Diperiksa Keamanan Strukturnya, Jembatan Achmad Amins Ditutup Dua Hari pada Jam Tertentu, Catat Waktunya 

    Seputarfakta.com - Tria -

    Seputar Kaltim

    06 Desember 2024 02:06 WIB

    Jembatan Achmad Amins yang dijadwalkan bakal ditutup sementara pada tanggal 7 dan 8 Desember mulai pukul 21.00 hingga 05.00 WITA. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda – Pengguna jalan yang kerap melintasi Jembatan Achmad Amins atau Mahkota II harap bersiap mencari jalur alternatif lain. Penutupan sementara jembatan ikonik ini akan dilakukan selama dua malam berturut-turut, yakni pada tanggal 7 dan 8 Desember 2024, mulai pukul 21.00 hingga 05.00 Wita. 

    Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Samarinda, Desy Damayanti, mengonfirmasi bahwa penutupan jembatan yang menghubungkan Kelurahan Sungai Kapih, Kecamatan Sambutan dengan kelurahan Simpang Pasir, Palaran di kota Samarindaini ini dilakukan berkaitan dengan pemeriksaan keamanan struktur dan memastikan keselamatan pengguna jembatan.  

    “Penutupan ini dilakukan dalam rangka uji fungsi jembatan, yang sudah menjadi agenda kami dan berkaitan dengan usulan kepada pemerintah pusat,” ujar Desy saat diwawancarai, Kamis (5/12/2024).  

    Lebih lanjut dikatakan bahwa proses uji dan penilaian akan dilakukan langsung oleh Kementerian PUPR. Menurutnya, pemilihan waktu malam hari dinilai strategis untuk meminimalkan dampak terhadap lalu lintas. “Malam dipilih agar lalu lintas tidak terganggu. Di luar jam tersebut, jembatan masih bisa dilalui,” ungkapnya.  

    Desy menuturkan bawa hasil penilaian yang dilakukan nantinya tidak akan memberikan keputusan langsung terkait layak atau tidaknya jembatan digunakan, melainkan berupa rekomendasi perbaikan atau penguatan yang diperlukan agar jembatan ini tetap aman digunakan.  

    Pemeriksaan ini juga menjadi tindak lanjut dari peristiwa abrasi di bawah Jembatan Mahkota II pada 2021 silam. Saat itu, abrasi menyebabkan kerusakan pada struktur pylon jembatan, yang telah diperbaiki dengan penguatan tambahan. “Kami ingin memastikan bahwa perbaikan yang dilakukan tidak menyebabkan penurunan fungsi atau kekuatan jembatan,” tuturnya.  

    Ia berharap hasil uji ini dapat diterima pada Januari 2025, dengan rekomendasi yang akan menjadi panduan untuk memastikan keberlanjutan fungsi jembatan sebagai penghubung vital di Samarinda.  

    Dengan adanya jadwal penutupan ini, ia mengimbau masyarakat untuk mencari alternatif rute selama jam penutupan jembatan. 

    (Sf/Rs)

    Tim Editorial

    Connect With Us

    Copyright @ 2023 seputarfakta.com.
    All right reserved

    Kategori

    Informasi

    Diperiksa Keamanan Strukturnya, Jembatan Achmad Amins Ditutup Dua Hari pada Jam Tertentu, Catat Waktunya 

    Seputarfakta.com - Tria -

    Seputar Kaltim

    06 Desember 2024 02:06 WIB

    Jembatan Achmad Amins yang dijadwalkan bakal ditutup sementara pada tanggal 7 dan 8 Desember mulai pukul 21.00 hingga 05.00 WITA. (Foto: Tria/Seputarfakta.com)

    Samarinda – Pengguna jalan yang kerap melintasi Jembatan Achmad Amins atau Mahkota II harap bersiap mencari jalur alternatif lain. Penutupan sementara jembatan ikonik ini akan dilakukan selama dua malam berturut-turut, yakni pada tanggal 7 dan 8 Desember 2024, mulai pukul 21.00 hingga 05.00 Wita. 

    Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Samarinda, Desy Damayanti, mengonfirmasi bahwa penutupan jembatan yang menghubungkan Kelurahan Sungai Kapih, Kecamatan Sambutan dengan kelurahan Simpang Pasir, Palaran di kota Samarindaini ini dilakukan berkaitan dengan pemeriksaan keamanan struktur dan memastikan keselamatan pengguna jembatan.  

    “Penutupan ini dilakukan dalam rangka uji fungsi jembatan, yang sudah menjadi agenda kami dan berkaitan dengan usulan kepada pemerintah pusat,” ujar Desy saat diwawancarai, Kamis (5/12/2024).  

    Lebih lanjut dikatakan bahwa proses uji dan penilaian akan dilakukan langsung oleh Kementerian PUPR. Menurutnya, pemilihan waktu malam hari dinilai strategis untuk meminimalkan dampak terhadap lalu lintas. “Malam dipilih agar lalu lintas tidak terganggu. Di luar jam tersebut, jembatan masih bisa dilalui,” ungkapnya.  

    Desy menuturkan bawa hasil penilaian yang dilakukan nantinya tidak akan memberikan keputusan langsung terkait layak atau tidaknya jembatan digunakan, melainkan berupa rekomendasi perbaikan atau penguatan yang diperlukan agar jembatan ini tetap aman digunakan.  

    Pemeriksaan ini juga menjadi tindak lanjut dari peristiwa abrasi di bawah Jembatan Mahkota II pada 2021 silam. Saat itu, abrasi menyebabkan kerusakan pada struktur pylon jembatan, yang telah diperbaiki dengan penguatan tambahan. “Kami ingin memastikan bahwa perbaikan yang dilakukan tidak menyebabkan penurunan fungsi atau kekuatan jembatan,” tuturnya.  

    Ia berharap hasil uji ini dapat diterima pada Januari 2025, dengan rekomendasi yang akan menjadi panduan untuk memastikan keberlanjutan fungsi jembatan sebagai penghubung vital di Samarinda.  

    Dengan adanya jadwal penutupan ini, ia mengimbau masyarakat untuk mencari alternatif rute selama jam penutupan jembatan. 

    (Sf/Rs)