan yang telah disusun.
Proyek Teras Samarinda secara keseluruhan direncanakan terdiri dari lima tahap, yang diproyeksikan membutuhkan anggaran antara Rp700 hingga Rp800 miliar. Nantinya, Teras Samarinda akan menjadi destinasi wisata sepanjang 6,3 kilometer, membentang dari Jembatan Mahakam IV hingga wilayah hilir kota di depan Klenteng Thien Ie Kong.
Berbagai zona akan hadir dalam proyek ini, seperti zona pusat kegiatan islami, ruang keluarga, galeri, hingga zona kota tua. Untuk Teras Samarinda tahap kedua ini nantinya akan mendukung zona kota tua yang berdekatan dengan rencana Pemkot Samarinda yang akan mengembangkan kawasan "Little Chinatown" di area pelabuhan.
Dinas PUPR saat ini sedang merenovasi dermaga eksisting sebagai bagian dari rencana pelebaran. Untuk tahap ini, anggaran sebesar Rp 15,45 miliar telah dialokasikan guna memperluas dermaga. Nantinya, dermaga akan diperlebar hingga 30 meter x 20 meter di sisi kanan dan 19,5 meter x 23,5 meter di sisi kiri.
Usai diresmikan pada awal September lalu, Teras Samarinda tahap I telah menarik perhatian banyak pengunjung. Selaras dengan harapan dari Pemerintah Kota Samarinda, di mana keberadaan Teras Samarinda diharapkan bisa menjadi ikon baru yang tidak hanya mempercantik kota, tetapi juga meningkatkan daya tarik wisata lokal.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Pekerjaan Teras Samarinda tahap II yang masih berlangsung hingga saat ini, Rabu (30/10/2024). (Foto: Tria/Seputarfakta.com)
Samarinda — Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Samarinda, Ilhamsyah, mengungkapkan bahwa proyek pembangunan Teras Samarinda tahap dua dibagi menjadi empat segmen. Saat ini, pengerjaan difokuskan pada segmen tiga yang mencakup pelebaran sayap serta kolong dermaga.
Menurutnya, besarnya anggaran yang dibutuhkan membuat pembangunan harus dibagi dalam beberapa segmen, dengan kelanjutan proyek direncanakan pada tahun mendatang.
“Tahun depan, insha Allah akan dilanjutkan untuk menghubungkan teras tahap satu,” ungkap Ilhamsyah.
Ia memperkirakan bahwa untuk menyelesaikan Teras Samarinda tahap II ini diperlukan anggaran hingga Rp90 miliar.
“Anggaran yang besar memang diperlukan, sehingga perlu dibagi agar pengerjaannya bisa berkelanjutan sesuai kemampuan keuangan,” ujarnya.
Pembangunan tahap kedua kini berfokus pada Dermaga Mahakam Ilir di kawasan Pasar Pagi, dengan setiap bagian yang dirancang memiliki tampilan khas, tidak lepas dari master plan yang telah disusun.
Proyek Teras Samarinda secara keseluruhan direncanakan terdiri dari lima tahap, yang diproyeksikan membutuhkan anggaran antara Rp700 hingga Rp800 miliar. Nantinya, Teras Samarinda akan menjadi destinasi wisata sepanjang 6,3 kilometer, membentang dari Jembatan Mahakam IV hingga wilayah hilir kota di depan Klenteng Thien Ie Kong.
Berbagai zona akan hadir dalam proyek ini, seperti zona pusat kegiatan islami, ruang keluarga, galeri, hingga zona kota tua. Untuk Teras Samarinda tahap kedua ini nantinya akan mendukung zona kota tua yang berdekatan dengan rencana Pemkot Samarinda yang akan mengembangkan kawasan "Little Chinatown" di area pelabuhan.
Dinas PUPR saat ini sedang merenovasi dermaga eksisting sebagai bagian dari rencana pelebaran. Untuk tahap ini, anggaran sebesar Rp 15,45 miliar telah dialokasikan guna memperluas dermaga. Nantinya, dermaga akan diperlebar hingga 30 meter x 20 meter di sisi kanan dan 19,5 meter x 23,5 meter di sisi kiri.
Usai diresmikan pada awal September lalu, Teras Samarinda tahap I telah menarik perhatian banyak pengunjung. Selaras dengan harapan dari Pemerintah Kota Samarinda, di mana keberadaan Teras Samarinda diharapkan bisa menjadi ikon baru yang tidak hanya mempercantik kota, tetapi juga meningkatkan daya tarik wisata lokal.
(Sf/Rs)